Sukses

Benarkah Musikus Rentan Terserang Tinnitus?

Tinnitus adalah bunyi berdenging dalam telinga. Konon, salah satu yang rentan terkena tinnitus adalah musikus.

Klikdokter.com, Jakarta Pernahkah Anda merasa ada sesuatu yang berdenging di dalam kuping Anda? Bisa jadi, itu adalah tinnitus. Gangguan pendengaran ini bisa menyerang siapa saja. Namun, para musikus lebih rentan terkena tinnitus karena paparan suara yang sangat keras dari sound system dalam jangka waktu lama.

Menurut dr. Nitish Basant Adnani, BMedSc, MSc dari KlikDokter, tinnitus merupakan istilah medis yang digunakan untuk mendeskripsikan adanya suara bising di dalam telinga. Penderita akan terus merasa berdenging atau seperti bergemuruh.

Namun, tinnitus bukan penyakit yang berdiri sendiri, melainkan gejala dari kondisi kesehatan telinga Anda. Tinnitus biasanya disebabkan oleh masalah pada koklea di area telinga dalam. Selain itu, paparan suara keras berlebihan dalam jangka waktu lama juga bisa menyebabkan tinnitus.

Ketika seseorang mengalami tinnitus, berarti ada masalah di telinga, entah karena gangguan sistem peredaran darah atau penurunan kemampuan pendengaran akibat usia. Meski bisa dialami semua orang dari segala usia, tinnitus merupakan kondisi yang umumnya dialami lansia yang berusia di atas 65 tahun.

Musikus rentan terserang tinnitus?

Jika merujuk pada pernyataan di atas, musikus memang rentan terkena tinnitus. Pernyataan ini juga diamini oleh dr. Bambang Hady dari KlikDokter.

"Orang yang terpapar suara bising 8 jam per hari dengan kekuatan suara 80 db (desibel) bisa terserang tinnitus. Salah satunya adalah musikus," ujar dr. Bambang.

Di sisi lain, dr. Bambang menegaskan bahwa ada tiga faktor musikus sangat rentan terkena tinnitus. Pertama, biasanya berasal dari alat musik. Ada beberapa alat musik yang memiliki frekuensi bunyi yang tinggi. Kedua, besaran kekuatan bunyi. Sound system itu biasanya mengeluarkan 110 db. Terakhir, musikus bisa terkena tinnitus akibat durasi dan intensitas saat latihan. Jika durasinya lama dan intensitasnya sering, ini sangat memungkinkan menyebabkan tinnitus.

Menurut beberapa penelitian, konser atau pertunjukan musik memiliki tingkat kebisingan antara 120 sampai 140 db. Seharusnya, dalam kondisi tersebut, seseorang hanya boleh maksimal terpapar selama 30 menit.

"Hanya saja ini harus diperhatikan dengan baik. Musikus yang rentan terkena adalah mereka yang sering latihan. Kalau cuma dua kali dalam seminggu, risikonya rendah. Biasanya mereka kan kalau latihan dengan sound system yang besar dan mengeluarkan suara kencang, itu bisa jadi pemicunya," tegas dr. Bambang.

1 dari 2 halaman

Deretan musikus yang terkena tinnitus

Tak mengherankan kalau musikus menjadi salah satu dari sekian banyak profesi yang berisiko terkena tinnitus. Aktivitas harian mereka yang sering terpapar suara audio dalam volume yang sangat keras, dalam durasi yang lama menjadi salah satu penyebabnya.

Di bawah ini adalah beberapa musikus terkenal yang mengaku terkena tinnitus:

  • Brian Wilson

Musikus yang memiliki nama lengkap Brian Douglas Wilson ini hampir sepenuhnya tuli di telinga kanan. Ada beberapa rumor yang beredar tentang penyebab dia kehilangan pendengaran. Akan tetapi, pentolan band The Beach Boy ini diyakini mengalami tinnitus.

  • Chris Martin

Ini mengejutkan. Pentolan band Coldplay ini ternyata terkena tinnitus. Dalam beberapa kesempatan, Chris Martin sering tertangkap kamera mengenakan penutup telinga saat menyanyi, baik konser di dalam maupuan luar ruangan. Di sisi lain, ketika ada acara yang mengeluarkan suara bising, dia juga terlihat menggunakan penutup telinga. Memakai penutup telinga memang membantu mencegah kerusakan telinga lebih parah.

  • Phil Collins

Sebagai artis solo dan anggota kelompok Genesis, Phil Collins terpapar musik keras setiap hari. Dia kemudian menghilang dari hingar bingar dunia hiburan setelah telinga kirinya kehilangan pendengaran karena aliran darah yang buruk ke telinga.

  • Eric Clapton

Eric Clapton membuat pengakuan mengejutkan mengenai kondisi pendengarannya. "Satu-satunya hal yang saya pedulikan saat ini adalah usia saya sudah 70-an tahun dan saya harus tetap cakap (sebagai seorang musikus). Maksudnya, saya akan tuli. Saya mengidap tinnitus,” kata Clapton dalam wawancara dengan BBC Radio 2 awal tahun ini. 

  • Barbra Streisand

Kembali ke tahun 1980-an, tepatnya pada 1985, Streisand duduk bersama Barbara Walters dan membahas tinnitus, yang telah dideritanya sejak usia 9 tahun. Awalnya, sebagai seorang anak, dia ingin menyembunyikan dan menghindar dari penyakitnya. Namun, dengan bertambahnya usia, Streisand kemudian bersikap jujur ​​pada diri sendiri dan tidak merasa malu dengan apa yang membuat Anda unik.

Sebagai musikus, pendengaran adalah salah satu modal utama untuk berkarya. Sensitivitas pendengaran memengaruhi rasa mereka dalam menyanyi dan meracik lagu. Oleh karena itu, para musikus sebenarnya dapat menghindari terpapar suara yang keras dalam waktu yang lama. Anda juga dapat menggunakan penutup telinga saat berada di suasana sangat berisik. Hal ini dapat membantu agar tinnitus tidak bertambah parah.

[HNS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar