Sukses

Beberapa Penyebab Anda Terus-menerus Merasa Haus

Rasa haus adalah sesuatu yang normal dialami manusia. Namun, bagaimana jika rasa haus datang terus-menerus? Apa penyebabnya jika haus terus? Simak di sini.

Haus adalah cara tubuh untuk memberi tahu bahwa telah terjadi kekurangan cairan. Keadaan ini normal terjadi saat cuaca panas atau setelah aktivitas berat.

Namun, bila rasa haus ini menetap atau terus-menerus, meski sudah minum, bisa jadi merupakan tanda masalah kesehatan tertentu.

Dalam dunia medis, rasa haus yang sepertinya tidak bisa hilang itu disebut polidipsia. Beberapa penyebab haus terus adalah sebagai berikut.

1 dari 6 halaman

1. Dehidrasi

Penyebab haus yang berlebihan adalah dehidrasi. Hal tersebut berarti tubuh tidak memiliki cukup air untuk melakukan fungsi normalnya.

Gejala utamanya adalah rasa haus. Kondisi ini dapat disebabkan oleh banyak hal. Antara lain, olahraga, diare, muntah, dan terlalu banyak berkeringat.

2. Diabetes Mellitus

Pada penderita diabetes, hormon insulin tidak dihasilkan dengan cukup atau tidak dapat digunakan dengan baik oleh tubuh. Hal ini akan menyebabkan terlalu banyak gula (glukosa) menumpuk di tubuh, termasuk di urine.

Glukosa dalam urine ini menarik air lebih banyak, sehingga berkemih jadi lebih sering. Tubuh pun mengirimkan sinyal haus untuk menggantikan cairan yang hilang.

2 dari 6 halaman

3. Diabetes Insipidus

Penyebab haus terus berikutnya adalah diabetes insipidus. Kondisi ini sebenarnya tidak berkaitan dengan diabetes mellitus. Diabetes insipidus terjadi saat tubuh tidak membuat hormon yang cukup untuk membantu ginjal mengontrol jumlah cairan.

Gejalanya berupa rasa haus terus-menerus, dehidrasi, dan keinginan untuk sering buang air kecil.

Artikel lainnya: Awas Sakit Kepala Akibat Dehidrasi, Ini Ciri-cirinya

4. Mulut Kering

Ketika mulut terasa kering, rasa haus dapat muncul. Mulut kering biasanya terjadi karena kelenjar dalam mulut memproduksi saliva atau air liur dalam jumlah sedikit.

Kondisi ini bisa dipicu oleh kebiasaan merokok, stres, cemas, penuaan, obat yang dikonsumsi, atau efek pengobatan penyakit seperti kanker. Gejala lainnya dari mulut kering meliputi bau mulut, perubahan rasa, sulit mengunyah, serta air liur terasa tebal dan berserat.

3 dari 6 halaman

5. Anemia

Penyebab haus terus menerus berikutnya adalah anemia. Kondisi kekurangan sel darah merah dapat disebabkan oleh banyak hal, termasuk penyakit, pola diet yang buruk, atau perdarahan berat.

Kondisi ini dapat menimbulkan rasa haus kecuali anemia derajat ringan. Gejala lainnya berupa pusing, rasa lelah, lemas, pucat, denyut yang cepat, serta berkeringat.

6. Gangguan Tiroid

Tiroid adalah kelenjar berbentuk seperti kupu-kupu di leher yang bertugas untuk memompa dan menghasilkan hormon tiroid. Hormon tersebut bertugas dalam mengatur energi, nafsu makan, suhu internal, serta fungsi vital tubuh lainnya.

Saat hormon tiroid diproduksi terlalu banyak ataupun sedikit, beberapa gejala nonspesifik bisa muncul. Antara lain, siklus haid tidak normal, mulut kering, kecemasan, serta rasa panas.

Kondisi-kondisi tersebut dapat berujung jadi pada timbulnya rasa haus berlebihan.

Artikel lainnya: Hati-Hati, Ini 10 Makanan dan Minuman Pemicu Dehidrasi

4 dari 6 halaman

7. Menstruasi

Merasa haus berlebih saat menstruasi? Ternyata ini hal yang normal. Kondisi tersebut disebabkan oleh  kadar estrogen dan progesteron dapat memengaruhi volume cairan tubuh. Kehilangan darah menstuasi juga akan memicu rasa haus.

8. Stres Kronis

Stres kronis bisa membuat kelenjar adrenalin tak berfungsi dan bekerja secara maksimal. Dalam tahap yang berat, situasi tersebut dapat menyebabkan tekanan darah rendah.

Stres kronis juga bisa menyebabkan pusing, cemas, depresi, dan rasa haus berlebihan. Rasa haus ini muncul sebagai usaha tubuh untuk meningkatkan tekanan darah dengan minum lebih banyak.

5 dari 6 halaman

9. Makanan

Makanan yang bersifat diuretik bisa menyebabkan rasa haus karena mendorong berkemih secara berlebihan. Makanan tersebut meliputi jahe, seledri, asparagus, lemon, bit, lemon, peterseli, serta melon.

10. Hamil

Kehamilan bisa menjadi penyebab haus terus-menerus. Selain itu, volume darah yang meningkat pada trimester 1 akan mendorong ginjal untuk membuang cairan yang berlebihan ke kandung kemih. Frekuensi buang air kecil pun meningkat.

Terlebih lagi, bila bumil merasakan gejala mual dan muntah sehingga cairan tubuh semakin turun. Untuk itu, perbanyak konsumsi air saat hamil.

Jika saat ini Anda sering merasa haus, beberapa penyebab di atas bisa jadi pemicunya. Lakukan penanganan secara tepat dengan menerapkan pola hidup sehat dan melakukan tes kesehatan secara rutin.

Jangan sungkan untuk memeriksakan diri ke dokter demi menemukan penyebab dari rasa haus berlebih Anda. Yuk, konsultasikan masalah kesehatan Anda dengan dokter melalui fitur Live Chat 24 Jam.

[HNS/JKT]

0 Komentar

Belum ada komentar