Sukses

Jangan Menyimpan Kentang dalam Kulkas!

Beberapa bahan makanan memang bagus disimpan di kulkas agar terjaga kesegarannya. Namun, jangan coba-coba menyimpan kentang di kulkas! Ini bahayanya.

Sesuatu yang lazim untuk menyimpan stok makanan di dalam lemari es. Harapannya, bahan makanan tersebut bisa tetap awet dan segar selama beberapa waktu.

Namun, pada kenyataanya, tidak semua bahan makanan tetap terjaga kualitasnya saat disimpan di kulkas. Salah satunya adalah kentang.

1 dari 3 halaman

Mengapa Tidak Boleh Menyimpan Kentang di Kulkas ?

Menyimpan kentang di dalam kulkas agar tetap awet dan segar justru tidak disarankan. Alasannya, ada bahaya menyimpan kentang di kulkas.

Saat kentang terpapar suhu dingin dari lemari es, kandungan pati di dalam kentang akan berubah menjadi gula.

Munculnya kandungan gula tersebut terjadi saat Anda menggoreng atau memanggang kentang yang disimpan di dalam kulkas.

Gula ini akan bergabung dengan asam amino asparagin dan menghasilkan zat kimia bernama acrylamide.

Menurut beberapa penelitian terhadap tikus, konsumsi acrylamide dapat meningkatkan risiko terjadinya kanker. Meskipun demikian, sejauh ini belum ada bukti penelitian yang konsisten mengenai efek konsumsi acrylamide pada manusia.

Namun, beberapa ahli sepakat bahwa bahan kimia ini termasuk dalam kategori zat karsinogen.

Artikel Lainnya: Bahayakah Makan Nasi dengan Kentang?

2 dari 3 halaman

Tips Menyimpan Kentang agar Tetap Aman Dikonsumsi

Cara menyimpan dan mengolah kentang yang keliru terbukti dapat menghilangkan kandungan gizi kentang. Anda lebih disarankan untuk merebus, mengukus, dan memanggang demi menjaga kandungan nutrisi kentang.

Nah, kalau Anda ingin menyetok selama beberapa hari, berikut tips menyimpan kentang yang direkomendasikan:

1. Simpanlah di Tempat yang Sejuk

Suhu tempat penyimpanan berperan sangat penting. Ketika disimpan pada suhu sekitar 6-100 C maka kentang mentah dapat disimpan sampai berbulan-bulan.

Biasanya suhu seperti ini berada di ruang bawah tanah, garasi, atau gudang.

Suhu ini juga dapat menghambat proses pembusukan. Menyimpannya pada suhu yang rendah dapat menjaga kandungan vitamin C di dalamnya.

Penelitian menunjukkan, kentang yang disimpan pada suhu yang rendah dapat mempertahankan kadar vitamin C sampai 90 persen.

Artikel Lainnya: Pilih Singkong atau Kentang untuk Pengganti Nasi?

2. Hindari dari Paparan Sinar Matahari Langsung

Sinar matahari atau lampu fluorescent dapat membuat kulit kentang menghasilkan klorofil yang mengubah warnanya menjadi kehijauan.

Selain itu, paparan sinar matahari dapat menghasilkan bahan kimia beracun yang disebut solanin.

Solanin akan menimbulkan rasa pahit dan menyebabkan rasa terbakar di mulut atau tenggorokan.

Apabila dikonsumsi dalam jumlah yang tinggi maka akan menyebabkan rasa mual, muntah dan diare.

Senyawa ini terletak di kulit kentang dan lapisan pertama dari daging. Apabila terdapat kehijauan pada kentang, sebaiknya jangan dikonsumsi.

3. Jangan Mencuci Kentang

Kentang adalah umbi yang ditanam dengan media tanah sehingga sering terdapat kotoran di kulitnya. Nah, jangan mencuci kotoran tersebut apabila Anda akan menyimpan kentang.

Kentang yang dicuci akan menjadi lembap dan mendorong pertumbuhan jamur dan bakteri. Cucilah sesaat sebelum Anda menggunakannya.

Bilas dan gosok dengan sikat untuk menghilangkan sisa kotoran. Anda dapat membilasnya menggunakan larutan garam untuk menghilangkan pestisida yang menempel.

Artikel Lainnya: Makan Kentang Mentah, Ini Bahayanya

4. Simpanlah di Tempat Terbuka

Agar terhindar dari bahaya menyimpan kentang di kulkas, letakkan umbi-umbian itu di tempat terbuka.

Kentang membutuhkan aliran udara yang cukup untuk mencegah kelembapan yang merangsang proses pembusukan.

Cara terbaik untuk menyimpannya adalah di dalam mangkuk terbuka atau kantong kertas terbuka.

Jangan menyimpannya di tempat yang tertutup tanpa ventilasi. Tanpa sirkulasi udara, kelembapan akan mendorong pertumbuhan jamur dan bakteri.

5. Jauhkan dari Buah dan Sayuran Lain

Buah dan sayuran yang matang akan melepaskan gas etilen yang dapat membantu melembutkan buah dan meningkatkan kandungan gula. Jika disimpan bersama, kentang akan cepat lunak dan bertunas.

Jangan menyimpan kentang bersama dengan pisang, apel, bawang bombay, dan tomat.

Selain itu pastikan Anda tidak menyimpan kentang lebih dari 3 minggu, untuk menjaga kualitas dan gizi di dalamnya tetap prima.

Meski terkesan sepele, nyatanya ada bahaya menyimpan kentang di kulkas. Yuk, ikuti tips menyimpan kentang di atas agar bahan makanan tersebut tetap bermanfaat bagi kesehatan.

Jika Anda masih memiliki pertanyaan seputar topik ini, konsultasikan kepada dokter via LiveChat di aplikasi Klikdokter.

(HNS/AYU)

1 Komentar