Sukses

4 Manfaat Sehat Menjemur Bayi

Menjemur bayi dipercaya menyehatkan, terutama bagi bayi yang baru lahir. Ini dia manfaatnya untuk kesehatan dan pertumbuhan bayi.

Klikdokter.com, Jakarta Menjemur bayi di bawah sinar matahari pagi merupakan aktivitas yang sering dilakukan para ibu baru kepada bayinya yang baru lahir. Sederhana memang, tapi manfaatnya banyak sekali untuk kesehatan dan pertumbuhan bayi.

Kebiasaan menjemur bayi sudah populer sejak awal abad ke-18. Sinar matahari dipercaya memiliki banyak manfaat bagi bayi. Mulai dari pembentukan vitamin D yang baik untuk tulang hingga mengurangi kuning pada bayi yang baru dilahirkan. Sinar matahari diyakini paling baik adalah antara pukul 6-8 pagi.

Sebelum membahas manfaat menjemur bayi, ada satu hal yang perlu diluruskan. Biasanya, orang tua menjemur bayinya supaya bayi tidak kuning. Ini tidak benar.

Menurut dr. Alvin Nursalim dari KlikDokter, menjemur bayi bukanlah pilihan yang baik untuk keadaan bayi kuning. Kondisi ini memerlukan penanganan khusus, yakni dengan penggunaan terapi sinar atau fototerapi. Jika tidak ditangani dengan tepat, bayi berisiko mengalami gangguan saraf.

Ini pun diamini oleh perhimpunan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI). Dikutip dari laman resmi IDAI, pilihan terapi untuk bayi kuning (ikterus neonatorum) yang utama adalah fototerapi, bukan paparan sinar matahari.

Meski tak bisa mengobati kondisi bayi kuning, tapi memang sinar matahari memiliki beragam manfaat kesehatan untuk bayi, yaitu:

  1. Menghangatkan tubuh

Manfaat pertama dari menjemur bayi adalah agar tubuh bayi menjadi hangat. Menurut dr. Alvin, saat tubuh bayi hangat, rasa haus bayi akan terangsang sehingga ia akan lebih banyak minum ASI. Semakin sering bayi minum ASI, maka tumbuh kembangnya akan optimal.

  1. Mengurangi risiko kekurangan vitamin D

Sinar matahari merupakan sumber vitamin D yang luar biasa. Menjemur bayi maka akan mengaktifkan vitamin D dan memperkaya vitamin tersebut di dalam tubuh.

  1. Menguatkan tulang

Ya, menjemur bayi bisa menguatkan tulang mereka. Ini karena faktor vitamin D yang berasal dari sinar matahari. Menurut dr. Alvin, vitamin D berfungsi untuk menjamin agar penyerapan kalsium dapat berjalan dengan baik.

Dengan tulang yang kuat, bayi pun akan terhindar dari ancaman penyakit rakitis, yaitu pertumbuhan tulang yang tidak normal (berbentuk O atau X). Selain itu, rakitis juga dapat menyebabkan berbagai gejala lain seperti nyeri tulang, masalah gigi, dan meningkatkan kecenderungan patah tulang.

  1. Mendukung pertumbuhan bayi

Bayi perlu terpapar radiasi ultraviolet B (UVB) rendah dari sinar matahari untuk dapat memproduksi vitamin D lebih banyak. Tujuannya adalah agar pertumbuhan bayi bisa maksimal.

1 dari 2 halaman

Tips menjemur bayi yang benar

Meski manfaatnya sangat banyak, menjemur bayi perlu pengetahuan khusus. Pasalnya, ada efek buruk yang dapat mengancam bila Anda tak dibekali pengetahuan tentang cara menjemur bayi dengan benar.

Berikut ini adalah beberapa tips aman menjemur bayi:

  • Jemur bayi pada pukul 6–8 pagi. Pada waktu ini, sinar matahari paling aman untuk berjemur dan paling efektif untuk pembentukan vitamin D.
  • Jangan tanggalkan semua pakaian bayi. Biarkan bayi tetap memakai pakaian, celana, dan topinya.
  • Hindari menjemur langsung ke arah sinar matahari. Berjemurlah di teras yang masih terlindung dengan atap, sehingga sinar matahari tidak langsung mengenai kulit. Bila Anda ingin menjemur bayi di luar ruangan, gunakan jaring pelindung.
  • Tutup mata bayi. Hindari paparan sinar langsung ke arah mata bayi. Sekarang sudah banyak kacamata khusus bayi untuk berjemur agar matanya tidak silau.
  • Anda bisa memakaikan tabir surya dengan potensi ringan, yaitu 15 SPF di area wajah, leher, dada, tangan, dan kaki bayi untuk melindungi kulitnya. Ini dioleskan ke kulit bayi 15-20 menit sebelum ia berjemur.
  • Hindari menjemur pada pukul 10 pagi hingga pukul 4 sore. Ini karena jumlah radiasi sinar UVB paling tinggi pada periode waktu tersebut.

Sampai saat ini, memang belum ada penelitian yang jelas untuk menentukan seberapa tingkat paparan sinar matahari yang dibutuhkan untuk kebutuhan vitamin D bayi yang memadai. Meski demikian, menjemur bayi tetap diperlukan untuk mendapatkan berbagai manfaat yang disebutkan di atas.

[RN/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar