Sukses

Bukan Hanya Tulang, Gigi Juga Bisa Keropos

Meski termasuk organ terkeras di dalam tubuh yang sulit dihancurkan ternyata gigi juga dapat menjadi keropos bila tidak dijaga kesehatannya.

Klikdokter.com, Jakarta Tulang keropos atau yang biasa dikenal dengan sebutan osteoporosis adalah suatu penyakit dimana tulang-tulang tersebut kehilangan kekuatan dan kepadatannya. Hati-hati, hal serupa juga bisa terjadi pada gigi Anda, lo.

Tidak seperti osteoporosis, gigi yang keropos tidak dapat diperbaiki oleh tubuh. Hal ini dikarenakan lapisan enamel tidak memiliki sel hidup, sehingga tubuh tidak dapat memperbaiki lapisan enamel yang retak atau rusak.

Lapisan enamel merupakan lapisan terluar pada gigi manusia yang berfungsi untuk melindungi gigi dari suhu dan zat kimia suatu makanan atau minuman yang Anda konsumsi.

Meskipun lapisan enamel ini merupakan pelindung gigi yang keras, ia bisa saja patah atau pecah. Bahkan jika dibiarkan, gigi bisa menjadi keropos.

Penyebab gigi keropos

Gigi yang keropos bisa terjadi ketika lapisan enamel yang berfungsi sebagai pelindung gigi mengalami kerusakan, sehingga dapat memicu timbulnya lubang pada gigi.  Bila hal ini dibiarkan tanpa perawatan, gigi lama-lama akan habis karena keropos.

Penyebab keroposnya gigi adalah karena zat asam yang mengikis lapisan enamel pada gigi. Pengeroposan enamel tersebut dapat disebabkan oleh beberapa hal di bawah ini, yaitu :

  1. Sering mengonsumsi makanan atau minuman yang bersifat asam dan bersoda secara berlebihan.
  2. Volume saliva (air liur) yang rendah, sehingga membuat mulut menjadi terasa lebih kering (xerostomia).
  3. Penggunaan obat-obatan yang dapat berpengaruh terhadap kesehatan gigi, seperti aspirin dan antihistamin.
  4. Kebiasaan buruk, seperti kurang memperhatikan kesehatan gigi dan mulut, merokok atau mengonsumsi alkohol dan bruxism (menggemeretakkan gigi).
  5. Gangguan makan seperti bullimia yang mengganggu sistem pencernaan.

Dengan mengetahui berbagai penyebab pengeroposan pada gigi tersebut, kini Anda dapat melakukan berbagai upaya untuk mencegahnya. Sehingga, kesehatan gigi pun akan terjaga.

1 dari 2 halaman

Tips mencegah gigi keropos

Agar gigi tidak mudah rapuh dan keropos, diperlukan upaya pencegahan dengan beberapa langkah sebagai berikut :

  1. Rutin membersihkan gigi

Pastikan menggosok gigi 2 kali sehari pada pagi hari setelah sarapan dan malam sebelum tidur. Jangan lupa untuk membersihkan sela-sela gigi dengan menggunakan dental floss agar sisa-sisa makanan yang menempel dapat terangkat. Kebiasaan baik ini dapat mengurangi terjadinya pengeroposan pada gigi.

  1. Pemberian fluoride

Fluoride atau fluorida berfungsi untuk menjaga agar gigi tetap kuat, sehingga tidak mudah keropos.  Kandungan ini bisa Anda temukan pada pasta gigi. Pastikan pasta gigi Anda mengandung fluorida dan sikatlah gigi selama 2 menit setiap harinya. Selain itu, fluorida juga dapat ditemukan dalam obat kumur.

  1. Memperhatikan pola makan

Atur pola makan dengan mengonsumsi makanan yang bergizi. Selain dapat menyehatkan tubuh, makanan sehat juga dapat membuat gigi terhindar dari penyakit. Perbanyak konsumsi air putih jika volume air liur Anda rendah atau saat mulut terasa kering.

  1. Hindari minuman bersoda

Minuman bersoda atau yang berkarbonasi memiliki kandungan gula yang tinggi di dalamnya. Gula tersebut merupakan sumber makanan untuk bakteri yang terdapat di dalam mulut dan menjadi musuh utama gigi. Jika ingin mengonsumsi minuman ini, sebaiknya gunakan sedotan agar cairan tidak langsung mengenai gigi Anda.

  1. Rutin ke dokter gigi

Untuk mencegah terjadinya pengeroposan pada gigi, lakukan pemeriksaan secara rutin ke dokter gigi minimal 6 bulan sekali. Namun, bila sudah terdapat tanda-tanda kerapuhan pada gigi Anda, segeralah periksakan diri ke dokter gigi, tak perlu menunggu hingga 6 bulan kemudian.

Gigi yang keropos tentu akan mengganggu penampilan dan mengurangi kepercayaan diri Anda. Untuk itu, jagalah selalu kebersihan gigi dan mulut agar Anda terhindar dari berbagai masalah gigi, termasuk gigi keropos.

[NP/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar