Sukses

Tips Menaikkan Berat Badan bagi Penderita Celiac

Penderita celiac dapat bermasalah dengan berat badan yang susah naik. Tips berikut ini dapat membantu.

Klikdokter.com, Jakarta Satu dari lima penderita celiac memiliki berat badan kurang (underweight), menurut laporan Verywell Health. Bagi mereka, menaikkan berat badan bisa menjadi tantangan tersendiri. Kondisi ini harus segera ditangani, karena orang yang berat badannya kurang berisiko tinggi mengalami malnutrisi dan osteoporosis -- dua hal yang sudah rentan bagi penderita celiac.

Jadi, apa yang bisa Anda lakukan jika memiliki celiac dan kesulitan untuk menaikkan berat badan?

Diet bebas gluten dapat menaikkan berat badan

Celiac merupakan penyakit autoimun yang membuat tubuh penderitanya tidak dapat menyerap nutrisi makanan secara sempurna. Mengonsumsi makanan yang mengandung protein gluten dapat menyebabkan kerusakan pada usus kecil mereka. Karena itu, untuk mengatasi kerusakan usus dan dapat menyerap nutrisi, penderita celiac perlu menerapkan diet bebas gluten.  

Menurut sebuah studi yang dimuat di Journal of Clinical Gastroenterology, orang-orang yang kerusakan ususnya sudah parah dan mengidap diare saat didiagnosis celiac cenderung memiliki berat badan kurang. Namun, begitu memulai diet bebas gluten, sekitar dua pertiga dari mereka perlahan mengalami kenaikan berat badan.

Courtney Schuchmann, M.S., R.D., L.D.N., seorang ahli gizi dari University of Chicago Medicine mengatakan, “Setelah menerapkan diet bebas gluten, tubuh mereka mulai dapat menyerap nutrisi dan kalori dengan lebih baik.”

Dalam sebagian besar kasus, penderita celiac yang underweight malah tidak perlu melakukan hal-hal khusus agar berat badan mereka naik. Tapi jika berat badan mereka tak kunjung naik meski telah menjalani bebas gluten selama beberapa bulan, maka ada hal lain yang harus dicermati.

Karena mungkin saja mereka memiliki refractory celiac disease, kondisi ketika usus kecil tidak juga membaik kendati telah mengonsumsi makanan bebas gluten. Meski demikian, refractory celiac disease termasuk penyakit yang jarang terjadi.

Kiat menaikkan berat badan

Jika penderita celiac tidak juga mengalami kenaikan berat badan setelah menerapkan diet bebas gluten, diperlukan pendekatan yang lebih hati-hati. Langkah pertama, menurut Schuchmann, adalah memastikan bahwa orang tersebut benar-benar mengonsumsi makanan bebas gluten. Bisa saja ia menyantap makanan yang telah berkontaminasi silang dengan gluten, sehingga villi usus tidak juga membaik.

“Penderita celiac berisiko mengonsumsi makanan yang tercampur dengan bahan gluten jika sering makan di luar, tidak membaca label makanan dengan hati-hati, atau memang memilih makanan yang terlalu berisiko,” ujar Schuchmann.

Setelah penderita celiac memastikan bahwa makanan yang mereka konsumsi mengandung nol gluten, Schuchmann merekomendasikan strategi berikut agar mereka dapat mencapai berat badan yang ideal:

  • Meningkatkan asupan kalori dengan mengonsumsi makanan padat nutrisi yang tinggi lemak, seperti flax seed bebas gluten, chia seed, alpukat, keju, kacang-kacangan, dan biji-bijian. Lemak mengandung lebih banyak kalori per gram dibandingkan karbohidrat dan protein, sehingga dapat membantu meningkatkan jumlah kalori tanpa harus menaikkan kuantitas makanan.
  • Meningkatkan jumlah makanan kaya protein, seperti Greek yogurt, telur, daging rendah lemak, keju, kacang-kacangan, biji-bijian, dan protein shakes yang dibuat dari bubuk protein bebas gluten. Asupan ini membantu menjaga dan membangun massa otot.
  • Pertimbangkan untuk menambah minuman bernutrisi seperti nutritional shake yang bebas gluten.

Apabila tips tersebut tidak kunjung menaikkan berat badan, mungkin ada kondisi kesehatan lainnya di tubuh yang harus dibenahi, seperti refractory celiac disease. Secara spesifik, penyakit celiac juga berkaitan dengan penyakit tiroid dan diabetes, yang dapat berkontribusi terhadap penurunan berat badan. Jadi, selalu diskusikan keluhan dan kekhawatiran Anda dengan dokter agar dapat segera ditangani.

[RS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar