Sukses

Tips Menaikkan Berat Badan bagi Penderita Celiac

Penderita celiac dapat bermasalah dengan berat badan yang susah naik. Namun, jangan khawatir, ada beberapa tips yang mungkin dapat membantu Anda.

Bagi penderita penyakit celiac, menaikkan berat badan bisa menjadi tantangan tersendiri. Kondisi ini harus segera ditangani, karena orang yang berat badannya kurang berisiko tinggi mengalami malnutrisi. 

Penyakit celiac merupakan penyakit autoimun yang muncul akibat mengonsumsi makanan yang mengandung gluten. Pada kondisi ini, terjadi reaksi imun yang malah menyerang permukaan usus halus. Akibatnya, ada risiko sulit menyerap nutrisi.

Gangguan penyerapan nutrisi ini dapat berujung pada kekurangan gizi, yang menyebabkan berat badan penderita penyakit celiac cenderung kurang. Penderita juga umumnya akan sulit menaikkan berat badan

Untuk itu, simak cara menaikkan berat badan bagi penderita penyakit celiac berikut ini:

1 dari 5 halaman

1. Hindari Makanan yang Mengandung Gluten

Demi menjaga agar vili-vili penyerap nutrisi di permukaan usus halus tetap sehat, penderita harus menghindari makanan mengandung gluten. 

Gandum mengandung gluten, begitu pula makanan lain yang berasal dari barley, rye (gandum hitam), oat, dan triticale (persilangan antara gandum dan rye). 

Dengan teliti memilah dan mencegah adanya gluten dalam komposisi makanan yang dikonsumsi, gejala celiac pun akan mereda dan penyerapan zat gizi bisa berlangsung dengan baik.

Artikel lainnya: Sederet Bahaya Penyakit Celiac Terhadap Kesehatan Anak

Jenis-jenis makanan yang bebas gluten dan aman untuk dikonsumsi adalah buah-buahan, sayur-sayuran, kacang-kacangan, biji-bijian, telur, daging, dan produk susu. 

Sebagai pengganti tepung gandum, pilihlah tepung dengan bahan dasar jagung, beras, kedelai, kentang, millet, quinoa, sorgum, tapioka (singkong), sagu dan lain-lain.

2 dari 5 halaman

2. Hati-Hati dengan Makanan yang Terkontaminasi oleh Gluten

Pada beberapa kasus, penderita penyakit celiac yang sudah mencermati kandungan makanannya ternyata tidak mengalami perbaikan berat badan. 

Nah, salah satu penyebabnya mungkin adalah adanya kontaminasi gluten dalam proses pembuatan makanan.

Sebagai contoh, makanan tersebut diolah dengan alat yang juga memproses makanan lain yang mengandung gluten. Pada beberapa orang yang sangat sensitif, gluten dalam jumlah sangat sedikit seperti ini juga bisa memicu gejala. 

Kontaminasi gluten seperti ini juga bisa berakibat pada melambatnya penyembuhan dinding permukaan usus halus yang cedera. 

Artikel lainnya: Penyakit Celiac Bisa Tingkatkan Risiko Kanker Kolon?

3 dari 5 halaman

3. Pilih Jenis Makanan yang Tinggi Kalori

Agar dapat meningkatkan berat badan dengan lebih cepat, ada baiknya untuk menjatuhkan pilihan pada jenis makanan berkalori lebih tinggi. 

Sebagai contohnya, makanan yang mengandung lemak dan karbohidrat dalam jumlah yang lebih banyak. Makanan kaya protein juga menjadi pilihan yang baik.

Makanan yang tinggi kalori, misalnya alpukat, biji-bijian (salah satunya biji chia), kacang-kacangan, keju, yoghurt, telur, daging merah, ayam, ikan, dan lain-lain.

4 dari 5 halaman

4. Rutin Memeriksakan Diri ke Dokter

Jangan salah, pengawalan dokter dalam upaya meningkatkan berat badan pada penderita celiac merupakan langkah yang penting. 

Sebab, terkadang ditemukan kasus di mana berat badan tidak kunjung naik sekalipun telah menjalani diet bebas gluten/kontaminasi gluten selama beberapa bulan. 

Dalam kondisi ini, dokter terkadang bisa menemukan bahwa pasien mengalami celiac refrakter (refractory celiac disease). Namun, hal ini tergolong jarang terjadi.

Demikian beberapa cara menaikkan berat badan pada penderita penyakit celiac. Walau demikian, tidak semua penderita mengalami masalah kesulitan meningkatkan berat badan.

Jika Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut seputar penyakit celiac, gunakan layanan Live Chat di aplikasi KlikDokter untuk berkonsultasi dengan dokter.

[RS]

0 Komentar

Belum ada komentar