Sukses

9 Makanan Ini Bisa Melawan Rasa Sakit

Tahan dulu keinginan untuk minum obat analgesik. Cobalah konsumsi makanan yang bisa membantu melawan rasa sakit ini.

Klikdokter.com, Jakarta Semua orang bisa dan pasti pernah merasakan rasa sakit, entah itu pusing, nyeri sendi, kram, nyeri ulu hati, dan lain-lain. Banyak orang yang mengandalkan analgesik untuk meredakan rasa nyeri. Bahkan akibat terbiasanya mengusir rasa sakit dengan mengonsumsi analgesik, sebagian kalangan masyarakat malah menjadi ketagihan dengan cara tersebut.

Sebenarnya ada cara yang lebih aman untuk mengusir rasa sakit yang Anda alami. Ada beberapa jenis makanan yang memiliki kandungan yang bisa meredakan rasa sakit dan nyeri.

Nah, daripada Anda sedikit-sedikit minum obat, coba dulu, deh, beberapa jenis makanan yang secara medis bisa membantu melawan rasa sakit ini:

1. Jahe

Jahe terkenal karena sifat anti mual dan dapat menenangkan perut. Jahe juga bisa melawan rasa sakit, termasuk nyeri akibat radang sendi dan kram perut menstruasi. Ada satu penelitian yang menemukan bahwa kapsul jahe bekerja sebaik obat antiinflamasi yang dijual bebas seperti ibuprofen untuk meredakan nyeri haid.

Menurut dr. Karin Wiradarma dari KlikDokter, jahe punya sifat antiinflamasi yang kuat. Karena itu, jahe dapat membantu meringankan sejumlah kondisi yang terkait dengan penyakit peradangan. Salah satunya adalah artritis reumatoid, yaitu peradangan kronis pada sendi yang umum terjadi pada orang-orang antara usia 40 dan 60 tahun.

2. Blueberry

Buah kecil yang banyak kandungan air ini memiliki banyak fitonutrien yang dapat melawan peradangan dan mengurangi rasa sakit. Buah-buahan lain dengan antioksidan dan polifenol, termasuk stroberi dan jeruk, juga memiliki efek menenangkan yang serupa.

3. Biji labu

Biji labu adalah sumber magnesium yang luar biasa. Kandungan mineralnya dapat mengurangi nyeri akibat migrain yang Anda rasakan, termasuk dapat membantu mencegah dan mengobati osteoporosis. Namun, biji labu tak bisa meredakan kram kaki yang terjadi pada malam hari. Untuk lebih banyak magnesium, tambahkan kacang almon dan mede, sayuran berdaun hijau gelap (seperti bayam dan kangkung), kacang-kacangan, dan kacang lentil ke dalam makanan Anda.

4. Ikan salmon

Kaya dengan asam lemak omega-3, salmon bagus untuk antiinflamasi. Jenis ikan yang sering dijadikan sushi ini dianggap sehat untuk jantung dan dapat meringankan nyeri sendi jika Anda menderita reumatoid artritis. Jenis ikan lainnya yang juga bagus termasuk tuna, sarden, dan makerel. Hindari ikan nila dan ikan lele, kadar asam lemak omega-6 yang lebih tinggi dapat memicu peradangan.

1 dari 2 halaman

Selanjutnya

5. Kunyit

Senyawa dalam kunyit dapat memengaruhi beberapa proses dalam tubuh Anda, termasuk peradangan. Studi pada orang dengan reumatoid artritis dan osteoartritis yang menggunakan suplemen curcumin menemukan, penderita dapat berjalan lebih baik dan tanpa mengalami efek samping dari penggunaan obat yang mengandung kunyit tersebut.

6. Jus ceri

Dalam sebuah penelitian, pelari yang minum jus alami buah ceri 7 hari sebelum perlombaan dan pada hari perlombaan (12 ons, dua kali sehari) memiliki nyeri otot yang jauh lebih sedikit daripada kelompok yang meneguk minuman dengan rasa yang sama tapi bukan jus alami. Ini karena kandungan antioksidan dan senyawa antiinflamasi dalam ceri.

7. Virgin olive oil

Dalam virgin olive oil terdapat senyawa yang disebut oleocanthal. Kerja senyawa tersebut mirip ibuprofen yang baik untuk meredakan peradangan. Di sisi lain, minyak ini juga mengandung lubricin, yang membuat persendian bergerak dengan lancar dan melindungi tulang rawan dari kerusakan. Untuk mendapat manfaat dari virgin olive oil, jangan memasaknya dengan suhu tinggi sehingga Anda tidak kehilangan banyak manfaatnya.

8. Cabai

Capsaicin, zat yang memberi rasa panas pada cabai ternyata terkenal karena khasiatnya untuk meredakan kram dan nyeri. Beberapa penelitian awal bahkan menunjukkan bahwa makan paprika pedas juga dapat mengurangi dan mencegah peradangan. Rasa pedas dari cabai juga dapat “menipu” otak Anda untuk melepaskan endorfin, yang membantu menghalangi sinyal rasa sakit.

9. Daun min

Manfaat daun min atau mint sangat banyak, termasuk ketika diolah. Misalnya, minyak peppermint dapat meredakan kram yang menyakitkan atau meredakan kembung yang merupakan ciri khas sindrom iritasi usus. Sementara itu, teh peppermint adalah penenang yang baik untuk gangguan perut. Dalam penelitian awal, teh min Brasil (dibuat dari tanaman Hyptnis crenata) diketahui sama efektifnya dengan obat penghilang rasa sakit.

Jika Anda tengah mengalami rasa sakit atau nyeri dan kebetulan punya satu atau beberapa makanan pengurang rasa sakit yang disebutkan di atas di rumah, cobalah untuk mengonsumsinya terlebih dahulu. Namun, jika setelah beristirahat rasa sakit tak hilang, bahkan makin parah, lebih baik segera menemui dokter agar diketahui penyebabnya.

[RN/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar