Sukses

Pahami 6 Aturan Ini Saat Menjenguk Bayi Baru Lahir

Bayi baru lahir memang menggemaskan. Akan tetapi, ada sejumlah aturan yang harus Anda patuhi saat akan menjenguk bayi baru lahir.

Klikdokter.com, Jakarta Kelahiran bayi selalu mendatangkan kebahagiaan dan rasa antusias. Tidak hanya bagi orang tua si bayi, tapi juga bagi Anda sebagai sahabat atau kerabat. Tapi tahan dulu antusiasme Anda! Ada sejumlah aturan yang harus Anda patuhi saat akan menjenguk bayi yang baru lahir. Aturan-aturan ini sebaiknya dilakukan demi kebaikan si Kecil dan kenyamanan ibu.

Apa saja aturan-aturan tersebut? Simak ulasannya sebagai berikut.

  1. Jangan datang ketika sakit

Salah satu hal paling buruk yang dapat terjadi pada bayi baru lahir adalah datangya penyakit. Jadi, kalau Anda sedang sakit, merasa tidak sehat, atau baru sembuh beberapa hari, tunda kunjungan Anda.

Sistem pertahanan tubuh bayi yang baru lahir masih rentan dan belum sempurna. Jadi demi kebaikan bayi dan ibunya, berkunjunglah setidaknya satu minggu setelah Anda sembuh dari sakit.

  1. Jangan ajak balita Anda

Anda mungkin berharap balita Anda akan dapat menjadi teman bermain yang baik bagi si bayi yang baru lahir. Tapi yang terjadi kemungkinan mereka akan membuat “kekacauan” tersendiri dalam kunjungan Anda.

Balita belum memahami makna ruang pribadi. Tak jarang mereka memegang terlalu keras, atau bahkan memukul si bayi baru lahir. Mereka juga tidak mengerti perintah "diam" atau "jangan sentuh itu". Daripada malah merepotkan Anda dan membuat waswas ibu bayi, jangan ajak balita Anda dalam kunjungan ini.

  1. Jangan datang dengan tangan hampa

Para ibu baru biasanya selalu kelaparan dan kelelahan. Ini akibat menyusui, kurang tidur, atau lelah mengurus bayi. Kombinasi ini berarti bahwa setiap hadiah makanan akan diterima dengan penuh rasa syukur. Jadi jangan lupa membawa buah tangan saat datang berkunjung, misalnya martabak, muffin atau donat, serta buah-buahan. Anda bisa juga memilih makanan beku yang bisa dimakan nanti.

1 dari 2 halaman

Selanjutnya

  1. Menawarkan bantuan, bukan cuma memberikan nasihat

Idiom actions speak louder than words tampaknya sangat berlaku pada ibu baru. Daripada Anda menasihati macam-macam pada teman Anda, lebih baik Anda datang dan membantu apa saja yang bisa meringankan pekerjaannya. Anda bisa menawarkan bantuan untuk mengerjakan beberapa pekerjaan rumah, atau sekadar mengganti popok bayinya yang basah.

Dukungan praktis adalah yang terbaik untuk perempuan yang baru saja memiliki bayi. Itu karena di masa ini mereka sedang beradaptasi menjadi ibu sekaligus tetap menyelesaikan pekerjaan rumah tangga.

  1. Kunjungan singkat tapi bermakna

Kebanyakan ibu baru memiliki waktu istirahat dan tidur yang kurang. Karena itu, kunjungan yang berkepanjangan bukan ide yang baik dan malah membuat mereka kewalahan. Jika Anda membesuk bayi yang baru lahir, pastikan Anda tidak terlalu lama di rumahnya. Buatlah kunjungan singkat tapi hangat sehingga tetap bermakna bagi ibu baru.

  1. Tetap hormati keinginan sang ibu

Saat Anda mengunjungi bayi yang baru lahir, ada kemungkinan Anda mungkin akan menggendong dan memeluk mereka. Akan tetapi, tidak semua ibu senang bayi mereka digendong bergantian dari satu orang ke orang lain. Kalau itu yang terjadi, hargai keinginan sang ibu. Anda dapat melihat bayi yang baru lahir di tempat tidurnya sambil mengusap-usap tangan atau kepala si bayi, tentu setelah mencuci tangan ya.

Selain aturan-aturan itu, hal lain yang tidak disarankan adalah mencium bayi. Beberapa orang memang cenderung untuk meninggalkan satu atau dua kali ciuman buat sang bayi. Padahal, tindakan ini sangat tidak dianjurkan. Bayi yang baru lahir sangat rentan terhadap kuman, virus, dan bakteri yang bisa saja menempel pada wajah Anda.

Mengikuti beberapa aturan di atas – seperti juga dalam artikel ini - dapat bermakna banyak pada bayi baru lahir dan ibunya. Bagi sang ibu, kunjungan Anda akan membuatnya merasa didukung dan dihargai. Satu lagi yang perlu diingat, selalu cuci tangan Anda dengan bersih saat menjenguk bayi baru lahir, ya!

[RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar