Sukses

9 Penyebab Munculnya Rasa Metalik di Mulut

Ada rasa metalik di mulut Anda? Kenali penyebab dan cara menanganinya berikut ini.

Klikdokter.com, Jakarta Anda mungkin pernah merasakan ini: di dalam mulut tiba-tiba muncul rasa metalik yang tidak menyenangkan. Kondisi ini dalam dunia medis disebut sebagai dysgeusia, atau penyimpangan sensasi rasa, penderita juga dapat melaporkan adanya rasa pahit, tengik, dan asin di mulut. Kondisi ini bisa cukup mengganggu karena orang akan kesulitan mengecap rasa makanan dan minuman.

Penyebab munculnya rasa metalik ini sangat beragam, tetapi biasanya tidak berbahaya. Dilansir Reader’s Digest, berikut hal-hal yang dapat memicu dysgeusia:

  1. Obat-obatan

Ternyata, penyebab yang paling umum dari munculnya rasa metalik di mulut adalah obat-obatan. Contohnya adalah antibiotik, antihistamin, suplemen yang dijual bebas, dan beberapa obat untuk tekanan darah.

Teorinya, ketika tubuh mencerna dan menyerap obat, substansi obat akan dilepaskan dan dikeluarkan di air liur sehingga dapat menyebabkan munculnya rasa tertentu yang tidak biasa.  

  1. Hamil

Perubahan sensasi rasa umum terjadi selama kehamilan, terutama selama trimester pertama dan akan menghilang pada trimester kedua. Penyebab utamanya tidak diketahui, tapi beberapa ahli kesehatan percaya bahwa hal tersebut diakibatkan oleh perubahan hormon selama kehamilan.

  1. Kebersihan mulut yang buruk

Jika Anda mengecap rasa metalik di mulut, bisa jadi itu dikarenakan kebersihan mulut Anda yang buruk. Misalnya jika Anda jarang menyikat gigi, hal ini bisa berujung pada gingivitis dan periodontitis. Faktanya, kedua penyakit gusi ini dapat menyebabkan munculnya rasa metalik di mulut. Untuk itu, rutinlah memeriksa sekaligus membersihkan gigi dan mulut Anda setiap enam bulan sekali ke dokter gigi.

  1. Masalah sinus

Masalah sinus adalah penyebab umum lainnya dari rasa metalik di mulut. Alergi, selesma, atau infeksi pernapasan bagian atas lainnya juga termasuk ke dalam masalah sinus.

  1. Kekurangan atau kelebihan zink

Penyimpangan sensasi rasa juga bisa terjadi akibat kekurangan atau kelebihan zink di dalam tubuh. Saat tubuh kekurangan zink, pembaruan sel-sel dapat lebih lambat yang kemudian memengaruhi sensasi rasa. Pada sisi lain, orang yang kelebihan zink dapat mengalami mual, ketidaknyamanan pada perut, dan dysgeusia.

  1. Kemoterapi

Selain mual, keluhan yang paling sering dirasakan pasien kanker yang menjalani kemoterapi adalah rasa metalik di mulut. Obat-obatan kanker dengan rasa pahit yang disuntikkan ke aliran darah dapat sampai ke air liur, menyebabkan rasa metalik atau pahit di mulut.

  1. Kacang pinus

Kacang pinus atau pine nut dapat meninggalkan rasa metalik yang tidak menyenangkan di mulut. Biasanya kacang pinus dimasukkan ke dalam salad dan pesto. Penyebab rasa metalik di mulut setelah mengonsumsi kacang pinus belum terlalu jelas.  

  1. Keracunan merkuri

Paparan terhadap merkuri bisa terjadi pada para pekerja di bidang industri atau mereka yang mengonsumsi ikan yang terkontaminasi metilmerkuri. Penting bagi setiap orang untuk mengenali gejala keracunan merkuri, sehingga tahu kapan perlu mencari bantuan medis.

  1. Penyakit ginjal

Meski jarang terjadi, penyakit ginjal dapat menyebabkan munculnya rasa metalik di mulut. Hal ini dikarenakan pada penyakit ginjal, terjadi penumpukan bahan kimia dalam tubuh. Bahan kimia ini lalu dilepaskan ke dalam air liur dan menyebabkan rasa logam.

Rasa metalik di mulut bisa hilang apabila penyebab dasarnya telah diobati, terutama jika penyebabnya bersifat sementara, demikian dikutip dari Healthline. Anda harus menghubungi dokter jika rasa metalik ini berlangsung lama. Biasanya dokter akan merujuk Anda ke dokter THT, yang akan melakukan tes rasa untuk melihat penyebab dan tingkat gangguan rasa yang dialami.

[RS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar