Sukses

Kiat Mencegah Balita Tersedak saat Makan

Tersedak saat makan bisa berbahaya bagi anak. Bagaimana cara mencegahnya? Simak cara yang bisa dilakukan untuk mencegah anak tersedak di sini.

Jangan anggap sepele, tersedak merupakan hal berbahaya dan mengancam nyawa. Salah satu penyebab tersedak pada anak adalah makanan atau minuman. 

Tidak hanya itu, anak juga dapat tersedak benda, seperti mainan dan peralatan kecil di rumah. 

Tersedak lebih sering terjadi pada balita dibandingkan anak yang lebih besar. Pada usia tersebut, anak sering memasukkan apa pun ke mulutnya, sehingga rentan tersedak. 

Lalu, bagaimana cara mencegah anak tersedak? Berikut beberapa tips yang dapat Anda ikuti.

1 dari 3 halaman

1. Jaga Posisi Tubuh dan Kepala Bayi saat Menyusui

Hal yang sering menyebabkan anak tersedak ASI atau susu formula adalah posisi yang salah saat menyusui dan memberikan susu kepada bayi. 

Posisi yang benar adalah posisi kepala bayi yang lebih tinggi. Hal ini penting untuk mencegah aliran balik ASI atau susu formula dari lambung bayi ke atas, yang berisiko masuk ke saluran napas. 

2. Waspada dengan Benda Kecil di Rumah

Banyak ditemukan bayi sering tersedak akibat benda-benda kecil di sekitar rumah. Contohnya, koin, baterai, baut, dan lainnya. 

Memasuki usia enam bulan, bayi memang senang mengeksplorasi benda-benda di sekitarnya dan memasukkannya ke mulut. Hal ini berisiko menyebabkan tersedak. 

Untuk itu, sebaiknya benda-benda kecil disimpan di tempat khusus dan jauh dari jangkauan anak.

Artikel Lainnya: Tekstur Makanan Bayi Sesuai Tingkatan Usia

3. Tidak Memberikan Anak Mainan Berukuran Kecil

Mainan anak yang berukuran kecil juga berisiko menyebabkan tersedak. Beberapa contohnya yaitu kelereng, mainan bongkar-pasang berukuran kecil, boneka kecil, dan lainnya. 

Mainan berukuran kecil yang berpotensi menyebabkan tersedak sebaiknya dihindari untuk mencegah risiko tersedak pada anak. 

2 dari 3 halaman

4. Berikan Makanan kepada Anak Sesuai Tahap Perkembangannya

Pemberian makanan yang tidak sesuai tahap perkembangan anak juga berisiko menyebabkan tersedak. 

Misalnya, pemberian makanan padat yang terlalu cepat atau metode makan baby led weaning yang terlalu dini. 

Untuk itu, ikutilah tahap-tahap pemberian makanan anak sesuai usia dan tahap perkembangannya. Ini karena perkembangan kemampuan makan merupakan suatu proses yang kompleks.

Artikel Lainnya: Bolehkah Bayi di Bawah 1 Tahun Makan Nasi?

5. Hindari Memberi Makanan yang Berisiko Menyebabkan Tersedak

Hindarilah makanan-makanan yang berisiko menyebabkan anak tersedak. Misalnya, memberi kacang atau bakso secara utuh kepada anak di bawah usia 2 tahun. 

Sebaiknya, makanan yang berbentuk bulat dan licin tidak diberikan kepada bayi dalam bentuk utuh, melainkan dihancurkan atau dicincang untuk menghindari tersedak. 

Setelah ia semakin besar dan kemampuan makannya lebih baik, barulah makanan tersebut dapat diberikan secara utuh.

6. Awasi Anak saat Makan dan Bermain

Pengawasan orang tua saat anak bermain dan makan juga penting. Jadi, Anda dapat memantau benda-benda yang diambil oleh bayi untuk mencegah tersedak. 

Sebaiknya, orang tua juga sejak dini melatih anak untuk tidak berbicara atau berlari-lari saat makan demi menghindari risiko tersedak.

Nah, itulah beberapa cara mencegah tersedak pada anak. Semoga bermanfaat! Bila ingin konsultasi ke dokter lebih cepat seputar tumbuh kembang anak, pakai LiveChat dari Klikdokter.

(FR/AYU)

0 Komentar

Belum ada komentar