Sukses

Sambut Hari Ibu, Ini 8 Tes Kesehatan yang Perlu Dijalani Wanita

Jelang Hari Ibu, ada baiknya para wanita menjalani tes kesehatan untuk lebih memantau kondisi kesehatannya.

Klikdokter.com, Jakarta Menyambut perayaan Hari Ibu yang jatuh pada 22 Desember esok, para ibu harus tahu apa saja tes kesehatan yang perlu dijalani oleh para wanita. Dengan demikian, kondisi tubuhnya terus terpantau dengan baik di tengah tugas menjadi ibu rumah tangga yang harus mengurus keluarga.

Tes kesehatan bagi para wanita memang penting untuk dilakukan, terutama bagi yang mobilitas kesehariannya cukup tinggi. Melakukan tes kesehatan tersebut, wanita sekaligus meningkatkan kewaspadaan terhadap munculnya penyakit-penyakit tertentu.

Menurut dr. Vito A. Damay Sp.JP., M.Kes., FIHA., FICA dari KlikDokter, tindakan pemeriksaan tes kesehatan yang dilakukan wanita dapat membuat mereka menghabiskan momen berharga yang lebih lama bersama keluarga tercinta.

Di sisi lain, pemeriksaan kesehatan perlu dilakukan oleh wanita ketika ada riwayat penyakit tertentu dalam keluarganya. Berikut ini beberapa tes kesehatan yang perlu dijalani oleh Anda para wanita:

1. Pemeriksaan pap smear

Kanker serviks adalah salah satu kanker yang memiliki angka kejadian penyakit wanita paling tinggi di Indonesia. Tes kesehatan untuk penyakit ini lazim disebut sebagai pemeriksaan pap smear. Penyakit kanker serviks ini disebabkan oleh virus HPV.

Menurut dr. Karin Wiradarma dari KlikDokter, Anda harus melakukan pemeriksaan kanker serviks, terutama apabila telah aktif secara seksual. Disarankan agar wanita usia 21–65 tahun - atau yang sudah menikah dan aktif secara seksual - untuk melakukan pap smear setiap 3 hingga 5 tahun sekali, sesuai keadaan klinis dan kebutuhan masing-masing.

2. Mammografi

Pemeriksaan kesehatan ini sangat bermanfaat sebagai tindakan pencegahan kanker payudara. Menurut dr. Karin, wanita berusia 40 tahun disarankan untuk mulai melakukan pemeriksaan mammografi untuk memeriksa payudaranya. Tes kesehatan ini juga sebaiknya dilakukan setiap tahun sekali.

Pemeriksaan dapat dilakukan pada usia yang lebih muda apabila ada benjolan di payudara atau riwayat kanker payudara dalam keluarga. Bagi Anda yang berusia di bawah 40 tahun dan ingin melakukan pemeriksaan terhadap kanker payudara, Anda dapat melakukan pemeriksaan USG payudara.

3. Pemeriksaan kanker usus besar

Seperti dikatakan dr. Karin, kanker ini salah satu yang kerap menyerang wanita selain kanker serviks dan payudara. Jadi, segera lakukan pemeriksaan jika Anda memiliki riwayat kanker atau polip di usus besar dalam keluarga dengan pemeriksaan kolonoskopi.

4. Osteoporosis

Tes kesehatan untuk osteoporosis juga disebut dengan pemeriksaan kepadatan tulang. Menurut dr. Vito, osteoporosis adalah ancaman nyata pada wanita, apalagi ketika sudah memasuki masa menopause. Jika ingin terhindar dari osteoporosis, lakukan pengecekan secara berkala.

5. Pemeriksaan jantung

American Heart Association (AHA) mencatat bahwa penyebab kematian nomor satu pada wanita adalah penyakit jantung. Lebih baik lakukan pemeriksaan jantung secara berkala, karena faktanya satu dari tiga wanita terlambat mengetahui bahwa dirinya mengidap penyakit jantung.

6. Screening hepatitis

Infeksi virus Hepatitis B dan C adalah dua penyakit yang berlangsung lama dan sulit disembuhkan. Jika wanita mengalaminya, penyakit ini bisa berdampak pada anak yang dilahirkannya kelak.

Screening hepatitis sejak awal dapat menekan angka kemungkinan penyakit tersebut. Sebab, hepatitis bisa memberikan gejala yang signfikan dan berat akibat menurunnya fungsi liver (hati).

7. Diabetes

Sama seperti jantung, diabetes adalah salah satu penyakit yang berada di daftar teratas penyebab kematian. Pemeriksaan ini bisa dilakukan lebih awal jika ada riwayat keluarga yang pernah mengalami diabetes atau orang tersebut mengalami obesitas.

8. Kadar kolesterol

Menurut dr. Vito, wanita yang sudah berusia 20 tahun atau lebih wajib melakukan pemeriksaan kadar kolesterol secara menyeluruh. Tes kesehatan ini terkait pemeriksaan kolesterol total, kolesterol jahat (LDL), kolesterol baik (HDL), dan trigliserida.

Pemeriksaan kadar kolesterol yang dilakukan lebih awal akan lebih baik. Karena jika Anda terdeteksi memiliki kolesterol tinggi, risiko penyakit yang mungkin menyerang adalah serangan jantung, dan stroke. Dengan melakukan pemeriksaan dini, Anda dapat meminimalkan risiko tersebut.

Memberi hadiah kepada ibunda tersayang di Hari Ibu memang dapat membahagiakan wanita yang telah melahirkan Anda. Namun, kesehatan ibu adalah hal yang paling penting. Yuk, ajak ibu Anda untuk melakukan beragam tes kesehatan yang direkomendasikan di atas!

[NP/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar