Sukses

Sering Gunakan High Heels Bisa Picu Varises?

Membaca judul artikel ini, bisa bikin pencinta sepatu high heels berdebar-debar. Benarkah jenis sepatu ini bisa picu varises?

Klikdokter.com, Jakarta Meski kadang bisa menyakitkan, tapi banyak wanita yang tak kapok mengenakan sepatu high heels. Ada yang memang karena tuntutan, ada pula yang menganggap sepatu hak tinggi bisa membuat si pemakai tampak lebih menarik. Apa pun alasannya, banyak yang mengatakan bahwa sepatu high heels bisa memicu varises di kaki pemakainya. Bagaimana kacamata medis memandangnya?

Varises merupakan sebuah kondisi terdapatnya tonjolan pembuluh darah yang tampak berkelok-kelok, “menghiasi” permukaan tungkai dan kaki. Kondisi ini terjadi akibat adanya kelainan fungsi pada katup satu arah yang terdapat pada pembuluh darah vena. Saat jantung berdenyut, katup tersebut berfungsi untuk membantu darah mengalir melalui pembuluh darah dan mencegah aliran balik dari darah.

Apabila terjadi kerusakan pada katup, darah dapat tidak mengalir dengan baik dan berkumpul di atas katup yang ada di bawahnya. Pada akhirnya, hal ini akan membuat pembuluh vena di bawah katup tersebut mengalami pembesaran. Saat ukuran vena menjadi semakin besar, hal ini membuat vena timbul atau menonjol di permukaan kulit.

Selain itu, pada tungkai yang mengalami varises, juga dapat terjadi pembengkakan karena cairan dari pembuluh darah yang membesar tersebut dapat keluar ke jaringan di sekitarnya.

Menurut informasi yang disampaikan oleh The Vein Institute di Australia, sering menggunakan high heels dapat meningkatkan risiko seseorang untuk mengalami varises. Tungkai memiliki jaringan pembuluh darah vena yang cukup banyak, dan menggunakan high heels diduga dapat memiliki dampak negatif terhadap katup yang terdapat pada vena-vena tungkai. Selain itu, tekanan berlebih pada tungkai akibat menggunakan high heels juga dapat berkontribusi terhadap terjadinya varises.

Apa benar menggunakan sepatu high heels bisa memicu varises?

Menggunakan sepatu hak tinggi dapat membatasi ruang gerak dari kaki dan persendian pergelangan kaki saat berjalan. Umumnya, saat Anda berjalan tanpa ruang gerak yang dibatasi, otot dari tungkai bawah mengalami kontraksi. Darah pun dapat mengalir dengan baik dari pembuluh darah vena lalu kembali ke jantung.

Saat Anda menggunakan sepatu high heels, pergerakan kaki menjadi terbatas karena posisi kaki yang dipaksa untuk jinjit. Dengan demikian, otot tungkai bawah mengalami kontraksi secara terus-menerus. Akibatnya, aliran darah dari pembuluh vena yang kembali ke jantung menjadi tidak maksimal. Karena menggunakan sepatu high heels membatasi efisiensi aliran darah tersebut, maka dapat terjadi pelebaran pembuluh darah vena pada tungkai.

Bicara tentang varises, jangan hanya menyalahkan penggunaan sepatu hak tinggi. Nyatanya, ada banyak faktor risiko varises lainnya. Misalnya faktor genetik, kehamilan, usia, pekerjaan yang membutuhkan Anda berdiri selama periode waktu yang lama, serta kelebihan berat badan atau obesitas.

Sepatu high heels memang bisa memicu varises atau pelebaran pembuluh darah vena di tungkai. Oleh karena itu, hindari menggunakan sepatu jenis tersebut terlalu lama untuk menurunkan risiko varises. Jika memang Anda dalam kondisi atau pekerjaan yang mengharuskan penggunaan sepatu high heels, setidaknya istirahatkan kaki dengan melepasnya, lalu gerakkan kaki setiap 15 menit.

1 dari 2 halaman

Tips mencegah varises

Selain itu, Anda juga bisa melakukan beberapa cara untuk mencegah varises, antara lain:

  • Olahraga secara teratur untuk meningkatkan kekuatan otot kaki dan vena.
  • Jaga berat badan tetap ideal.
  • Hindari berdiri terlalu lama.
  • Jangan duduk sambil menyilangkan kaki terlalu lama.
  • Jangan menggunakan pakaian yang terlalu ketat pada bagian pinggang, paha, dan kaki.
  • Konsumsi makanan yang mengandung vitamin C dan E yang baik untuk pembuluh darah dan dapat mengurangi rasa sakit dan kram.
  • Kurangi konsumsi garam untuk menghindari pembengkakan.
  • Hindari makanan pedas karena dapat merangsang pelebaran pembuluh darah.
  • Lakukan senam kaki. Sambil duduk, putar pergelangan kaki searah jarum jam, lalu putar dengan arah yang berlawanan. Selanjutnya, angkat kaki dan tekuk lutut ke arah depan dan belakang.
  • Angkat kaki saat beristirahat.
  • Berdiri dan bergerak setiap 45 menit bila Anda bepergian dengan pesawat terbang atau saat duduk bekerja seharian.
  • Mandi dengan air panas dan dingin bergantian sangat baik untuk peredaran darah.

Apabila Anda memiliki varises dan merasa terganggu karenanya, sebaiknya periksakan diri Anda dengan dokter agar dapat dilakukan wawancara medis dan pemeriksaan fisik. Penanganan yang tepat diperlukan guna mencegah varises memburuk ke stadium yang lebih berat dan mencegah terjadinya komplikasi seperti perdarahan, penggumpalan darah, penggumpalan darah di dalam pembuluh vena (tromboflebitis), trombosis vena dalam, dan eksem varises.

[RN/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar