Sukses

Jangan Olahraga Jika Anda Kurang Tidur, Ini Bahayanya

Olahraga memang baik untuk kesehatan dan kebugaran. Tetapi, Anda tidak dianjurkan untuk melakukannya saat sedang kurang tidur.

Klikdokter.com, Jakarta Apakah Anda termasuk orang yang rutin olahraga? Jika ya, Anda berarti telah melakukan langkah awal untuk memiliki tubuh yang sehat dan bugar. Namun, Anda tetap harus berhati-hati. Pasalnya, olahraga yang dilakukan tidak pada “tempatnya” justru bisa menyeret Anda pada hal-hal yang tidak diinginkan.

Sejumlah pakar kesehatan setuju bahwa menjaga tubuh tetap sehat dan bugar membutuhkan keseimbangan. Jadi, jika Anda kurang tidur atau tubuh terasa sangat kelelahan, tahan diri dan beristirahatlah. Jika Anda tetap memaksakan diri untuk berolahraga padahal tubuh sedang tidak mendukung, berikut beberapa kerugian yang akan terjadi kemudian:

  • Performa di bawah standar

Kurang tidur satu kali saja bisa sangat memengaruhi sesi olahraga Anda. Suatu studi yang diterbitkan dalam International Journal of Occupational Medicine and Environmental Health menyebut bahwa reaksi Anda akan menurun, serta performa dalam tugas seperti menyetir dan mengoperasikan mesin pun ikut berkurang.

Selain itu, fungsi kognitif akan ikut terpengaruh sehingga Anda semakin sulit untuk membuat keputusan. Anda pun akan mengalami gangguan pada memori, dan lebih sensitif terhadap nyeri sehingga sesi olahraga yang dilakukan akan terasa lebih berat daripada biasanya.

Pada studi lain, satu malam tanpa tidur terbukti dapat menurunkan performa dalam daya tahan terhadap olahraga, serta meningkatnya derajat tenaga yang harus dikeluarkan.

Singkatnya, jika berolahraga ketika kekurangan tidur atau sangat kelelahan, yang Anda lakukan tidak akan produktif.

  • Tidak bersemangat

Jika waktu yang digunakan untuk berolahraga harus memotong waktu yang sebetulnya dibutuhkan untuk tidur, esok harinya Anda justru akan merasa kurang bersemangat. Setelah kekurangan tidur selama beberapa malam, performa, fungsi kognitif, serta waktu reaksi Anda akan terus menurun. Hal ini tentu bisa sangat menganggu aktivitas hingga menurunkan kualitas hidup Anda secara keseluruhan.

  • Risiko cedera meningkat

Dengan waktu reaksi Anda yang menurun serta kemampuan berpikir dan pertimbangan yang tertutupi oleh kelelahan, risiko terjadi cedera akan meningkat.

Atas dasar itu, Anda sebaiknya tidak memaksakan diri untuk berolahraga. Lebih baik beristirahat dan lakukan kembali olahraga kesenangan Anda setelah beristirahat dengan cukup.

  • Memengaruhi sistem daya tahan tubuh secara negatif

Satu malam saja kekurangan tidur, kadar hormon kortisol di dalam tubuh Anda akan meningkat. Hal ini menyebabkan kemampuan tubuh Anda untuk melawan infeksi menjadi menurun drastis.

  • Mengganggu proses perbaikan jaringan tubuh

Ketika kadar kortisol meningkat, hal tersebut turut mengganggu proses pemulihan serta pertumbuhan jaringan baru. Maka dari itu, olahraga yang dilakukan saat Anda kurang tidur berpotensi menyebabkan kerusakan pada tubuh bagian dalam.

Terlepas dari risiko di atas, kurang tidur nyatanya juga berhubungan dengan peningkatan risiko penyakit diabetes mellitus tipe 2, penyakit jantung, serangan jantung, dan stroke. Suasana hati alias mood juga akan terkena dampak negatif dari perilaku tersebut.

Dengan berdasar pada alasan tersebut, Anda yang kurang tidur atau kelelahan sebaiknya menahan diri untuk tidak melakukan olahraga sama sekali. Jangan memaksakan diri, karena hal tersebut tidaklah produktif. Akan lebih baik bila Anda meluangkan waktu satu hari untuk beristirahat, mengonsumsi makanan sehat, dan biarkan tubuh pulih sepenuhnya.

[NB/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar