Sukses

Redakan Inflamasi dengan Pilihan Makanan Ini

Mengonsumsi ragam makanan yang merupakan bahan alami ternyata juga mampu membantu meredakan inflamasi dan mencegahnya datang kembali.

Peradangan (inflamasi) merupakan salah satu proses respons tubuh terhadap kuman atau adanya benda asing di dalam tubuh. Hal ini dapat terjadi dalam berbagai jenis, salah satunya adalah radang sendi.

Biasanya, jika seseorang mengalami peradangan, baik di sendi ataupun tempat lain, maka akan timbul keluhan berupa nyeri, pembengkakan, dan rasa panas. Kondisi ini akan menimbulkan rasa nyeri ketika beraktivitas.

Meski demikian, sebenarnya Anda juga bisa membantu kinerja obat pereda inflamasi dengan mengonsumsi beberapa makanan yang mengandung zat tertentu. Apa saja makanan antiinflamasi yang bisa menjadi pilihan asupan harian?

1 dari 7 halaman

1. Buah Tinggi Antioksidan

Ketimbang mengonsumsi camilan yang tinggi kadar garam dan gula buatan, sebaiknya konsumsi buah-buahan yang tinggi kadar antioksidan, seperti apel, blueberry, ceri, nanas, raspberry, dan stroberi.

Aneka buah tersebut sebaiknya dimakan langsung, tidak diolah menjadi jus yang kemudian dicampurkan dengan gula atau kental manis agar nutrisinya tidak berkurang.

Dengan menjadikan buah-buahan tersebut sebagai menu camilan, Anda akan terhindar dari kerusakan sel dan sendi yang semakin parah. Jadi, gejala nyeri dan bengkak bisa berkurang.

2. Ikan

Bila radang sendi sedang kumat, sebaiknya ganti dulu asupan daging merah dengan ikan. Karena, daging merah lebih tinggi kadar lemak jahat dan garamnya.

Anda bisa memilih ikan salmon, kakap, tuna, kod, halibut, dan ikan bass yang mengandung asam lemak omega-3 lebih tinggi.

Asam lemak omega-3 bermanfaat untuk membantu mengurangi peradangan dan baik untuk kesehatan jantung.

Artikel Lainnya: 3 Jenis Rempah yang Ampuh Meredakan Inflamasi

2 dari 7 halaman

3. Alpukat

Alpukat termasuk buah yang spesial. Sebab, buah yang sekarang sedang tren dimakan bersama telur setengah matang, roti gandum, dan ikan salmon ini kaya akan lemak tak jenuh tunggal dan memiliki kadar vitamin E yang tinggi.

Kedua zat tersebut berkaitan dengan penurunan risiko kerusakan sendi di level awal.

Lagipula, mengonsumsi alpukat secara teratur tak cuma bisa meredakan gejala nyeri sendi, tetapi juga bekerja mengontrol kadar lemak di dalam darah.

4. Bawang Putih dan Bawang Bombay

Tak cuma sebagai antibiotik alami, bawang putih dan bawang bombay juga dikenal sebagai bumbu dapur yang berkhasiat meredakan gejala radang sendi.

Anda dapat menambahkan bawang putih atau bawang bombay ke dalam masakan untuk menyedapkan rasa. Masakan pun tak hanya enak, tapi juga berkhasiat sebagai antiradang.

3 dari 7 halaman

5. Cokelat Hitam

Kalau ingin makan cokelat, pilihlah yang mengandung 70 persen cokelat murni. Hindari mengonsumsi cokelat susu dan cokelat putih.

Kedua jenis tersebut mengandung gula dan lemak cukup tinggi. Bukannya sembuh, bisa-bisa Anda malah terkena diabetes!

Artikel Lainnya: 5 Cara Alami Meredakan Peradangan

6. Makanan Berserat Tinggi

Serat diketahui dapat menurunkan protein C-reaktif (CRP), yakni zat yang berada di dalam darah dan berkaitan dengan peradangan.

Tak cuma dari sayur dan buah, Anda bisa mendapat serat dari berbagai makanan lainnya, seperti kacang polong, gandum utuh (oatmeal), beras merah, dan quinoa.

4 dari 7 halaman

7. Kacang Polong

Dalam satu cangkir kacang polong mengandung 15 gram protein yang baik bagi tubuh. Selain murah, kacang polong juga mengandung serat dan fitonutrien yang bekerja membantu mengurangi peradangan.

Kacang yang kerap kali ditemukan di dalam hidangan sup atau nasi goreng ini bahkan juga kaya magnesium, zat besi, dan kalium.

8. Minyak Zaitun

Minyak zaitun merupakan komponen makanan yang baik untuk kesehatan. Minyak ini merupakan bagian dari diet Mediterania yang sudah terbukti baik untuk kesehatan jantung dan pembuluh darah.

Anda dapat menggunakan minyak zaitun untuk tambahan sajian sayur dan buah.

Artikel Lainnya: Perbedaan Infeksi Lambung karena Bakteri atau Luka

5 dari 7 halaman

9. Makanan Probiotik

Probiotik adalah bakteri baik untuk kesehatan saluran cerna. Berbagai penelitian sudah membuktikan adanya manfaat dari asupan probiotik secara rutin.

Probiotik juga ternyata memiliki manfaat antiradang yang dapat menurunkan peradangan yang sedang terjadi di saluran cerna.

Berbagai jenis bakteri baik yang sudah terbukti untuk saluran cerna adalah Lactobacillus GG dan Bifidobacterium bifidus.

10. Sayuran Segar

Jangan anggap sepele manfaat sayur segar! Ternyata, sayuran segar memiliki manfaat yang baik untuk kesehatan.

Tidak hanya untuk saluran cerna, sayuran juga membantu menurunkan peradangan. Bersihkan sayuran hijau dan hindari memasaknya terlalu lama.

Artikel Lainnya: Awas, Makanan Ini Buruk untuk Kesehatan Rambut!

6 dari 7 halaman

11. Teh Hijau

Teh hijau sudah dikenal khasiatnya sejak lama. Selain memiliki aroma yang menenangkan, teh hijau bermanfaat untuk menurunkan risiko kanker, Alzheimer, dan kegemukan.

Tak hanya itu, nyatanya teh hijau juga mengandung epigallocatechin-3-gallate (EGCG) yang dapat menurunkan peradangan pada sel di sepanjang pembuluh darah.

12. Anggur

Anggur mengandung antosianin yang dapat mengurangi peradangan. Selain itu, anggur juga dapat menurunkan risiko beberapa penyakit, misalnya penyakit jantung, diabetes, obesitas, Alzheimer, dan gangguan mata.

Meredakan inflamasi yang menghambat aktivitas Anda nyatanya tak sulit, bukan?

Dengan menjalani pengobatan sesuai anjuran dokter dan mengonsumsi berbagai makanan antiinflamasi di atas, proses peradangan yang menyebabkan berbagai penyakit dapat ditekan dan dicegah.

Bila ingin konsultasi ke dokter seputar kesehatan, pakai LiveChat dari Klikdokter. Mulai dari dokter umum hingga dokter spesialis, semua tersedia untuk Anda. Mau beli obat dan makanan sehat secara online? Kunjungi Health Mall Klikdokter!

(FR/AYU)

1 Komentar