Sukses

Bisakah Masa Haid Dipercepat?

Banyak wanita yang ingin masa haidnya dipercepat karena berbagai alasan. Tapi benarkah masa haid bisa dipercepat?

Klikdokter.com, Jakarta Sudah merencanakan untuk berlibur ke pantai, menyelam, berbulan madu, atau aktivitas penting lainnya, tapi “tamu bulanan” tiba-tiba datang. Sejumlah agenda aktivitas yang sudah dirancang jauh-jauh hari pun terancam batal. Inginnya, sih, masa haid jadi dipercepat. Tapi memangnya bisa?

Ya, mempercepat masa haid mungkin dilakukan. Ada beberapa teknik yang bisa Anda coba. Beberapa tergolong aman untuk dilakukan setiap bulan, tapi beberapa teknik lainnya tidak boleh dilakukan terlalu sering, atau membutuhkan persetujuan dokter.

Cara mempercepat masa haid

Sebelum lebih jauh membahas cara mempercepat haid, perlu diketahui bahwa lamanya masa haid tiap wanita bervariasi, dipengaruhi oleh banyak hal seperti stres, indeks massa tubuh, dan hormon. Rata-rata, periode haid berkisar antara 2-7 hari, meski ada juga yang lebih lama. Banyak juga wanita yang mengalami pemendekan siklus haid secara alami seiring bertambahnya usia.

Dilansir dari Healthline, ada sejumlah metode yang bisa Anda coba untuk mempersingkat masa haid, antara lain:

1. Berolahraga

Tak cuma baik untuk mempertahankan kesehatan, olahraga juga bisa membantu mempercepat masa haid. Selain itu olahraga juga bisa melancarkan peredaran darah, serta mengurangi retensi air (sifat atau proses menahan air), sehingga perut tidak kembung menjelang dan saat haid.

Olahraga juga bisa meredakan kram perut ringan yang umumnya dirasakan wanita saat haid. Jenis olahraga yang bisa dilakukan seperti latihan kardio intensitas sedang misalnya bersepeda, yoga, joging, atau jalan cepat.

Konsultasikan dengan dokter mengenai jenis olahraga yang sesuai dengan kondisi Anda. Jika olahraga dilakukan secara berlebihan, Anda perlu waspada. Kondisi tersebut dapat memengaruhi kesehatan hormon, bahkan haid bisa berhenti!

2. Konsumsi vitamin C

Selain bisa meningkatkan kekebalan tubuh, vitamin C juga bisa mengurangi kadar progesteron dan dapat membantu memecah lapisan rahim lebih cepat. Masa haid pun bisa lebih singkat. Meski demikian, jangan langsung mengonsumsi vitamin C berlebihan karena ini dapat mengakibatkan lambung bermasalah, diare, hingga insomnia.

3. Konsumsi obat antiinflamasi nonsteroid

Obat-obatan antiinflamasi nonsteroid (NSAIDs) yang dijual bebas seperti aspirin, naproxen, dan ibuprofen bisa membantu mengurangi kram perut dan darah haid. obat-obatan ini dapat membantu mengurangi kelebihan prostaglandin. Prostaglandin diketahui berperan dalam meningkatkan kontraksi otot rahim.

Meski demikian, Anda tak boleh mengonsumsi obat-obatan tanpa pengawasan dokter, apalagi jika Anda juga mengonsumsi jenis obat-obatan lain, suplemen herbal, atau teh herbal.

4. Kontrasepsi hormonal

Baik kontrasepsi berbentuk pil maupun suntikan bisa digunakan untuk mengatur siklus haid. Kontrasepsi hormonal juga dapat mengurangi kram perut dan mempersingkat periode haid tiap bulan. Jika Anda baru memulai kontrasepsi hormonal, mungkin perlu beberapa bulan sebelum masa haid Anda menjadi lebih singkat.

Seperti poin sebelumnya, metode ini harus di bawah pengawasan dokter. Nanti, dokter akan menentukan tipe kontrasepsi yang sesuai berdasarkan gaya hidup dan kebutuhan medis Anda.

5. Bye, tampon!

Beberapa wanita merasa lebih nyaman menggunakan tampon di balik pembalut biasa. Faktanya, tampon bisa menyumbat aliran internal darah haid, sehingga dapat memperpanjang masa haid. Sebaliknya, cara kerja pembalut adalah menyerap darah yang haid yang sudah dikeluarkan. Menghentikan pemakaian tampon dinilai dapat membantu mempercepat masa haid.

Jadi, menjawab pertanyaan dari judul artikel ini, ya, masa haid bisa dipercepat—asal dilakukan dengan aman. Jika Anda hanya ingin meredakan ketidaknyamanan haid saat sibuk berkegiatan nanti, lebih baik aplikasikan saja kompres hangat di bagian yang terasa nyeri serta perbanyak minum air hangat.

Apa pun metode yang Anda pilih untuk mempercepat masa haid, sebaiknya konsultasikan dengan dokter agar dapat ditentukan metode mana yang paling aman yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi Anda. Konsultasikan juga jika masa haid Anda lebih dari seminggu, darah haid terlalu banyak, atau adanya kram yang menyakitkan. Kondisi tersebut bisa jadi disebabkan oleh kondisi medis tertentu.

[RN/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar