Sukses

Ini Dia Penyebab Gigi Mudah Lepas

Gigi mudah lepas bisa disebabkan konsumsi makanan manis. Namun ada faktor lain yang juga dapat memengaruhi. Ini beberapa penyebab gigi lepas lainnya.

Gigi lepas atau copot bisa terjadi pada gigi susu maupun gigi dewasa. Setiap anak akan mengalami fase di mana gigi akan lepas sesuai urutannya. Gigi tersebut nantinya akan digantikan oleh gigi permanen. 

Proses lepas ini adalah contoh lepas fisiologis atau alamiah. Sedangkan pada gigi permanen tidak ada proses lepas alamiah seperti itu. Simak apa saja penyebab gigi lepas pada orang dewasa. 

1 dari 3 halaman

Apa Saja Penyebab Gigi Lepas?

Gigi yang lepas atau tanggal pada usia dewasa bisa terjadi karena berbagai hal. Berikut adalah lima penyebab gigi lepas yang mungkin tidak Anda sadari sebelumnya:

  1. Penyakit Gusi

Penyakit gusi disebabkan oleh kebersihan gigi dan mulut yang tidak terjaga dengan baik. Sebab, jika Anda tidak rutin membersihkan gigi secara rutin dan teratur, maka akan terbentuk karang gigi terutama di leher gigi, yaitu perbatasan antara gusi dan gigi. 

Artikel lainnya: 7 Tips Merawat Gigi Palsu Lepasan agar Tidak Bau

Bila hal ini dibiarkan secara terus-menerus tanpa ditangani, radang gusi dapat terjadi. Radang gusi ditandai dengan gusi mudah berdarah saat sikat gigi. 

Kemudian, radang gusi yang tidak dirawat dapat berkembang dan berujung pada kerusakan lebih berat lagi. Akibatnya, gigi akan kehilangan jaringan yang mendukungnya sehingga menjadi goyang dan lepas.

  1. Trauma

Gigi yang lepas juga bisa disebabkan oleh cedera atau trauma. Misalnya, seseorang terjatuh dan membentur benda keras di bagian mulut. Atau karena terkena pukulan di area wajah.

  1. Kebiasaan Menggemeretakkan Gigi

Kondisi ini juga dikenal sebagai bruxism, atau kebiasaan menggemeretakkan gigi atas dan bawah. Umumnya kebiasaan ini dilakukan secara tidak sadar saat seseorang sedang tidur dan berhubungan dengan kecemasan. Pada beberapa kasus, kebiasaan ini bisa menjadi penyebab gigi copot atau gigi mudah lepas. 

Artikel lainnya: Dampak Penggunaan Gigi Palsu yang Tidak Sesuai

  1. Pemakaian Alat Ortodontik yang Tidak Tepat

Pemasangan alat ortodontik atau kawat gigi yang dilakukan oleh orang yang tidak kompeten dapat menyebabkan masalah pada gigi. Gigi-gigi bisa mengalami pergerakan atau penarikan yang berlebihan sehingga menjadi goyang. 

Jika tidak segera diperbaiki dengan tepat, maka akan menyebabkan goyang permanen dan lama-kelamaan bisa lepas.

  1. Penyakit Sistemik

Gigi yang mudah lepas atau tanggal juga bisa berhubungan dengan penyakit sistemik. Beberapa penyakit yang terbukti dapat menyebabkan keluhan tersebut, misalnya diabetes melitus dan penyakit jantung.

Beberapa penyebab di atas memang terjadi secara spontan alias tidak bisa dihindari. Namun, bukan berarti Anda dapat membiarkannya begitu saja. Ada hal-hal yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi gigi yang lepas.

2 dari 3 halaman

Cara Mengatasi Gigi Lepas

Berikut adalah tips untuk mengatasi gigi yang lepas:

  1. Jika gigi terjatuh, segera cari dan jangan ditinggal di lokasi tersebut. Ambil gigi yang jatuh dengan memegang di bagian mahkotanya (bagian untuk mengunyah), jangan pegang bagian akar giginya (bagian yang mengecil). 
  2. Bila gigi tersebut kotor, bilas dengan air putih. Hindari menggunakan sabun atau bahan lainnya. Juga tidak perlu digosok ataupun dibungkus dengan tisu. 
  3. Jika memungkinkan langsung pasang kembali gigi di posisinya. Pegang bagian mahkota dan tekan pelan-pelan agar masuk ke dalam soket gigi, lalu tutup mulut Anda perlahan. Tahan gigi dengan jari atau dengan menggigit dengan tekanan ringan saja.

Artikel lainnya: Tanda Penyakit Rongga Mulut yang Jarang Disadari

  1. Jika Anda tidak bisa memasukkan gigi kembali ke soketnya, maka simpan gigi dalam tempat lembap. Bisa direndam dalam susu, jangan gunakan air biasa.
  2. Lakukan seluruh tahapan tersebut dengan cepat. Tapi akan lebih baik jika Anda pergi ke dokter gigi dalam waktu 30 menit setelah gigi lepas. Walaupun ternyata memakan waktu 1 jam atau lebih, jangan khawatir, gigi masih mungkin untuk ditanam kembali dengan bantuan dokter gigi.

Menurut American Association of Endodontists, cara tersebut efektif dilakukan untuk mengatasi gigi yang lepas. Supaya gigi Anda tidak mudah lepas, dianjurkan untuk rutin menggosok gigi setidaknya dua kali sehari menggunakan pasta gigi ber-fluoride

Pastikan pula Anda melakukannya dengan teknik yang tepat, agar gigi benar-benar bersih sempurna. Selain itu, jangan lupa untuk memeriksakan kondisi gigi dan mulut ke dokter gigi setiap enam bulan sekali.

 

Lakukanlah upaya semaksimal mungkin agar kesehatan gigi dan mulut Anda selalu terjaga. Akan tetapi, jika gigi sudah telanjur lepas atau tanggal, jangan sungkan untuk melakukan pemasangan gigi palsu. 

Namun, pastikan Anda melakukannya dengan bantuan dokter gigi yang berpengalaman agar kondisi gigi terjaga dengan baik. Untuk info sehat lainnya, unduh aplikasi KlikDokter, ya!

[NWS/ RS]

3 Komentar