Sukses

Solusi Bagi Ibu Menyusui yang Kehilangan Nafsu Makan

Ibu menyusui kerap kehilangan nafsu makan saat menyusui. Bagaimana cara meningkatkan nafsu makan ibu menyusui agar nutrisi selalu terpenuhi?

Asupan nutrisi yang sehat dan seimbang adalah kunci penting dalam proses menyusui. Karena itulah, ibu kerap dianjurkan untuk mengonsumsi makanan sehat setiap hari. Namun, sering kali, nafsu makan ibu menyusui berkurang atau bahkan hilang sama sekali. 

Padahal, seorang ibu menyusui justru memerlukan nutrisi yang lebih tinggi dibandingkan saat belum menyusui. Menurut CDC, ibu menyusui memerlukan tambahan 400-500 kalori per hari agar tidak kekurangan energi.

Secara total, ibu menyusui memerlukan 2.000-2.500 kalori per hari. Jumlah ini dapat dipenuhi melalui makanan bergizi setiap hari. Apabila kebutuhan kalori tersebut tidak dipenuhi, bukan tak mungkin hal ini akan memengaruhi kuantitas dan kualitas ASI. 

1 dari 3 halaman

Penyebab Nafsu Ibu Menyusui Hilang

Ada beberapa faktor yang menyebabkan nafsu makan ibu menyusui hilang. Beberapa di antaranya adalah:

  • Kelelahan fisik. Hal ini terutama terjadi di awal masa menyusui. Seorang bayi baru lahir biasanya akan menyusui setiap dua jam sekali.

Hal ini tentu membuat ibu rentan mengalami kelelahan fisik karena kerap harus terbangun di tengah malam untuk menyusui bayi.

Artikel lainnya: Ibu Menyusui Keracunan Makanan, Boleh Berikan ASI?

  • Masalah psikologis. Seorang ibu yang baru melahirkan juga rentan masalah psikologis, seperti baby blues hingga postpartum depression. Hal ini juga tentu memengaruhi nafsu makan ibu.
  • Penyakit tertentu. Penyakit tertentu, seperti mag atau dispepsia, juga dapat memengaruhi nafsu makan ibu menyusui. Ketika perut terasa begah atau kembung, Anda tentu akan merasa tidak nyaman dan nafsu makan akan berkurang. 
2 dari 3 halaman

Penambah Nafsu Makan ibu Menyusui

Bagaimana cara mengatasi kehilangan nafsu makan saat menyusui? Berikut adalah sejumlah penambah nafsu makan untuk ibu menyusui.  

  1. Siapkan Camilan Sehat

Anda mungkin terlalu lelah untuk mempersiapkan makanan, terutama saat sedang duduk menyusui bayi. Untuk menyiasatinya, Anda dapat menyiapkan camilan sehat dan berkalori dan tinggi serat di tempat yang mudah dijangkau, bahkan saat menyusui. 

Camilan tersebut dapat berupa potongan buah, yoghurt, potongan keju, biskuit gandum, atau camilan lain yang Anda gemari. 

  1. Hindari Makanan yang Memicu Asam Lambung 

Bila nafsu makan ibu menyusui turun karena asam lambung yang meningkat, Anda harus memilih makanan yang aman untuk lambung Anda.

Pilih makanan yang tidak asam, tidak terlalu pedas, untuk menghindari peningkatan asam lambung. 

Artikel lainnya: Cara Aman Menurunkan Berat Badan untuk Ibu Menyusui

  1. Makan Lebih Sering dalam Porsi Kecil 

Kondisi begah perut yang menyebabkan penurunan nafsu makan dapat diatasi dengan makan lebih sering, tapi dalam porsi kecil atau small frequent feeding.

Pastikan pula dalam makanan Anda terkandung protein, karbohidrat, vitamin, mineral seperti zat besi, serat, serta lemak baik.

  1. Konsumsi Suplementasi Mikronutrien 

Kekurangan mikronutrien dalam tubuh, seperti vitamin dan mineral, dapat memengaruhi nafsu makan seseorang.

Ibu menyusui dapat memenuhi kebutuhan mikronutrien tersebut melalui makanan. Bila perlu, Anda bisa mengonsumsi suplemen mikronutrien khusus untuk ibu menyusui.

  1. Minta Dukungan dari Keluarga dan Pasangan 

Sebagai busui, Anda sangat dianjurkan untuk meminta dukungan keluarga dan pasangan untuk menghindari stres bahkan depresi pasca-persalinan.

Anda bisa meminta pertolongan untuk menggendong bayi saat Anda sedang istirahat, menggantikan popok bayi sementara Anda makan, atau membereskan pakaian bayi.

Sesekali, Anda boleh meminta pasangan untuk membuatkan makanan kesukaan Anda agar mood menjadi lebih baik.

Selama menyusui, ibu memerlukan asupan nutrisi yang tepat dan lengkap agar ASI berkualitas untuk memenuhi kebutuhan nutrisi bayi. Bila nafsu makan menurun atau hilang, Anda dapat melakukan langkah-langkah di atas. 

Jika nafsu makan ibu menyusui turun terus-menerus, periksakan diri ke dokter untuk mengetahui penyebab dan mendapat penanganan yang tepat.

Apabila Anda ingin bertanya seputar masalah saat menyusui kepada dokter, manfaatkan fitur Live Chat untuk berkonsultasi langsung.

[HNS/JKT]

0 Komentar

Belum ada komentar