Sukses

Ini Dia Penyebab Anda Selalu Kedinginan

Anda selalu merasa kedinginan? Jangan anggap sepele. Cek penyebab kedinginan di bawah ini, mungkin saja Anda mengalaminya.

Klikdokter.com, Jakarta Jika Anda merasa kedinginan di musim hujan, itu wajar. Akan tetapi, jika Anda selalu merasa kedinginan dalam kondisi cuaca yang sebenarnya biasa-biasa saja, Anda perlu waspada. Bisa jadi, Anda mengalami gangguan kesehatan tertentu.

Orang yang selalu kedinginan biasanya akan merasa bahwa udara atau cuaca di sekitarnya cukup membuat dirinya menggigil hingga menggunakan jaket atau melilit tubuh dengan kain.

Di masyarakat sendiri ada stereotip bahwa orang yang bertubuh kurus lebih sering merasa kedinginan dibanding orang bertubuh gemuk. Teori itu memang kadang benar, tapi tidak bisa dipukul rata untuk semua orang.

Berikut ini adalah beberapa penyebab seseorang selalu merasa kedinginan:

1. Kadar zat besi rendah

Menurut ahli nutrisi Alyssa Tucci, MS, dari Compass Nutrition, anemia defisiensi besi bisa menjadi salah satu penyebabnya. Sel darah merah membutuhkan zat besi untuk membawa oksigen ke dalam darah, dan kadar zat besi yang rendah dapat mengganggu sirkulasi darah Anda hingga menyebabkan kedinginan.

"Rasa dingin yang paling umum terjadi yakni pada tangan dan kaki. Karena ketika terjadi hal ini, tubuh akan mengalihkan darah ke organ vital seperti jantung dan otak terlebih dahulu. Sehingga, bagian tangan dan kaki menjadi lebih dingin" katanya.

Untuk mencegah kekurangan zat besi, daging adalah sumber zat besi yang paling umum dikonsumsi. Bila Anda tak mengonsumsi daging, sayuran hijau dan kacang polong juga bisa menjadi sumber zat besi. Kombinasikan dengan makanan kaya vitamin C seperti cabai merah untuk penyerapan maksimum.

2. Kurang vitamin B12

Menurut ahli nutrisi Andrea Moss, kekurangan vitamin B12 dapat menyebabkan rasa dingin, mati rasa, dan rendahnya energi. Seperti zat besi, sebagian besar makanan kaya B12 adalah produk hewani. Jadi, vegetarian mungkin mengalami kesulitan untuk mencukupi kebutuhan akan vitamin ini. Vitamin B12 dapat ditemukan dalam telur, yoghurt dan keju.

1 dari 2 halaman

Selanjutnya

3. Gangguan tiroid

Dijelaskan oleh Margarita Rohr, MD, spesialis penyakit dalam di New York University Langone Medical Center, ketika tubuh Anda tidak menghasilkan cukup hormon tiroid untuk mengatur metabolisme, Anda akan merasa kedinginan. Cegah ganguan tiroid dengan banyak mengonsumsi kacang-kacangan, kerrang, roti gandum, dan biji-bijian.

Selain itu, menurut dr. Andika Widyatama dari KlikDokter, upaya pencegahan gangguan tiroid juga bisa dilakukan dengan mengonsumsi yodium dan makanan sumber vitamin D seperti ikan salmon, keju dan kuning telur.

4. Terlalu kurus

Orang bertubuh kurus selalu kedinginan karena dua alasan. Pertama, lemak berfungsi sebagai isolator, jadi memiliki lebih sedikit lemak dapat berarti Anda tidak dapat menahan panas dengan baik. Lalu, memotong kalori dapat memperlambat metabolisme tubuh, sehingga memberi tubuh Anda lebih sedikit energi untuk memanaskan tubuh.

“Tubuh Anda pintar dan tidak akan menggunakan energi jika cadangan energi di dalam tubuh sedikit,” kata Tucci. Jika Anda mencoba menambah berat badan, Tucci menyarankan untuk mengonsumsi makanan padat kalori dengan lemak baik, seperti selai kacang, yoghurt dan buah kering.

5. Kurang tidur

Kurangnya tidur yang berkualitas adalah alasan lain mengapa Anda sering merasa kedinginan. Menurut Moss, kelelahan kronis akibat kurang tidur dapat memperlambat metabolisme tubuh. Hal inilah yang kemudian membuat Anda merasa kedinginan di siang hari.

6. Dehidrasi

Menurut Tucci, ketika tubuh Anda tidak memiliki cukup air, artinya tubuh tidak dapat mengedarkan darah secara efektif. Air juga memiliki sifat panas, artinya saat tubuh mengalami dehidrasi, H2O dalam tubuh tidak dapat menahan suhu. Akibatnya, tubuh terasa dingin dan kering. Untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi, minum air minimal 2 liter per hari adalah kuncinya.

Beberapa hal di atas merupakan penyebab orang kerap merasa kedinginan. Bila Anda merasakan hal serupa, segera periksakan diri Anda ke dokter untuk mengetahui diagnosis yang tepat. Dengan demikian, Anda dapat melakukan upaya pencegahan atau penyembuhan yang sesuai dengan kondisi Anda.

[NP/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar