Sukses

Tangan Selalu Dingin, Pertanda Penyakit Apa?

Tangan sering terasa dingin padahal cuaca atau suhu ruangan tidak dingin. Apakah ini adalah pertanda adanya penyakit?

Klikdokter.com, Jakarta Saat berada di suhu yang dingin, prioritas utama tubuh adalah menjaga organ-organ vital tetap “hangat”. Sehingga, saat suhu sekitar dingin, aliran darah akan difokuskan pada organ vital seperti jantung, paru, dan organ tubuh lainnya ketimbang tangan dan kaki. Inilah sebabnya ujung jari tangan kaki akan terasa dingin, dan ini merupakan kondisi normal. Namun, jika tangan selalu terasa dingin, padahal suhu sekitar tidak dingin, ini bisa jadi pertanda penyakit tertentu.

Jika tangan Anda sering kali terasa dingin, Anda perlu waspada. Bisa jadi didasari oleh penyakit-penyakit di bawah ini.

  1. Penyakit Raynaud

Penyakit atau fenomena Raynaud merupakan kondisi terjadinya penyempitan di pembuluh darah di jari tangan, dan terkadang juga dialami di kaki, hidung, dan telinga. Ini merupakan respons tubuh terhadap dingin atau stres emosional. Ya, penyakit ini merupakan salah satu penyebab tersering jari tangan sering terasa dingin.

Saat terjadi serangan, jari-jari tangan akan menjadi putih, kebiruan karena sedikit atau bahkan tidak ada aliran daerah ke area tersebut. Jika pembuluh darah kembali membuka dan aliran darah kembali lancar, maka jari-jari akan kembali merona merah. Selama serangan, umumnya jemari tangan terasa dingin, baal, dan nyeri.

  1. Penyakit  autoimun

Beberapa penyakit tertentu dapat menyebabkan fenomena Raynaud. Misalnya penyakit lupus, scleroderma, reumatoid artritis, dan beberapa penyakit autoimun lainnya. Kondisi ini disebut dengan penyakti Raynaud sekunder.

  1. Hipotiroid

Tiroid merupakan kelenjar di tubuh yang berfungsi untuk mengatur suhu. Jika aktivitas tiroid mengalami penurunan, kebanyakan fungsi tubuh akan mengalami penurunan. Akibatnya, Anda akan mengalami gejala seperti mudah lelah, susah buang air besar, peningkatan berat badan, dan tangan terasa dingin. Hipotiroid diketahui paling sering terjadi pada wanita dan kelompok usia di atas 50 tahun.

  1. Anemia

Anemia terjadi ketika tubuh tak memiliki cukup sel darah merah atau jumlah hemoglobin di dalam darah rendah. Anemia menyebabkan penurunan asupan oksigen di tubuh dan menyebabkan jari-jari tangan menjadi dingin.

Penyebab anemia tersering antara lain karena tidak mendapatkan cukup asupan zat besi dari makanan, perdarahan (karena menstruasi yang banyak, tukak lambung, dan perdarahan saluran cerna), kanker, dan penyakit saluran pencernaan (seperti penyakit celiac atau penyakit Crohn).

  1. Tekanan darah rendah

Hipotensi atau tekanan darah rendah dapat terjadi karena beberapa hal seperti dehidrasi, perdarahan, penggunaan obat-obatan tertentu, dan adanya penyakit endokrin. Jika tekanan darah Anda rendah, pembuluh darah akan mengalirkan aliran darah Anda ke organ-organ yang penting, sehingga aliran darah ke jari-jari tangan dan kaki akan berkurang. Akibatnya, jari-jari tangan menjadi dingin.

  1. Stres dan kecemasan

Tentunya Anda sudah tahu bahwa stres dapat berimbas pada kesehatan tubuh, tak terkecuali jari tangan. Jika Anda sedang stres atau dilanda kecemasan, tubuh akan masuk ke mekanisme fight or flight. Dalam arti, adrenalin akan meningkat, sehingga mengakibatkan pembuluh darah di tangan dan kaki akan menyempit. Selanjutnya, jemari tangan dan kaki akan terasa dingin.

  1. Merokok

Salah satu efek nikotin pada rokok dapat menyebabkan penyempitan pembuluh darah serta pembentukan plak di arteri, sehingga mengurangi aliran darah ke tangan dan kaki. Perlahan, rasa dingin akan menyelimuti ujung jari tangan dan kaki.

Jika tangan (dan/atau) kaki selalu terasa dingin padahal suhu di sekitar tidak rendah, Anda perlu waspada. Bisa jadi Anda tengah mengalami salah satu dari beberapa gangguan kesehatan yang dipaparkan di atas. Sebaiknya segera konsultasikan keluhan tersebut kepada ahli medis sehingga dapat ditangani secara tepat sesuai penyebabnya.

[RN/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar