Sukses

Kenali Gejala Leukemia Seperti Dialami Dian Pramana Poetra

Musikus senior Dian Pramana Poetra meninggal dunia akibat leukemia. Mari kenali gejala leukemia agar Anda lebih waspada.

Klikdokter.com, Jakarta Kabar duka menyelimuti dunia musik Indonesia. Musikus senior Dian Pramana Poetra meninggal dunia kemarin Kamis (27/12) malam, karena sakit leukemia. Leukemia atau yang sering disebut kanker darah merupakan salah satu jenis kanker yang banyak terjadi, baik pada anak maupun orang dewasa. Banyak orang yang tidak menyadari mengindap sakit leukemia sejak dini karena gejala yang muncul bermacam-macam dan tidak spesifik.

Sekilas tentang leukemia

Leukemia merupakan penyakit keganasan sel darah yang berasal dari sumsum tulang belakang sehingga menyebabkan sel darah putih bertambah secara pesat dan tak terkontrol.

Secara sederhana, terdapat dua jenis leukemia, yaitu leukemia akut dan leukemia kronis. Leukemia akut muncul secara tiba-tiba, diiringi perjalanan penyakit yang cepat. Pada leukemia akut, ditemukan sel-sel darah yang tidak matang dengan baik. Leukemia akut dibagi menjadi dua jenis, yaitu Acute Myeloid Leukemia (AML) dan Acute Lymphoblastic Leukemia (ALL).

Sementara itu, leukemia kronis umumnya banyak terjadi pada dewasa dan memiliki perjalanan penyakit yang lambat. Pada pemeriksaan sel darah, akan ditemukan sel darah yang matang maupun tak matang. Leukemia kronis dibagi pula menjadi dua jenis, yaitu Chronic Myeloid Leukmeia (CML) dan Chronic Lymphocytic Leukemia (CLL).

Beberapa hal yang dapat memicu seseorang terkena leukemia, antara lain adalah faktor genetik atau keturunan, faktor usia, gaya hidup (merokok, konsumsi alkohol, berat badan berlebih/obesitas), dan faktor lingkungan seperti paparan radiasi atau bahan kimia yang tak disadari.

Kenali tanda dan gejala leukemia sejak dini

Tanda dan gejala setiap orang yang muncul mungkin akan berbeda, tergantung jenis leukemia yang terjadi. Pada leukemia akut, gejala awal yang muncul akan seperti flu–like syndromes, di mana penderita merasa demam, badan meriang, tenggorokan sakit, tidak nafsu makan. Hal ini akan terjadi dalam hitungan hari hingga minggu.

Adapun pada leukemia kronis, bisa saja muncul beberapa gejala yang tidak spesifik, seperti mudah lelah, malas, pusing, hingga terkadang muncul keluhan sering berdebar – debar.

Tanda dan gejala pada leukemia kronis biasanya akan bertambah berat seiring dengan perjalanan waktu dan biasanya leukemia kronis akan terdeteksi apabila seseorang tersebut melakukan cek darah rutin karena merasa tubuhnya tidak nyaman dalam jangka waktu lama.

Berikut beberapa gejala yang dapat Anda waspadai, yaitu:

  • Demam lama yang dapat disertai dengan menggigil ataupun berkeringat pada malam hari.
  • Sering mengalami infeksi karena berkurangnya sel darah putih sebagai pertahanan dalam tubuh.
  • Wajah dan tubuh pucat dan lemas.
  • Perdarahan spontan, yakni tiba-tiba sering mengalami mimisan, lebam tanpa sebab di bagian tubuh, muncul bercak-bercak perdarahan merah tersebar di bawaah kulit, maupun gusi sering berdarah bisa menjadi tanda awal dari sebuah keganasan darah.
  • Nafsu makan menurun.
  • Perut terasa penuh, terasa begah, hal ini disebabkan karena pembesaran organ dalam seperti limfa dan hati dikarenakan pemecahan sel darah yang rusak.
  • Berat badan turun.
  • Nyeri tulang atau sendi.
  • Teraba kelenjar getah bening yang membesar. Mungkin Anda akan merasakan adanya benjolan di sekitar leher, belakang telinga, di bawah ketiak maupun di sekitar selangkangan

Leukemia, seperti yang diderita Dian Pramana Poetra, bisa menyerang siapa saja, kapan saja, namun dengan gejala yang beragam. Meskipun saat ini belum ada pencegahan khusus untuk mencegah terjadinya leukemia, tak ada salahnya jika mulai sekarang Anda lebih peduli terhadap pola gaya hidup sehat dan rajin melakukan pemeriksaan rutin, terutama bagi Anda yang memiliki faktor risiko.

[HNS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar