Sukses

Kepala Kesemutan, Pertanda Apa?

Kesemutan biasanya dialami di kaki ataupun tangan. Tapi kalau bagian kepala kesemutan, apakah juga wajib diwaspadai?

Klikdokter.com, Jakarta Biasanya, ketika Anda duduk atau berbaring di satu posisi yang sama dalam waktu yang lama, bagian kaki atau tangan akan mengalami kesemutan. Apalagi kalau posisi kaki atau tangan tertekuk, rasa kesemutan yang parah pun bisa sampai menimbulkan kebas hingga tangan atau kaki sulit untuk digerakkan kembali. Lalu, bagaimana bila kepala kesemutan?

Jika Anda mengalaminya, artinya Anda perlu lebih waspada. Sebab, mengalami kesemutan di bagian kepala bisa menandakan ada sesuatu yang tak beres pada kesehatan Anda.

Perlukah khawatir pada sensasi kesemutan di kepala?

Ada kabar baik bagi Anda yang pernah mengalami kepala kesemutan. Dilansir dari Healthline, sebagian kondisi yang menyebabkan kesemutan di kepala bukanlah hal yang serius, apalagi jika sensasi itu hanya dialami sesekali saja.

Sensasi kesemutan di kepala hanya dapat memengaruhi bagian tubuh yang terdekat, misalnya saja wajah atau leher. Dan kondisi tersebut dinamakan sebagai paresthesia. Kondisi paresthesia ini dapat terjadi kembali ketika saraf mengalami tekanan yang terus-menerus.

Nah, saat Anda menghilangkan tekanan itu, sensasi kesemutan pun akan menghilang. Namun, meski telah disebutkan bahwa sebagian pencetus kesemutan di kepala bukanlah hal serius, pada kasus yang jarang terjadi kondisi ini bisa menjadi tanda masalah medis yang perlu perhatian ekstra.

1 dari 2 halaman

Beberapa penyakit ini bisa timbulkan kesemutan di kepala

Perlu Anda ketahui, cukup banyak penyakit yang bisa menimbulkan sensasi kesemutan di kepala, mulai dari penyakit yang ringan sampai penyakit yang berat.

Supaya Anda tidak menebak-nebak lagi apa yang menjadi pemicu dari timbulnya sensasi kesemutan tersebut, berikut ini adalah beberapa penyakit yang berkaitan dengan kesemutan di kepala.

  • Sinusitis

Sinusitis dapat membuat sinus membengkak dan meradang. Pembesaran sinus dapat menekan saraf di sekitarnya, sehingga menyebutkan sensasi kesemutan di kepala.

  • Migrain

Migrain menyebabkan rasa sakit yang berdenyut di dua sisi kepala ataupun satu sisi saja. Aliran darah dan tekanan di kepala yang tidak normal dapat menyebabkan kesemutan bahkan sampai ke wajah.

  • Stres atau cemas

Saat Anda stres, tubuh pun bisa menghasilkan reaksi yang bermacam-macam, salah satunya kepala kesemutan. Ketika Anda merasa tertekan, hormon stres norepinefrin mengarahkan darah ke area tubuh yang paling membutuhkan dan sering kali bagian tersebut bukanlah kepala. Sehingga, sebagai daerah yang kekurangan darah akibat stres, kepala pun bisa menjadi kesemutan.

  • Cedera di bagian kepala

Ketika saraf di bagian belakang kepala terganggu akibat benturan keras, kepala akan merasakan sensasi kesemutan hingga mati rasa atau kebas.

  • Diabetes

Ha ini sebenarnya jarang terjadi. Tapi, ketika kondisi diabetes sudah sampai menyerang dan merusak beberapa saraf, kondisi kesemutan dan mati rasa di bagian kepala tidak bisa dihindarkan lagi.

  • Multiple Sclerosis (MS)

Penyakit kronis dan degeneratif yang memengaruhi sistem saraf pusat ini dapat memicu timbulnya kesemutan di bagian kepala, wajah, dan leher.

  • Epilepsi

Kejang pada epilepsi dapat menyebabkan sensasi kesemutan pada wajah dan kepala.

  • Infeksi yang merusak saraf

Beberapa infeksi seperti hepatitis C, HIV, dan Lyme disease juga bisa menyebabkan kepala kesemutan.

  • Lupus dan radang sendi

Dua penyakit autoimun ini dapat memengaruhi saraf di otak dan menimbulkan sensasi kesemutan.

  • Parkinson dan Alzheimer

Kerusakan saraf akibat kondisi neurodegeneratif ini juga bisa menyebabkan kesemutan pada kepala.

Tak hanya berbagai penyakit di atas, beberapa penyakit lainnya seperti tekanan darah tinggi, gangguan tiroid, stroke, kekurangan vitamin B-12, kekurangan cairan, dan kanker otak juga dapat memunculkan kesemutan pada area kepala.

Jadi, gejala rasa kesemutan yang Anda alami sebenarnya bisa menandakan berbagai jenis penyakit. Ketika frekuensi kesemutan pada kepala tidak sering dan cepat hilangnya, Anda tidak perlu mengkhawatirkannya. Karena berarti, kesemutan itu bukan disebabkan oleh hal yang serius.

Sedangkan, jika kepala kesemutan kerap terjadi dan lama hilangnya, Anda wajib memeriksakan kondisi tersebut kepala dokter. Karena bisa jadi, rasa kesemutan di kepala tersebut merupakan pertanda adanya penyakit serius.

[NP/ RVS]

1 Komentar