Sukses

Kondisi Ini Bikin Ibu Hamil Wajib Bed Rest

Beberapa keadaan saat kehamilan membuat sang ibu hamil wajib menjalani bed rest agar tidak terjadi komplikasi yang tidak diinginkan.

Klikdokter.com, Jakarta Kehamilan tidak melulu menghalangi seorang wanita untuk tetap melakukan aktivitas sehari-hari. Kendati begitu, setiap ibu hamil tetap perlu memperhatikan kondisi tubuhnya dengan saksama. Itu karena terdapat beberapa kondisi saat kehamilan yang mewajibkan sang ibu hamil untuk bed rest di rumah.

Bed rest dilakukan untuk memperbanyak waktu istirahat dan mengurangi aktivitas harian yang selama ini rutin dilakukan ibu hamil. Bahkan, jika kondisi saat itu sangat mengkhawatirkan, ibu hamil diwajibkan untuk duduk atau berbaring di tempat tidur saja dan tidak bergerak kecuali ingin ke kamar mandi.

Adapun beberapa kondisi yang mewajibkan ibu hamil untuk bed rest di rumah, yaitu:

  • Memiliki risiko yang tinggi untuk melahirkan secara prematur
  • Ibu hamil memiliki tekanan darah tinggi atau hipertensi
  • Mengalami kehamilan kembar
  • Terdapat perdarahan pada vagina
  • Pertumbuhan janin mengalami hambatan
  • Terkena komplikasi plasenta, seperti plasenta letak bawah (plasenta previa), plasenta yang berkembang terlalu dalam pada dinding rahim (plasenta akreta), atau plasenta lepas sebelum waktunya (abrutio plasenta).

Secara spesifik, tujuan dari dilakukannya bed rest saat hamil adalah sebagai berikut:

  • Jika tekanan darah ibu tinggi, maka bed rest dapat membantu menurunkan tekanan darah tersebut.
  • Mengurangi rasa stres, karena ibu dapat beristirahat cukup di rumah
  • Memberikan kesempatan pada tubuh ibu hamil untuk kembali bekerja dengan normal
  • Membantu meningkatkan aliran darah ke plasenta
1 dari 2 halaman

Tips bed rest saat hamil

Ada kalanya, bed rest saat hamil membuat ibu hamil merasa tidak nyaman karena harus berada di posisi duduk atau berbaring dalam waktu yang lama. Hal seperti ini bisa menimbulkan keluhan penyerta, seperti nyeri otot dan sendi, gangguan sembelit, serta tubuh terasa kaku.

Selain itu, ibu hamil juga mungkin akan mengalami gangguan mood dan merasa sangat bosan. Bahkan pada beberapa kasus, ibu hamil yang melakukan bed rest dalam jangka waktu yang sangat lama bisa mengalami depresi.

Nah, supaya efek negatif bed rest tidak terjadi, ibu hamil bisa melakukan beberapa tips berikut ini:

  • Lakukan olahraga ringan di tempat tidur. Caranya, gerakkan atau putar tangan dan kaki agar sirkulasi darah tetap lancar. Tindakan ini juga membuat Anda terhindar dari risiko penggumpalan darah
  • Untuk menghindari rasa bosan, ibu hamil dapat melakukan aktivitas sederhana seperti membaca buku, menonton televisi, merajut, atau mewarnai.
  • Perbanyak asupan air putih, sayur, dan buah untuk menghindari gangguan sembelit akibat jarang bergerak.
  • Tidur dalam posisi yang nyaman agar terhindar dari gangguan nyeri otot dan sendi. Caranya, berbaring miring dengan meletakkan bantal di bawah perut, belakang pinggang, dan di antara lutut. Jangan lupa untuk mengubah posisi setiap 30 menit untuk mencegah tekanan di bagian tubuh tertentu.
  • Penuhi asupan gizi setiap hari dengan mengonsumsi makanan sehat dan bergizi seimbang.
  • Manjakan tubuh dengan melakukan cream bath, manicure, atau pedicure, misalnya dengan “memanggil” pekerja salon langganan Anda untuk datang ke rumah.

Pahami bahwa tujuan dari bed rest adalah untuk kebaikan Anda dan janin dalam kadungan. Jadi, hindari pikiran negatif dan jalani bed rest dengan semangat. Dengan demikian, Anda akan merasa lebih relaks sehingga masa-masa ini akan jauh lebih mudah untuk dijalani.

[NB/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar