Sukses

Sering Pakai Dry Shampoo untuk Atasi Rambut Lepek, Apa Efeknya?

Selalu menjadi andalan saat rambut lepek, penggunaan dry shampoo yang berlebihan ternyata tak baik untuk kesehatan rambut.

Klikdokter.com, Jakarta Dulu, sebelum ada dry shampoo (sampo kering), rambut yang mulai bau apek dan berminyak alias lepek pasti diatasi dengan cara keramas. Tapi sesudah ada sampo kering, keramas pun berubah menjadi opsi terakhir untuk dilakukan. Lagi pula, dengan menyemprotkan sampo kering ini, sudah cukup oke, kok, untuk membuat rambut lepek kembali mengembang sempurna.

Bau apek pun berubah menjadi aroma bunga atau buah-buahan. Pokoknya, kini penampilan harian sangat bergantung dengan sampo kering, terutama bagi Anda pengguna helm. Tapi sebelum keramas semakin dianaktirikan, tahukah Anda bahwa terlalu sering menggunakan sampo kering justru bisa mendatangkan permasalahan baru terhadap rambut?

Dampak penggunaan dry shampoo terlalu sering

Dilansir Health.clevelandclinic.org, sampo kering memang bisa menghilangkan minyak di rambut sekaligus menambahkan volume. Tapi pada dasarnya, semprotan berbasis alkohol atau tepung jagung ini tidak bisa mengganti fungsi utama dari sampo yang bertugas membersihkan kulit kepala dari sisik, kuman, dan ragi yang terkumpul di akar rambut.

Lagi pula, meski sampo kering diklaim aman untuk semua jenis rambut, menggunakannya terlalu sering dan berlebihan bisa berdampak buruk pada rambut Anda. Memang, sampo kering bisa menjadi penyelamat penampilan rambut ketika Anda tak sempat atau terlalu lelah untuk mencuci rambut. Tapi, alangkah lebih baik jika sampo kering digunakan untuk saat-saat khusus saja dan bukannya setiap hari demi menambah volume rambut.

Pasalnya, sampo kering dapat membuat rambut menjadi sangat kering dan membangun residu pada rambut sehingga kulit kepala terasa/terlihat seperti berpasir. Kalau sudah begitu, lama-kelamaan rambut Anda pun akan merapuh, patah, rusak, kemudian rontok. Jika rambut mulai rontok sedangkan Anda tetap ketagihan menyemprotkan sampo kering ke rambut, rambut baru akan sulit untuk tumbuh dari kulit kepala karena kulit kepala telanjur meradang.

Lebih dari itu, selalu mengandalkan sampo kering ketimbang keramas bersih juga bisa membuat Anda ketombean. Nah, kalau sudah begini, apakah Anda tidak diperbolehkan sama sekali menggunakan sampo kering untuk menunjang penampilan? Atau Anda masih diperbolehkan, asalkan dengan cara penggunaan yang lebih tepat?

Aturan pakai dry shampoo yang tepat

Ya, Anda masih diperbolehkan untuk menyemprotkan sampo kering ke rambut, asalkan Anda mematuhi beberapa anjuran berikut, yang dikutip dari Health.clevelandclinic.org dan Glamour Magazine UK.

  • Semprotkan sampo kering hanya di bagian yang berminyak saja, lalu tunggu 1 menit sebelum melakukan hair styling supaya ia menyerap minyak dengan maksimal dulu. Jika sudah, pijat serta tepuk-tepuk agar bubuk sampo kering tersebut tidak mengumpul.
  • Ambil jarak 15 cm saat hendak menyemprotkan sampo kering ke rambut Anda. Menyemprotkan sampo kering terlalu dekat hanya akan membuat rambut tampak terlalu kering.
  • Jika sudah, jangan lupa sisir rambut Anda.
  • Gunakan produk sampo kering tidak lebih dari dua hari berturut-turut.

Jadi, sebenarnya sah-sah saja jika ingin membuat rambut Anda bebas minyak dengan cara menggunakan sampo kering. Asalkan, sampo kering tidak dijadikan sebagai pengganti sampo sungguhan dan kegiatan keramas bersih Anda. Karena pada dasarnya, sampo kering merupakan semprotan tepung jagung yang terformulasikan untuk menghilangkan lemak atau minyak, dan bukan untuk membersihkan kulit kepala atau rambut Anda.

Sebuah saran sederhana tapi diharapkan cukup efektif, belilah produk dry shampoo yang ukurannya kecil supaya Anda tidak tergiur untuk menyemprotkannya terlalu banyak ataupun terlalu sering. Dan kalau bisa, gunakan penutup rambut yang mirip shower cap sebelum menggunakan helm untuk meminimalkan rambut lepek dan memaksimalkan fungsi sampo kering tersebut.

[RS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar