Sukses

5 Tips Mendetoks Rumah Anda

Rumah menyimpan banyak kuman dan racun yang bisa membahayakan kesehatan penghuninya. Lakukan lima tips mendetoks rumah ini.

Klikdokter.com, Jakarta Bicara soal detoks, mungkin yang pertama kali terpikirkan oleh Anda adalah minum air lemon di pagi hari atau jus sayuran hijau untuk mengeluarkan racun-racun dari tubuh. Tak salah memang. Namun, jika Anda ingin mendapatkan efek sehat yang maksimal, mendetoks rumah juga hal yang baik dilakukan.

Tanpa Anda sadari, rumah menyimpan banyak kuman dan racun yang lama-kelamaan bisa membahayakan kesehatan penghuninya. Untuk itu, lakukan lima tips detoks rumah berikut agar rumah Anda terbebas dari kuman dan racun.

1. Bersihkan kasur, tempat sampah, dan filter udara di dalam rumah 

Dilansir dari Reader’s Digest, kerap kali rumah hanya dibersihkan di area yang itu-itu saja. Area seperti kasur yang setiap hari bersentuhan dengan tubuh Anda kadang luput dalam sesi bersih-bersih Anda. Padahal, kasur merupakan sarang tungau yang dapat membuat penghuninya alergi, khususnya di pagi hari.

Oleh sebab itu, jemurlah bantal dan guling Anda secara berkala, serta cuci bed cover Anda sebulan sekali menggunakan air panas dan sabun cuci untuk menghilangkan segala kuman dan tungau penyebab alergi. Anda juga bisa meminta bantuan profesional untuk memvakum kasur Anda agar debu, tungau, dan kutu-kutu kecil minggat.

Selain itu, bersihkan juga tempat sampah yang berada di dalam rumah Anda. Ya, mengosongkannya setiap hari bukanlah cara untuk membersihkannya. Bersihkan tempat sampah secara teratur menggunakan sabun dan sikat. Lalu, jemur sampai kering. Anda juga bisa memberikan alas terlebih dulu dengan trash bag (plastik khusus sampah).

Jangan lupa juga membersihkan filter udara yang biasanya berada di dapur dan kamar mandi untuk menghilangkan bau menyengat. Debu, minyak, dan kotoran lainnya yang menempel terus-menerus di situ tanpa dibersihkan hanya akan menyebarkan kuman penyebab penyakit di udara rumah Anda.

2. Bersihkan talenan dengan saksama  

Menurut sebuah penelitian yang dikutip dari Reader’s Digest, ditemukan 200 kali lebih banyak bakteri di papan pemotong alias talenan daripada di toilet. Untuk membunuh bakteri yang ada di talenan, ternyata mencucinya dengan air dan sabun cuci piring tidaklah cukup. Cara alternatif untuk membersihkannya adalah semprotkan vinegar (cuka) ke seluruh permukaan talenan lalu diamkan semalaman. Setelah itu, cuci dengan air dan sabun, atau bersihkan dengan cairan alkohol.

3. Bersihkan kamar mandi  

Selain dapur, kamar mandi merupakan sarang kuman penyakit yang ada di rumah. Meski digunakan setiap hari, tetapi Anda kerap lupa membersihkan tempat ini hingga kotor dan penuh kuman. Oleh sebab itu, bersihkanlah seluruh sudut kamar mandi menggunakan cairan cuka putih, sikat, dan bubuk natrium bikarbonat. Pertama, semprotkan seluruh permukan kamar mandi yang kotor dengan cairan cuka putih. Lalu, taburkan bubuk natrium bikarbonat, dan diamkan selama 15 menit. Sesudah itu, gosoklah dengan sikat sampai bersih lalu bilas dengan air.

4. Bersihkan spons cuci piring  

Tak cuma talenan, spons cuci piring kemungkinan besar mengandung 320 juta patogen bakteri yang dapat membuat anggota keluarga Anda terserang penyakit. Oleh sebab itu, jika spons cuci piring sudah tidak karuan bentuknya, sebaiknya jangan terus digunakan. Gantilah dengan yang baru.

5. Bersihkan saluran pembuangan di rumah  

Terakhir, bersihkan saluran pembuangan dengan cara menuangkan satu panci berisi air mendidih yang telah dicampur dengan segenggam bikarbonat ke dalamnya agar tidak mampet dan menimbulkan bau yang tidak sedap. Setelah itu, tuangkan pula 125 ml cuka ke selokan setiap minggu agar tidak ada penyumbatan dan mengurangi bahan-bahan beracun, seperti alkali atau asam sulfat.

Kelima cara di atas bisa membunuh kuman penyebab penyakit dan meminimalkan efek racun yang tersembunyi di rumah Anda. Usahakan cara mendetoks rumah tersebut dilakukan oleh semua anggota keluarga untuk menumbuhkan kepedulian bersama terhadap kesehatan. Lakukanlah bersih-bersih rumah bersama-sama setiap minggu atau secara berkala supaya aktivitas fisik tersebut terasa lebih menyenangkan.

[HNS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar