Sukses

Efektivitas Hipnoterapi untuk Terapi Kesuburan

Hipnoterapi digadang-gadang dapat menjadi salah satu terapi kesuburan. Apakah terapi ini benar-benar efektif?

Klikdokter.com, Jakarta Keputusan untuk memiliki keturunan atau menunda adalah pilihan tiap pasangan, tetapi tidak bisa dimungkiri sebagian besar pasangan yang  menikah tentu merindukan kehadiran buah hati. Akan tetapi, impian tersebut sering kali sulit terwujud karena kondisi kesuburan yang terganggu. Salah satu terapi kesuburan yang dianggap bermanfaat untuk mengatasi infertilitas adalah hipnoterapi. Namun, seberapa efektifkah?

Menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO), sepasang suami istri dikatakan mengalami infertilitas bila kehamilan tidak terjadi setelah satu tahun menjalani hubungan seksual secara rutin dan tidak menggunakan metode kontrasepsi apa pun. Sejauh ini belum ada data spesifik yang menunjukkan berapa banyak kasus infertilitas di Indonesia maupun di dunia. Namun yang pasti, kasus infertilitas semakin sering ditemui.

Faktor penyebab infertilitas sendiri ada beragam, baik dari pihak suami maupun istri. Mengetahui penyebab gangguan kesuburan ini penting agar penanganannya pun tepat dan sesuai dengan penyebabnya. Metode penanganan infertilitas pun terus berkembang. Salah satu yang kini mulai dilirik dan diminati adalah hipnoterapi untuk terapi kesuburan.

Apa itu hipnoterapi?

Hipnoterapi merupakan salah satu bagian dari terapi alternatif dalam dunia kesehatan (Complementary and Alternative Medicine/CAM). Metode ini dilakukan terhadap pasien yang dalam keadaan terhipnosis. Saat terhipnosis, terapis akan menanamkan nilai-nilai positif tertentu yang kemudian akan membawa perubahan persepsi dan perilaku pasien tersebut.

Sebagai contoh, hipnoterapi sering diterapkan untuk mengatasi kebiasaan merokok. Melalui proses hipnosis, persepsi pasien terhadap dirinya dan kebiasaannya tersebut akan berubah sehingga perilakunya pun ikut terpengaruh. Meski tidak diaplikasikan sebagai terapi utama, berbagai studi telah membuktikan bahwa hipnoterapi cukup efektif dalam membantu seseorang tidak merokok lagi.

Selain untuk berhenti merokok, psikater dan psikolog biasanya menggunakan metode ini untuk beberapa kondisi lain, misalnya pada gangguan cemas menyeluruh, gangguan panik, fobia, nyeri yang berlangsung lama, gangguan pencernaan, dan penurunan berat badan.

Bagaimana dengan hipnoterapi untuk kesuburan?

Hingga saat ini belum banyak data mengenai hipnoterapi untuk kesuburan, apakah terapi ini benar-benar efektif untuk mengatasi gangguan kesuburan. Sebuah penelitian yang dimuat dalam jurnal Fertility & Sterility menyebutkan bahwa hipnosis yang dilakukan saat transfer embrio pada prosedur bayi tabung dapat meningkatkan angka keberhasilan program tersebut hingga dua kali lipat.

Sementara, penelitian lain di San Frasisco, Amerika Serikat, menyatakan bahwa praktik hipnoterapi untuk kesuburan belum sepenuhnya dapat diandalkan karena masih terdapat banyak pasangan yang belum berhasil memiliki keturunan setelah melakukan terapi ini.

Pada sisi lain, hipnoterapi sendiri bukan tanpa manfaat. Usai hipnoterapi umumnya pasien akan merasa lebih nyaman, memiliki berbagai afirmasi positif, termotivasi untuk menerapkan pola hidup sehat, dan berhenti dari berbagai kebiasaan yang merugikan kesehatan, seperti merokok, makan makanan siap saji, dan sebagainya.

Apabila hal-hal tersebut dilakukan secara konsisten, kondisi sistem reproduksi tentu akan terpengaruh. Sel telur dan sperma akan lebih berkualitas dan tubuh pun jadi lebih sehat. Meskipun tetap harus diingat bahwa mencari tahu penyebab gangguan kesuburan dan menangani sesuai penyebabnya adalah hal yang utama dan penting.

Efektivitas hipnoterapi untuk terapi kesuburan memang belum diketahui secara jelas. Bila Anda dan pasangan memiliki masalah sulit memiliki keturunan, berkonsultasi dengan dokter kandungan adalah langkah yang tepat. Anda dapat berdiskusi dengan dokter mengenai hipnoterapi ataupun pilihan terapi lainnya yang dapat dilakukan.

[RS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar