Sukses

Atasi Wasir Saat Hamil, Ini Caranya

Ya, ibu hamil berisiko lebih besar mengalami wasir. Jangan khawatir, begini cara mengatasi wasir saat hamil.

Klikdokter.com, Jakarta Wasir adalah kondisi pelebaran pembuluh darah vena di area anus. Ukuran pelebaran vena ini sangat beragam, dari yang berukuran kecil hingga sampai menonjol keluar dari anus. Penyakit wasir sangat mudah terjadi pada wanita hamil. Wasir, atau dalam bahasa kedokteran disebut hemoroid, bisa menimbulkan gejala seperti rasa gatal, nyeri, hingga menyebabkan keluarnya darah dari anus ketika buang air besar. Jika saat ini Anda sedang hamil dan terganggu dengan wasir, jangan khawatir, ada beberapa cara untuk mengatasinya.

Mengapa ibu hamil rentan terkena wasir?

Penyebab wanita hamil lebih mudah mengalami wasir adalah akibat pembesaran rahim yang memberikan tekanan besar terhadap pembuluh darah vena di area panggul. Penekanan ini menyebabkan perlambatan kembalinya darah dari anggota tubuh bagian bawah.

Akibatnya, pembuluh vena melebar atau membengkak. Tak hanya itu, jika wanita hamil memiliki riwayat mengalami konstipasi (buang air besar keras). Seringnya mengejan untuk mengeluarkan buang air besar (BAB) yang keras juga dapat menyebabkan pelebaran pembuluh darah vena. Konstipasi dialami 11-38 persen wanita hamil.

Jika pembesaran rahim saat hamil dan konstipasi dikombinasikan, angka kejadian wasir menjadi sangat tinggi.

Faktor lainnya yang dapat membuat ibu hamil terkena wasir adalah akibat tinggi kadar hormon progesteron selama kehamilan. Hormon ini dapat merelaksasi dinding pembuluh vena, menyebabkannya mudah mengalami pembengkakan.

Kabar baiknya, bila wasir tersebut baru terjadi ketika kehamilan, besar kemungkinan akan hilang dengan sendirinya ketika kehamilan berakhir. Ketika tekanan dari rahim berkurang, aliran darah kembali ke jantung akan menjadi lebih lancar, dan pembengkakan vena di anus pun berkurang.

Namun, selama kehamilan masih berjalan, tentunya Anda perlu tahu cara penanganan yang tepat untuk mencegahnya wasir semakin parah. Berikut ini adalah beberapa cara penanganan wasir yang tepat untuk ibu hamil.

  1. Hindari kondisi BAB keras alias konstipasi

Kondisi BAB yang keras akan menyebabkan ibu hamil mengejan untuk mengeluarkannya. Hal tersebut tentunya dapat memperparah wasir yang sudah ada. Untuk mencegah BAB keras, konsumsilah makanan yang mengandung serat tinggi seperti gandum utuh (whole wheat), kacang-kacangan, buah-buahan, dan sayur-sayuran. Selain itu, konsumsi juga air putih dalam jumlah yang cukup.

Memiliki rutinitas olahraga fisik juga dapat memperlancar gerakan usus dan mencegah konstipasi. Namun, sesuaikan jenis olahraga yang dilakukan dengan usia kehamilan Anda, ya.

  1. Jangan menunda untuk BAB

Ketika rasa ingin BAB sudah muncul, segeralah menuju toilet, jangan tunda pengeluarannya. Menunda-nunda akan menyebabkan kandungan air dalam feses semakin berkurang, sehingga teksturnya semakin mengeras dan sulit dikeluarkan.

  1. Hindari posisi duduk yang terlalu lama

Ada kalanya ibu hamil tetap menjalankan pekerjaan di kantor. Pastikan ibu hamil tidak duduk dalam jangka waktu lama untuk mencegah terhambatnya aliran darah. Ambil rehat sejenak dengan berjalan berkeliling ruangan atau sekadar berdiri dan merelaksasi otot.

Selain itu, hindari juga duduk terlalu lama di toilet. Jika sudah selesai, lebih baik segera flush dan keluar dari toilet, bukannya sibuk membaca buku atau menatap gawai. 

  1. Lakukan senam Kegel secara teratur

Senam Kegel dilakukan dengan cara mengencangkan otot panggul, seolah Anda sedang menahan buang air kecil. Jika dilakukan dengan benar dan rutin, senam ini dapat memperkuat otot di sekitar anus dan panggul, serta meningkatkan sirkulasi darah di area tersebut.

  1. Hanya konsumsi obat-obatan yang disarankan dokter Anda

Ketika BAB sudah terlanjur keras, Anda bisa menggunakan obat pelunak tinja agar BAB lebih mudah dikeluarkan. Namun, pastikan obat tersebut diresepkan oleh dokter yang menangani Anda, begitu pula obat yang Anda gunakan untuk mengatasi ketidaknyamanan akibat wasir.

  1. Berendam di air hangat

Selain dengan menggunakan obat yang diresepkan oleh dokter, Anda bisa berendam di air hangat untuk meredakan gejala wasir. Air hangat akan mengurangi rasa nyeri akibat wasir. Lakukan selama 10-15 menit setiap harinya.

Memang, wasir yang terjadi saat kehamilan bisa hilang dengan sendirinya ketika kehamilan berakhir. Walau begitu, tetap saja penanganannya harus dilakukan dengan tepat, sehingga dapat mencegah wasir memberat dan menyebabkan ketidaknyamanan. Jika Anda sudah terganggu dengan keberadaan wasir saat hamil, lebih baik konsultasikan dengan dokter segera.

[RN/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar