Sukses

Olahraga Saat Hujan, Mengapa Tidak?

Ingin olahraga tapi hujan sedang turun? Bisa kok! Namun, agar tidak sakit, ada beberapa hal yang perlu Anda benar-benar perhatikan.

Klikdokter.com, Jakarta Olahraga merupakan aktivitas fisik yang sebaiknya dilakukan secara rutin, minimal 30 menit per hari dan dilakukan sebanyak tiga kali seminggu. Sayangnya, tidak sedikit orang yang enggan melakukannya. Salah satu alasannya adalah karena faktor cuaca.

Tidak dimungkiri, olahraga saat matahari sedang terik memang terasa lebih berat. Namun, Anda tak perlu berkecil hati. Bagi Anda yang menganggap cuaca panas sebagai penghalang untuk berolahraga, Anda bisa melakukan aktivitas positif tersebut saat sedang turun hujan.

Dilansir dari Health, sebuah studi yang diterbitkan dalam International Journal of Sports Medicine menyebut bahwa olahraga saat hujan bukanlah sebuah masalah. Hal itu dikatakan oleh para peneliti asal Jepang yang melibatkan tujuh partisipan dan menempatkannya di ruang iklim yang mereplikasi kondisi cuaca.

Dalam studi tersebut, tim peneliti membuat para partisipan berlari dalam dua kondisi berbeda, yakni cuaca dingin (hujan) dan cuaca panas tanpa hujan selama 30 menit. Peneliti mengukur pernapasan, suhu kulit, konsumsi oksigen, aktivitas otot, dan tingkat stres para partisipan.

Hasilnya ternyata cukup mengejutkan. Partisipan yang berolahraga dalam cuaca dingin (hujan) mampu melakukan gerakan yang lebih intens tanpa merasa kesakitan. Namun di sisi lain, jumlah lemak yang terbakar menjadi lebih sedikit.

Kendati begitu, tidak ada kerugian nyata bagi Anda yang hendak berolahraga di luar ruangan saat cuaca sedang hujan. Akan tetapi, sebelum Anda melakukannya, terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan.

Berdasarkan pendapat dr. Andika Widyatama dari KlikDokter, bagi Anda yang ingin berolahraga di luar ruangan saat sedang hujan perlu menggunakan perlengkapan khusus. Hal ini dilakukan untuk melindungi tubuh dari udara yang dingin.

“Untuk melindungi tubuh dari udara dingin, pakaian yang digunakan tidak perlu tebal-tebal. Karena saat ini sudah ada pakaian olahraga berbahan tipis yang dapat menghangatkan tubuh. Bila perlu, gunakan pakaian yang memiliki penutup kepala,” ujar dr. Andika.

Lebih lanjut, dr. Andika menganjurkan agar Anda memastikan seluruh bagian tubuh terlindung oleh pakaian. Tindakan ini dilakukan untuk mencegah terjadinya hipotermia.

“Peralatan seperti topi, sarung tangan, dan kaus kaki juga dapat membantu melindungi tubuh Anda,” katanya.

Sementara itu, jika tak memiliki perlengkapan memadai untuk berolahraga saat hujan, Anda bisa menyiasatinya dengan melakukannya di dalam rumah. Salah satu contoh olahraga mudah, praktis, dan dapat dilakukan di dalam rumah adalah lari di tempat.

“Mudah dan praktis, lari di tempat dapat dilakukan di dalam rumah Anda sendiri. Bila Anda memiliki treadmill, maka alat itu dapat menjadi pilihan. Tapi, jika tidak ada, tak masalah. Pada umumnya, durasi yang bisa Anda lakukan adalah 5 menit pemanasan, 20 menit latihan inti, dan 5 menit pendinginan. Bisa dilakukan sebanyak 3 sampai 5 kali dalam seminggu,” kata dr. Adeline Jaclyn dari KlikDokter.

Olahraga lain, seperti skipping, push up, pilates, hingga yoga juga dapat menjadi pilihan aktivitas fisik yang bisa Anda lakukan di dalam rumah saat cuaca sedang hujan.

Jadi, apakah Anda tertarik untuk mencoba berolahraga saat cuaca sedang hujan? Jangan lupa untuk memperhatikan segala hal yang telah disampaikan agar olahraga yang Anda lakukan di bawah rintik hujan benar-benar membawa segudang manfaat sehat. Selamat mencoba!

[NB/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar