Sukses

Benarkah Berenang Bisa Sembuhkan Asma?

Ada yang bilang bahwa dengan berenang, penyakit asma bisa cepat sembuh. Ketahui faktanya berikut ini.

Asma merupakan salah satu jenis penyakit yang muncul akibat alergi. Penyakit ini banyak diderita anak dan dewasa muda. Kabar yang beredar di masyarakat menyebutkan bahwa berenang dapat menyembuhkan penyakit asma.

Di Indonesia, data Riset Kesehatan Dasar menunjukkan bahwa 1 dari 20 penduduk Indonesia memiliki penyakit asma. Dan jumlah ini diperkirakan terus meningkat setiap tahunnya.

Mengalami asma jelas merupakan hal yang tak mengenakkan. Pasalnya, serangan asma bisa muncul kapan saja, dan pada waktu yang tak terduga. Itu sebabnya penyakit ini kerap mengganggu aktivitas mulai dari sekolah, pekerjaan, bahkan bisa mengancam nyawa. 

Berenang disebut-sebut bisa membantu menyembuhkan asma. Apakah benar berenang untuk penderita asma memang efektif? Simak selengkapnya dalam artikel berikut. 

1 dari 4 halaman

Manfaat Berenang untuk Penyakit Asma

Sejak satu dekade terakhir, berbagai penelitian medis dilakukan untuk mengetahui apakah berenang dapat membantu meringankan gejala bahkan menyembuhkan asma. Namun hingga kini, belum ada hasil yang konklusif mengenai manfaat berenang untuk penderita asma. 

Sebagian penelitian menyatakan bahwa penderita asma yang berenang secara rutin memang lebih jarang kambuh asmanya. Namun, sebagian penelitian lainnya menemukan bahwa berenang tak membuat asma membaik secara signifikan.

Artikel Lainnya: Manfaat Berenang dalam Mengatasi Berbagai Penyakit

Meski demikian, semua penelitian medis mengenai berenang dan asma sepakat menyimpulkan bahwa berenang merupakan olahraga yang aman untuk penderita asma. 

Renang atau olahraga aerobik lainnya (seperti joging, bersepeda, atau senam) dapat dilakukan secara rutin oleh penderita asma untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan melatih saluran pernapasan.

2 dari 4 halaman

Risiko Berenang bagi Penderita Asma

Meski berenang merupakan salah satu olahraga yang aman bagi penderita asma, hendaknya Anda melakukannya dengan terlebih dahulu memahami situasi dan risiko yang mungkin terjadi.

Berenang memang jarang memicu kambuhnya gejala asma, namun hal ini bukan tidak mungkin terjadi. Untuk itu, jika Anda adalah seorang penderita asma, maka Anda harus melakukan persiapan dengan matang sebelum memutuskan untuk berenang.

Artikel Lainnya: Pilihan Olahraga yang Aman untuk Penderita Asma

Selain itu, kandungan klorin yang umumnya terdapat pada air kolam renang sebagai agen desinfektan merupakan zat yang cenderung keras pada sebagian orang. 

Pada penderita asma, khususnya, klorin yang terhirup saat berenang dapat menyebabkan iritasi pada saluran pernapasan. Selain itu, klorin dapat memicu timbulnya episode atau memperburuk gejala saat asma berikutnya kambuh.

3 dari 4 halaman

Tips Berenang untuk Penderita Asma

Sekarang Anda sudah tahu apa saja risiko berenang untuk penderita asma. Karena itu, terdapat rambu-rambu yang harus Anda perhatikan saat berenang agar olahraga ini memberikan manfaat optimal. Berikut tipsnya: 

  • Pilihlah Kolam Renang Indoor

Berenang di kolam indoor dapat membantu Anda memastikan kualitas udara di daerah kolam renang baik. Jika harus menggunakan kolam renang outdoor, hindari kolam renang yang lokasinya di tepi jalan besar.

  • Hindari Air Kolam Renang yang Dingin

Sebisa mungkin, carilah kolam renang dengan air hangat. Uap air hangat dapat membantu melebarkan saluran napas, sehingga pernapasan penderita asma bisa lebih lega.

  • Pastikan Kolam Renang Aman

Pilihlah kolam renang yang memiliki pengawas kolam renang (lifeguard). Jika tidak ada fasilitas tersebut, hindari berenang sendirian. Ajaklah keluarga atau rekan untuk menemani atau mengawasi Anda saat berenang. Sehingga, jika terjadi serangan asma saat berenang, ada orang yang akan sigap menolong.

Artikel Lainnya: Benarkah Asma Bisa Muncul Saat Dewasa?

  • Pilih Kolam dengan Kadar Klorin Rendah

Sebelum berenang, cari tahu informasi kadar klorin di kolam renang yang akan Anda gunakan. Hindari kolam renang dengan kadar klorin yang tinggi, karena klorin dapat mengiritasi saluran pencernaan dan mencetuskan atau bahkan memperburuk gejala asma. 

  • Jangan Lupa Pemanasan

Lakukan pemanasan dengan meregangkan otot-otot tubuh, lengan, dan tungkai, setidaknya selama 10-15 menit sebelum berenang.

  • Konsultasi kepada Dokter

Bicarakan dengan dokter Anda mengenai kemungkinan perlunya menghirup atau meminum obat asma sesaat sebelum berenang.

Selain berenang atau melakukan olahraga lainnya, jangan lupakan hal-hal mendasar untuk mencegah asma Anda kambuh kembali. Misalnya, dengan menghindari zat/ kondisi pencetus asma dan konsumsi obat-obatan rutin Anda secara teratur sesuai petunjuk.

Kenali tanda-tanda pada diri Anda dan segera berkonsultasi dengan dokter sebelum sesak napas kambuh. 

Umumnya asma tak langsung muncul seketika dengan gejala sesak napas yang berat. Tanda-tanda awal asma pada tiap individu bisa berbeda-beda. Misalnya, pada sebagian penderita, batuk-batuk merupakan tanda bahwa akan muncul serangan asma.

Walau masih dibutuhkan penelitian mengenai manfaat berenang untuk penderita asma, tak ada salahnya Anda melakukannya secara rutin. Namun yang tak kalah penting, untuk menyembuhkan asma, Anda perlu mengenali dan menghindari pencetus asma serta menjalani pengobatan dengan teratur.

Ingin bertanya mengenai cara mencegah asma kambuh atau masalah kesehatan lainnya? Jangan ragu untuk bertanya kepada dokter melalui layanan Live Chat di aplikasi KlikDokter.

[FY]

0 Komentar

Belum ada komentar