Sukses

Tak Bisa Sembuh, Bagaimana Cara Mengendalikan Asma?

Meski tak bisa sembuh, asma dapat dikendalikan dengan beberapa cara berikut ini.

Klikdokter.com, Jakarta Asma adalah sebuah kondisi yang kronik. Artinya, penderita asma perlu secara berkala mengevaluasi dan mengontrol penyakit ini sepanjang hidup. Hal itu karena asma merupakan sebuah bentuk alergi yang tidak dapat disembuhkan atau hilang sama sekali. Namun, Anda dapat mengendalikan asma. Dan, memiliki kondisi asma yang terkendali juga dapat meningkatkan kualitas hidup Anda.

Meski kebanyakan penderita asma telah mengetahui hal ini, masih banyak yang tidak mengetahui bagaimana cara yang baik untuk mengendalikan asma. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui seperti apa kondisi asma yang terkontrol baik.

Anda memiliki kondisi asma yang terkendali jika:

  • Tidak mengalami sesak, batuk, atau wheezing dalam mayoritas kehidupan sehari-hari
  • Tidur lelap sepanjang malam tanpa terbangun akibat gangguan pernapasan
  • Dapat berolahraga sesuai kemampuan tanpa gangguan pernapasan
  • Tidak absen sekolah/bekerja akibat gejala asma
  • Memiliki hasil pemeriksaan spirometri yang normal
  • Tidak menggunakan atau membutuhkan inhaler pereda asma selama empat atau lebih dalam seminggu.
1 dari 2 halaman

Kendalikan asma Anda

Jangan sampai hidup Anda dikendalikan oleh asma. Oleh karena itu, Anda yang harus mengendalikan kondisi asma Anda tersebut.

Berikut ini adalah beberapa cara yang dapat dilakukan untuk tetap dapat beraktivitas dengan nyaman sehari-hari dengan kondisi asma yang terkendali:

  • Ketahui pemicunya dan hindari

Asma merupakan reaksi alergi yang seringkali dipicu oleh alergen dan iritan tertentu. Pemicu ini dapat sangat bervariasi pada tiap individu, meski tak jarang banyak yang memiliki pemicu yang serupa atau sama. Kenali apa yang dapat memicu gejala asma Anda dan hindari. Itu karena penanganan terbaik untuk alergi adalah menghindari pemicunya.

  • Tetap olahraga rutin

Meski Anda memiliki penyakit asma, bukan berarti Anda dapat meninggalkan olahraga sama sekali. Olahraga akan membantu melatih dan memperkuat otot-otot pernapasan, membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh, dan membantu menjaga berat badan yang ideal.

Kondisi-kondisi tersebur akan membantu usaha Anda dalam mengendalikan gejala asma. Tentunya, konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu jenis dan intensitas olahraga yang aman untuk Anda dan keparahan penyakit asma yang Anda miliki.

  • Hindari rokok dan infeksi

Bagi penderita asma, rokok merupakan suatu hal yang harus ditinggalkan dan dihindari, baik sebagai perokok aktif maupun pasif. Selain dapat memicu gejala asma, asap rokok juga dapat menurunkan efektivitas obat-obatan asma.

Selain itu, sebisa mungkin cegah agar Anda tidak mengalami infeksi saluran pernapasan, baik infeksi karena virus maupun bakteri. Lakukan pola hidup sehat seperti rajin mencuci tangan, istirahat cukup, pola makan seimbang dan olahraga agar tubuh dapat terhindar dari berbagai penyakit.

  • Pelajari obat-obatan yang paling cocok

Setiap individu dapat memiliki reaksi yang berbeda terhadap obat-obatan yang sama, tak terkecuali pada obat asma. Jika Anda memiliki regimen obat-obatan khusus, ikuti regimen tersebut. Jika ada reaksi atau dampak yang dirasa tidak nyaman, konsultasikan dengan dokter agar regimen tersebut dapat dievaluasi dan disesuaikan dengan kondisi Anda. Konsumsi juga obat-obatan Anda secara rutin sesuai instruksi meski tidak ada gejala yang muncul, kecuali dianjurkan sebaliknya.

  • Rajin kontrol ke dokter

Tetap melakukan kontrol ke dokter sesuai jadwal untuk mengevaluasi kondisi penyakit asma secara berkala, meskipun tidak ada keluhan. Penjadwalan kontrol rutin biasanya akan disesuaikan dengan kondisi penyakit yang dialami, dan dapat memanjang jeda waktu antar kontrolnya seiring dengan semakin terkendalinya kondisi asma. Jika tidak ada keluhan, kontrol ke dokter setidaknya dilakukan sekali dalam setahun.

Pada dasarnya, cara untuk mengendalikan asma adalah senantiasa menjalani pola hidup sehat. Tujuannya, agar tubuh selalu berada dalam kondisi optimal sehingga penyakit tak mudah datang dan menyerang. Jangan lupa untuk membawa obat-obatan darurat ke mana pun Anda pergi, meski asma telah terkendali. Hal ini sebagai tindakan preventif, jika gejala asma tiba-tiba muncul.

[HNS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar