Sukses

Musikus Dian Pramana Poetra Meninggal Akibat Leukemia

Musikus Dian Pramana Poetra Kamis (27/12) lalu meninggal dunia akibat leukemia.

Klikdokter.com, Jakarta Lagi, penyakit kanker merenggut nyawa pesohor Tanah Air. Musisi senior yang kondang di tahun 80-an, Dian Pramana Poetra, meninggal akibat keganasan kanker darah atau leukemia. Pria kelahiran tahun 1961 itu mengembuskan napas terakhirnya kemarin malam (27/12), di Tebet, Jakarta Selatan, setelah berjuang melawan stroke dan leukemia stadium 4.

Dilansir dari Liputan6.com, sebelum kondisinya kritis dan dilarikan ke rumah sakit pada Selasa lalu (25/12), Dian Pramana dan rekan duetnya, Deddy Dhukun, akan tampil di daerah Banyuwangi, Jawa Timur.

Tapi karena kondisinya mendadak memburuk, Dian pun batal manggung dan dibawa ke rumah sakit. Bahkan, Deddy Dhukun juga sempat mengatakan bahwa kadar hemoglobin dalam tubuh Dian hanya berjumlah 4. Sehingga ia hanya bisa terbaring lemah dan tak mampu melakukan apa-apa.

Sebenarnya, gejala kritis yang dirasakan oleh Dian Pramana tak tiba-tiba muncul pada hari Selasa itu. Namun sejak Jumat (21/12), ketika mereka berdua berada di bandara untuk berangkat ke Banyuwangi. Dian mengaku tubuhnya terasa sangat lemas dan bagian punggung serta perutnya sakit sekali.

Setelah beberapa hari dirawat di RS Hermina, Jatinegara, Jakarta Timur, Kamis kemarin, Dian justru lebih memilih pulang ke rumah walau sebenarnya belum diperbolehkan pulang karena pengobatannya belum selesai. Dan sesampainya di rumah, ia mengembuskan napas terakhir.

Kenali leukemia dan gejalanya

Berkaca dari kasus leukemia yang merenggut nyawa Dian Pramana Poetra, maka tak ada salahnya Anda mengenali lebih jauh lagi tentang kanker darah tersebut. Menurut dr. Sepriani Timurtini Limbong dari KlikDokter, leukemia merupakan kondisi dimana sumsung tulang belakang memproduksi sel darah putih dengan jumlah yang abnormal.

Pada tahun-tahun pertama, leukemia ini tidak menunjukkan gejala-gejala yang terlalu signifikan, tapi bukan berarti tidak bisa dikenali sama sekali. Misalnya saja, bagi Anda yang memiliki kulit dan kelopak mata yang pucat serta ada dan memiliki kelenjar getah bening yang membesar, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter.

Di sisi lain, tiap individu memiliki gejala kanker darah yang berbeda-beda. Namun umumnya, beberapa gejala inilah yang kerap kali ditemukan pada pasien leukemia.

Adapun gejala leukemia yang dimaksud, antara lain demam atau menggigil, tubuh terasa sangat lemas, penurunan berat badan yang signifikan, sering berkeringat (terutama di malam hari), mudah terjadi perdarahan atau tiba-tiba muncul lebam pada tubuh, pembesaran kelenjar getah benting, pembesaran hati atau limpa, sering mimisan, tulang terasa nyeri, dan muncul bintik-bintik merah.

Sementara itu, sampai sekarang belum ada cara pencegahan yang spesifik untuk menangkal penyakit kanker darah seperti yang dialami oleh Dian Pramana Poetra.

Sebenarnya ada satu cara yang bisa ditempuh untuk menangani leukemia, yaitu dengan melakukan stem cell atau transplantasi sumsum tulang belakang. Jadi, sumsum tulang belakang penderita leukemia diganti dengan sumsung tulang yang sehat. Meski begitu, penderitanya tetap harus melakukan kemoterapi terlebih dulu untuk merusak sumsung tulang belakang yang sakit. Kemudian, barulah sel punca dapat diberikan untuk membangun sumsum tulang yang sehat.

Satu hal yang harus menjadi perhatian  adalah, selalu waspada dengan gejala gangguan kesehatan yang Anda alami. Jika Anda merasakan beberapa gejala yang mengarah pada kondisi leukemia seperti yang dialami Dian Pramana Poetra, segera periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

[RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar