Sukses

Kenali Aneka Bahan dalam Losion Kulit dan Manfaatnya

Efektivitas kerja losion tergantung kandungannya. Karenanya, yuk kenali aneka bahan dalam losion.

Klikdokter.com, Jakarta Biasanya, aneka bahan losion yang sering Anda baca adalah kandungan pada losion (atau kosmetik atau produk perawatan kulit lainnya) yang berbahaya. Lantas, bagaimana dengan kandungan yang seharusnya ada dalam losion kulit?

Pada dasarnya terdapat beberapa bahan dalam losion yang kerjanya baik untuk kesehatan dan kecantikan kulit. Artikel ini bisa menjadi panduan dalam memilih losion yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan kulit.

Jika Anda sering berbelanja losion, tentunya familiar dengan istilah “hydration” dan “moisture”. Keduanya sama-sama memiliki fungsi melembapkan, tapi dengan cara yang berbeda.

Produk losion dengan label “hydration” berfungsi untuk menghidrasi kulit. Artinya, produk tersebut akan menarik lebih banyak air atau kelembapan ke dalam kulit. Contoh kandungan yang menjalankan fungsi hydration ini adalah agen humektan atau pengikat air.

Sedikit berbeda, produk berlabel “moisture” berfungsi untuk menahan kelembapan yang sudah ada di kulit (mencegah terjadinya penguapan). Jenis losion ini merupakan yang paling banyak dijual di pasaran. Sifatnya yang menahan kelembapan ditandai dengan lapisannya yang terasa tebal dan berminyak ketika digunakan.

Jika kulit dibiarkan kering atau dehidrasi, maka akan timbul berbagai masalah kulit yang tentunya memengaruhi penampilan. Kulit bisa kasar, tampak kusam, bersisik, serta elastisitasnya berkurang alias kendur.

Berangkat dari dua jenis losion yang disebutkan di atas, sekarang coba, deh, lihat kemasan losion Anda. Baca secara saksama apakah bahan-bahan yang baik untuk kulit ini ada dalam losion Anda.

1. Ceramide

Ceramide adalah sejenis lemak (lipid) yang terdapat di dalam membran sel. Lapisan luar kulit (epidermis) juga kaya akan ceramide. Bersamaan dengan lipid lainnya, seperti kolesterol dan asam lemak, ceramide mencegah hilangnya air dari kulit.

Selain itu, ceramide, asam lemak, dan kolesterol juga berfungsi untuk melindungi kulit dari polusi serta menjaga kelembapan kulit. Kandungan ceramide dalam losion kini banyak dijual di pasaran karena sangat mudah membentuk barrier (pembatas) di kulit untuk mempertahankan kelembapannya.

2. Hyaluronic acid

Hyaluronic acid membantu kulit menyimpan air hingga 1.000 kali lebih banyak, sehingga tekstur kulit bisa tampak lebih kenyal, lembap, dan bercahaya.

3. Aloe vera

Keampuhan aloe vera alias lidah buaya untuk kulit memang sudah terbukti. Untuk kulit, manfaatnya banyak sekali, antara lain: mengurangi keluhan kulit berminyak, mengurangi dan menyembuhkan jerawat, menghaluskan kulit iritasi, mengurangi keriput, membuat kulit tampak awet muda, mencerahkan kulit, dan masih banyak lagi!

4. Peptides

Peptides (peptide) adalah asam amino yang dapat membantu kulit Anda memproduksi kolagen. Jika digunakan secara rutin, kandungan ini dapat membantu mengurangi kerutan. Bahkan, ada satu studi yang menemukan bahwa peptides bisa meminimalkan gejala kondisi kulit seperti rosasea, psoriasis, dan dermatitis. Carilah kandungan ini dalam losion maupun moisturizer Anda.

1 dari 2 halaman

Selanjutnya

5. Asam lemak esensial

Asam lemak esensial seperti omega-3 dan omega-6 tak hanya baik untuk kesehatan tubuh, tapi juga secara spesifik untuk kesehatan kulit. Kekurangan asam lemak ini bisa menyebabkan kelainan kulit dan dermatitis.

Carilah bahan seperti minyak alpukat, flaxseed oil, cottonseed oil, safflower oil, borage seed oil, atau primrose oil.

6. Gliserol

Gliserol atau glycerine adalah salah satu bentuk humektan yang membantu menarik dan mempertahankan kelembapan kulit. Berdasarkan “International Journal of Cosmetic Science”, losion yang mengandung 20 persen gliserol dapat meningkatkan hidrasi kulit lebih tinggi dibandingkan losion yang tidak mengandung gliserol.

7. Olive oil, shea butter, dan cocoa butter

Olive oil banyak digunakan sebagai kandungan losion karena mampu melembapkan kulit, begitu juga dengan shea butter dan cocoa butter.

8. Vitamin E

Jika Anda tak melihat tulisan “vitamin E” di losion Anda, bisa jadi kandungan ini ditulis sebagai “tocopherol”. Kandungan ini terbukti baik untuk menghidrasi kulit, melindungi elastisitas kulit, serta melindungi kulit dari radikal bebas. Semua manfaat tersebut baik sebagai agen anti-aging sekaligus pelembap.

9. Antioksidan

Antioksidan dalam losion Anda bisa melindungi kulit dari radikal bebas, kerusakan sel, serta kerutan. Beberapa contoh antioksidan perlu Anda cari di dalam losion adalah green tea, vitamin C, likopen, serta grape seed.

Meski bahan-bahan tersebut tidak melembapkan kulit secara langsung, tapi semuanya dapat menjaga kulit tetap sehat. Kulit yang sehat dapat memengaruhi kemampuannya untuk mengembalikan kelembapan kulit serta fungsinya.

10. Sodium PCA

Sodium PCA atau sodium pyroglutamic acid, juga diketahui sebagai humektan efektif yang banyak digunakan produk perawatan kulit. Ini artinya, kandungan ini dapat menarik banyak air, yang dapat membantu mengikat kelembapan pada sel kulit dan mencegah kulit kering.

Sodium PCA juga punya manfaat anti-aging dan dapat mengurangi inflamasi. Tak hanya itu, kandungan ini bisa menarik kelembapan dari udara ke dalam kulit untuk menghidrasi.

Cara menggunakan losion yang benar

Selain memastikan adanya bahan-bahan di atas, pemakaian losion juga perlu diperhatikan. Berikut ini cara-caranya:

  • Gunakan sesegera mungkin (maksimal 5-10 menit) setelah mandi. Ini bertujuan untuk mengikat air atau kelembapan yang didapat setelah mandi. Selain itu, kelembapan kulit juga bertambah.
  • Gunakan pada kulit yang bersih.
  • Gunakan secara rutin. Paling baik aplikasikan losion 2-3 kali dalam sehari, atau minimal satu kali sehari.
  • Gunakan losion secara menyeluruh, merata pada seluruh area tubuh.

Memilih losion untuk kulit jangan hanya mengandalkan harganya yang mahal. Carilah losion yang mengandung satu atau beberapa bahan losion yang dipaparkan di atas, lalu cocokkan dengan kebutuhan dan kondisi kulit Anda. Pastikan juga Anda menggunakan losion secara tepat, sehingga manfaatnya bisa dirasakan kulit secara optimal.

[RN/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar