Sukses

Amankah Membersihkan Vagina dengan Tisu Basah?

Sebagian orang memilih tisu basah untuk membersihkan vagina. Tapi, apakah ini aman?

Coba, deh, cek di supermarket favorit Anda. Ada banyak sekali produk untuk perawatan kesehatan area kewanitaan, yang ditata di etalase. Mulai dari berbagai merek pembalut, tampon, sabun pembersih, hingga tisu basah.

Produk-produk tersebut dipasarkan sebagai produk yang dapat membuat vagina Anda lebih bersih, segar, dan wangi. Namun, apakah secara langsung mereka berarti aman? Terutama, penggunaan tisu basah yang kerap menjadi pilihan untuk membersihkan vagina atau miss v.

1 dari 3 halaman

Bahaya Tisu Basah untuk Miss V

Beberapa wanita menggunakan tisu basah khusus area kewanitaan untuk membersihkan vagina. Apakah hal ini aman?

Pada umumnya, tisu basah terdiri dari sejenis kain yang dibasahkan dahulu. Masalahnya, mungkin saja tisu basah tersebut mengandung beberapa bahan yang dapat merugikan kesehatan vagina Anda.

Lebih lanjut, efek pemakaian produk ini dalam jangka panjang belum diketahui secara jelas.

Artikel Lainnya: 5 Potensi Bahaya Tisu Toilet bagi Organ Kewanitaan

Pada beberapa wanita, membersihkan miss v dengan tisu basah diketahui menyebabkan beberapa keluhan. Misalnya saja rasa gatal, terbakar, iritasi, dan reaksi alergi.

Bahaya tisu basah untuk miss v bisa terjadi karena adanya kandungan pewangi, yang berpotensi menyebabkan reaksi alergi pada kulit. Kandungan bahan kimia di dalamnya pun berisiko mengiritasi serta mengganggu sistem hormonal.

Sayangnya, bahan pewangi ini sering kali tidak tercantum secara jelas pada kemasan produk sehingga sulit diidentifikasi.

Para wanita merasa bahwa area kewanitaan seharusnya wangi. Oleh karena itu, penggunaan tisu basah untuk miss v terkadang menjadi pilihan. Padahal, area kewanitaan yang wangi adalah ekspektasi yang tidak realistis. Secara alamiah area kewanitaan memang memiliki bau khas. 

Anda juga harus tahu bahwa area kewanitaan cenderung memiliki kulit yang sensitif. Untuk itu, jika Anda memutuskan untuk membeli produk kewanitaan, cek dulu dengan saksama bahan-bahannya agar tidak malah merugikan area kewanitaan Anda.

Artikel Lainnya: Ini Ciri-Ciri Vagina yang Sehat

Berbeda dengan tisu kering, tisu basah biasanya menggunakan pengawet untuk mencegah pertumbuhan bakteri, jamur, serta berbagai kuman penyebab penyakit.

Itulah mengapa penggunaan tisu basah untuk vagina bisa berbahaya. Karena sama seperti bahan pewangi, bahan pengawet pada tisu basah juga dapat menimbulkan gejala alergi pada beberapa wanita.

Lalu, apa saja bahan pengawet khusus yang diketahui menimbulkan efek buruk? Contohnya methylisothiazolinone dan methylchloroisothiazolinone. Kandungan ini dapat memicu reaksi alergi berat.

Selain itu, kandungan iodopropynyl butylcarbamate (IPBC) juga dapat mencetuskan alergi serta sudah dilarang penggunaannya di Uni Eropa; paraben yang diduga mengganggu kesuburan; serta formaldehyde yang merupakan alergen serta karsinogen.

Bahan kimia mengkhawatirkan lain yang mungkin terkandung dalam tisu basah adalah octoxynol-9. Produk ini digunakan dalam kontrasepsi dan berfungsi membunuh sel sperma. Namun, tisu basah yang mengandung zat ini tidak tergolong sebagai alat kontrasepsi.

Artikel Lainnya: 6 Cara Menjaga Kesehatan Vagina Saat Haid

2 dari 3 halaman

Apakah Tisu Biasa Lebih Aman untuk Vagina?

Karena tisu basah bisa sangat berbahaya untuk vagina, lantas apakah sebaiknya Anda menggunakan tisu biasa untuk membersihkan area kewanitaan?

Sebelum menggunakan produk kewanitaan apa pun, penting untuk diingat bahwa vagina Anda memiliki mekanisme pembersihan sendiri tanpa memerlukan bantuan dari produk apa pun. Hanya saja, keseimbangan vagina sangat sensitif terhadap perubahan, baik dari dalam maupun luar tubuh.

Salah satu hal yang dapat mengganggu keseimbangan vagina adalah terlalu sering membersihkan vagina. Membersihkan liang vagina dengan produk kewanitaan berpotensi mengganggu keseimbangan alamiah vagina, seperti pH ideal liang vagina atau keseimbangan bakteri vagina.

Vagina Anda memiliki mekanisme pembersihan secara mandiri sehingga tidak memerlukan produk khusus. Untuk menjaga kebersihannya, cukup basuh area kewanitaan dengan air setiap kali mandi.

Untuk mengeringkan area kemaluan setelah dibasuh, Anda bisa menggunakan handuk khusus atau tisu biasa. Pilihkan tisu kering yang tidak mengandung pewangi. Hindari menggosok area kelamin saat mengeringkan, cukup ditepuk-tepuk secara lembut.

Jika Anda mengalami bau vagina yang mengganggu, segera periksakan diri ke dokter ketimbang mencari solusi dengan membeli produk-produk kewanitaan yang belum tentu aman. Jika dirasa Anda memerlukan tisu basah untuk area vagina, cermatilah jenis produk yang digunakan. Pilih produk yang bebas dari pewangi dan alkohol.

Informasi menarik lain seputar kesehatan organ kewanitaan bisa Anda baca di aplikasi KlikDokter. Jangan lupa unduh aplikasinya, ya!

[WA]

0 Komentar

Belum ada komentar