Sukses

Tips Olahraga Jalan Kaki di Mal

Tahukah Anda bahwa jalan kaki di mal termasuk olahraga? Lakukan tips ini agar manfaatnya benar-benar terasa!

Klikdokter.com, Jakarta Kapan terakhir kali Anda ke mal? Apakah Anda berkeliling di dalam mal dengan jalan kaki untuk menemukan toko atau tempat yang dituju? Jika memang demikian, selamat! Anda baru saja melakukan olahraga dengan cara yang simpel dan menyenangkan: jalan kaki di mal!

Sejatinya, olahraga tak melulu harus dilakukan di lapangan atau pusat ke bugaran. Di dalam mal, Anda juga bisa melakukan aktivitas sehat tersebut sambil “mencuci mata”. Dengan berjalan kaki di mal selama 30 menit, itu sama saja Anda sudah melakukan olahraga yang dianjurkan oleh para ahli.

Faktanya, durasi olahraga yang disarankan untuk mengurangi risiko penyakit adalah 150 menit per minggu. Anda dapat membaginya menjadi olahraga 30 menit sehari, sebanyak 5 kali dalam seminggu.

Tips olahraga jalan kaki di mal

Untuk mendapatkan hasil yang maksimal dari olahraga jalan kaki di mal, mulailah dengan langkah yang ringan sebagai pemanasan selama 3–5 menit. Kemudian, percepat langkah sehingga Anda bisa bernapas lebih cepat dari biasanya. Pertahankan kecepatan ini setidaknya 10 menit.

Anda juga dapat menambahkan interval intensitas yang lebih tinggi, misalnya dengan melewati anak tangga atau berjalan secepat yang Anda bisa selama 30 detik hingga 1 menit. Di akhir perjalanan, lambatkan langkah selama beberapa menit.

Manfaat jalan kaki di mal

Jika dilakukan dengan cara yang tepat, jalan kaki di mal terbukti bisa memberikan manfaat sebagai berikut:

  • Tidak terpengaruh cuaca

Di dalam mal, pejalan kaki dapat berpakaian dengan nyaman dan tidak perlu khawatir dengan angin, hujan, atau panas.

  • Aman dari lalu lintas

Dengan jalan kaki di dalam mal, Anda tidak perlu khawatir dengan ancaman tertabrak mobil atau motor. Tidak ada persimpangan untuk menyeberang, tidak ada kaca pecah atau semak yang menghalangi jalan, tidak ada asap mobil atau hal-hal lainnya. Mal adalah lokasi olahraga yang lebih aman dan sehat!

  • Ketersediaan toilet dan makanan

Di dalam mal, toilet, makanan, dan minuman sangat mudah ditemukan. Sehingga, Anda tak perlu menahan kencing, merasa kelaparan atau haus berlebih setelah berkeliling mal selama 30 menit.

  • Bebas melangkah

Tidak ada tekanan untuk bergerak lebih cepat atau lebih lambat saat Anda berjalan di dalam mal. Pusat perbelanjaan tersebut menyambut semua orang, tak peduli seberapa sehat dan kuat Anda.

Di antara deretan manfaat di atas, jalan kaki di mal tetap memiliki kelemahan. Salah satu yang paling kentara adalah kemungkinan Anda berjalan sangat lambat. Hal ini membuat Anda tidak bisa mengatur kecepatan jalan seperti yang dianjurkan para ahli kesehatan.

Selain itu, permukaan mal yang terbuat dari ubin dan cenderung keras membuat Anda tidak boleh sembarangan memilih sepatu. Anda perlu mempertimbangkan penggunaan sepatu dengan lebih banyak bantalan untuk mengurangi dampak buruk pada kaki.

Jadi, apakah Anda tertarik untuk mencoba jalan kaki mengelilingi mal favorit Anda? Pastikan Anda tidak terlena dengan barang-barang atau makanan yang dilihat selama berolahraga jalan kaki di mal, ya.

[NB/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar