Sukses

Tips Hindari Alergi Akibat Dekorasi Pohon Natal

Mendekorasi pohon Natal bisa mencetuskan reaksi alergi jika tidak dilakukan dengan saksama. Lindungi diri Anda dengan cara ini!

Klikdokter.com, Jakarta Menjelang Hari Natal, salah satu kegiatan yang pasti dilakukan oleh keluarga yang merayakannya adalah mendekorasi pohon Natal. Apakah Anda sudah melakukannya? Jika belum, Anda sebaiknya lebih berhati-hati. Pasalnya, mendekorasi pohon Natal secara sembarangan bisa mencetuskan reaksi alergi.

Menurut American College of Allergy, Asthma, dan Immunology (ACAAI), pohon Natal sungguhan dan tiruan memang terbukti dapat memicu alergi. Pada pohon sungguhan, jamur, debu, serbuk sari, dan getah adalah yang menjadi pemicu alergi. Sementara pada pohon tiruan, reaksi alergi bisa terjadi karena pohon tersebut terbuat dari PVC (polyvinyl chloride) alias plastik polimer sintetis.

Anda tentu tak ingin Natal terganggu akibat munculnya reaksi alergi, bukan? Tenang, tidak perlu panik. Terapkan tips ini saat mendekorasi pohon Natal agar alergi tidak terpicu.

  • Tips untuk pohon Natal sungguhan:

1. Pilih pohon yang ramah terhadap alergi

Jika serbuk sari pinus adalah pemicu alergi utama bagi Anda, cemara atau pohon lainnya mungkin lebih baik. Hal terpenting yang perlu diperhatikan, pilihlah jenis pohon Natal yang tidak mengandung unsur pencetus alergi bagi Anda atau anggota keluarga lainnya.

2. Goyangkan pohon sebelum dipasang

Jika Anda baru saja membeli pohon Natal di toko, goyangkan pohon tersebut sebelum dipasangi ornamen. Tindakan ini dilakukan agar debu atau jamur yang menempel bisa luruh.

3. Cuci

Semprotkan pohon yang Anda beli dengan air, dan diamkan satu malam hingga benar-benar mengering. Hal ini akan menghilangkan beberapa jamur dan serbuk sari yang ada di pohon tersebut.

4. Letakkan di luar

Jika kecintaan Anda terhadap pohon Natal terhalang alergi, cobalah untuk meletakkan pohon tersebut di teras atau halaman depan rumah. Anda dapat menikmati pohon sambil duduk di dalam ruangan, sehingga serbuk sari, debu, dan jamur yang menempel tidak akan hinggap dan mencetuskan alergi.

  • Tips untuk pohon Natal buatan

1. Bersihkan pohon

Pohon-pohon juga mungkin menyimpan debu dan jamur, karena biasanya pohon tersebut disimpan dalam waktu yang lama. Jadi, agar reaksi alergi tidak terjadi, bersihkan pohon tersebut secara menyeluruh dengan kain. Anda juga bisa membawanya keluar ruangan dan bersihkan kotoran atau apa pun yang menempel dengan kemoceng.

2. Pilih jenis yang bagus

Beberapa pohon buatan mengandung PVC yang sangat berbahaya bagi kesehatan tubuh Anda. Jadi, pilihlah pohon yang terbuat dari zat yang sekiranya tidak mencetuskan alergi.

3. Coba pohon alternatif yang ramah lingkungan

Beberapa pohon alternatif memiliki desain yang modern dan cukup aman bagi Anda yang alergi. Berikut adalah contoh pohon yang dimaksud:

o   Africa tree: pohon Natal ini terbuat dari baja yang dipotong menggunakan laser.

o   Etsy: pohon Natal yang terbuat dari kardus yang dipotong menggunakan laser.

Selain pohon, Anda juga harus memperhatikan ornamen Natal yang digunakan. Hal ini sangat penting karena ornamen yang disimpan terlalu lama bisa menjadi sarang kuman, debu, atau bahkan tungau pencetus alergi.

Atas dasar itu, bersihkan dengan kain lembut sebelum menggantung ornament tersebut di pohon Natal milik Anda. Jika ornamen terlihat sangat usang, sebaiknya buang dan ganti dengan yang baru. Selain itu, hindari lilin beraroma yang biasanya diletakkan di sekitar pohon Natal. Lilin jenis itu dapat menyebabkan hidung tersumbat dan iritasi pada paru-paru.

Nah, itu dia beberapa tips untuk menghindari reaksi alergi saat memasang dekorasi pohon Natal. Pastikan Anda benar-benar memperhatikannya, agar momen perayaan Hari Natal berlangsung dengan lancar.

[NB/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar