Sukses

Benarkah Sakit Mata Bisa Menular Lewat Pandangan?

Orang yang sakit mata biasanya mengenakan kacamata agar orang di sekitarnya tak tertular. Benarkah sakit mata bisa menular lewat pandangan?

Klikdokter.com, Jakarta Mungkin Anda atau rekan kerja pernah mengalami mata merah dalam waktu bersamaan. Mulanya hanya dialami oleh 1 orang, lalu dalam beberapa hari, banyak orang lain yang turut mengalami hal serupa. Bila pada penyakit saluran napas penularan bisa melalui kuman dari batuk dan bersin, benarkah sakit mata ini bisa menular lewat pandangan?

Jawabannya, tentu saja tidak. Terdapat suatu mekanisme penyebaran kuman dari penderita mata merah, meskipun tidak segamblang bersin atau batuk pada infeksi saluran napas.

Penyebab mata merah

Mata merah merupakan jenis sakit mata yang paling sering dialami. Kondisi mata merah yang terjadi mendadak biasanya merupakan kondisi yang disebut konjungtivitis, yaitu peradangan pada selaput konjungtiva mata, selaput tipis dan bening yang melapisi seluruh bagian mata.

Pada keadaan normal, selaput ini tidak terlihat. Namun ketika terjadi iritasi mata, maka pembuluh darah akan melebar dan menyebabkan mata terlihat berwarna merah. Gejala konjungtivitis yang disebabkan oleh virus antara lain sebagai berikut:

  • Kemerahan pada mata
  • Mata berair, terasa gatal dan perih
  • Terasa seperti ada benda asing saat mengedipkan mata
  • Banyak kotoran mata, terutama pada saat bangun tidur yang bisa menyebabkan kelopak mata menempel
  • Terkadang bisa terjadi pembengkakan dan kemerahan pada kelopak mata.

Mata merah pada konjungtivitis bisa disebabkan oleh berbagai hal. Penyebab yang paling sering adalah infeksi kuman (bakteri atau virus). Selain diakibatkan oleh infeksi kuman, mata merah juga dapat disebabkan oleh alergi, cipratan bahan kimia ke mata, masuknya benda asing ke mata, dan lain sebagainya.

Konjungtivitis yang diakibatkan oleh bakteri lebih sering dialami oleh anak-anak, sedangkan konjungtivitis karena virus lebih sering terjadi pada orang dewasa. Dari semua kasus konjungtivitis, lebih dari 50 persen disebabkan oleh virus, karena jenis penyakit ini sangat mudah menular.

Penularan penyakit mata merah dan upaya pencegahannya

Penularan jenis sakit mata ini memang terkadang tak terdeteksi. Namun, penularannya bukan lewat pandangan. Adapun mekanisme penularan mata merah akibat konjungtivitis virus adalah melalui berpindahnya kuman dari lendir mata penderita ke tangan orang yang sehat.

Ketika orang yang sehat menyentuh mata tanpa cuci tangan sebelumnya, virus yang menempel pada tangan dapat berpindah ke mata. Penularan makin mudah terjadi ketika imunitas orang tersebut sedang menurun.

Agar terhindar dari tertularnya sakit mata ini, biasakan untuk selalu hidup sehat. Beberapa kebiasaan hidup sehat yang sebaiknya Anda praktikkan adalah:

  1. Hindari menyentuh mata dengan tangan yang belum dicuci.
  2. Rutin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir.
  3. Gunakan handuk bersih untuk mengeringkan tangan setelah dicuci, dan sebaiknya tidak saling bertukar handuk.
  4. Tidak bertukar kosmetik untuk mata, atau alat perawatan mata dengan orang lain, misalnya seperti obat tetes mata.

Jadi, bagi Anda yang menderita mata merah, mengenakan kacamata hitam untuk menghindari penularan sakit mata sebenarnya tak perlu dilakukan. Yang terpenting adalah tidak menyentuh lendir mata dengan tangan, serta rutin cuci tangan dengan sabun antiseptik dan air mengalir.

Sakit mata karena konjungtivitis virus yang ringan memang dapat sembuh dengan sendirinya. Namun, bila Anda mengalami rasa tidak nyaman saat mengalaminya, dokter dapat memberikan obat untuk meredakan gejala.

Bila mata merah yang Anda alami sudah disertai gejala pandangan buram, silau, nyeri kepala, mual atau muntah, konsultasikan segera dengan dokter. Sebab, kemungkinan kondisi sakit mata tersebut bukanlah konjungtivitis semata, melainkan penyakit lain yang lebih berat.

[NP/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar