Sukses

Persiapan Mental Saat Menjalani Program Bayi Tabung

Tidak hanya fisik, persiapan mental juga diperlukan oleh setiap pasangan yang sedang menjalani program bayi tabung.

Klikdokter.com, Jakarta Sebagian besar pasangan menikah ingin memiliki keturunan. Sayangnya, tidak semua bisa mendapatkan momongan. Seiring dengan perkembangan teknologi, salah satu upaya yang bisa dilakukan untuk mewujudkannya adalah dengan menjalani program bayi tabung atau In Vitro Fertilization (IVF). Meski demikian untuk melakukannya dibutuhkan persiapan mental yang matang.

Seputar program bayi tabung

Program bayi tabung merupakan sebuah metode pengambilan sperma dan sel telur untuk dipertemukan di luar organ wanita agar terjadi proses pembuahan. Kemudian setelah pembuahan terjadi, hasilnya dimasukkan kembali ke dalam rahim wanita dengan harapan dapat menghasilkan kehamilan.

Namun, ada beberapa kondisi yang menjadi syarat pasangan dapat menjalankan program bayi tabung, di antaranya pria dengan infertilitas berat, wanita tanpa saluran sel telur (tuba falopi) atau salurannya terhambat, usia yang lebih tua, dan berbagai kasus infertilitas yang telah mencoba pengobatan lainnya.

Pada umumnya, program bayi tabung akan memakan waktu yang cukup lama. Oleh karena itu, diperlukan persiapan yang matang sebelum memulai program bayi tabung, baik secara fisik dan mental.

1 dari 2 halaman

Mempersiapkan mental sebelum menjalani program bayi tabung

Kenyataannya, persiapan mental masih kurang diperhatikan oleh para pasangan menikah yang akan menjalankan program bayi tabung. Bila Anda akan melakukannya, ikutilan saran-saran berikut ini agar proses demi proses dapat dilakui dengan tenang.

  • Saling mendukung antar pasangan

Dalam menjalani kehidupan berumah tangga, tentu Anda harus saling mendukung dengan pasangan, termasuk saat mengikuti program bayi tabung. Usahakan Anda dan pasangan selalu berkomunikasi dengan baik.

Pastikan saling terbuka satu sama lain bagaimana persepsi serta harapan selama menjalani program bayi tabung. Hal ini dapat meminimalkan konflik yang mungkin terjadi dan menambah semangat yang lebih bagi pasangan.

  • Pilih tempat yang nyaman untuk konsultasi program bayi tabung

Pastikan memilih tempat yang membuat Anda dan pasangan benar-benar nyaman untuk melakukan program bayi tabung, mulai dari fasilitas hingga tim medisnya.

Karena program bayi tabung akan dijalankan dalam waktu yang cukup lama, Anda dapat mencari informasi sebanyak-banyaknya. Alangkah lebih baik bila informasi juga diperoleh dari pasangan yang sudah menjalani program bayi tabung. Selain itu, tempat yang nyaman dapat membuat Anda dan pasangan lebih maksimal dalam mengikuti rangkaian prosedur dalam progam bayi tabung.

  • Kontrol emosi dan stres

Salah satu rangkaian dari program bayi tabung adalah pemeriksaan kondisi sel telur dan sperma. Cobalah untuk mengelola respon emosi Anda selama menjalani program. Jangan terlalu tergesa-gesa ingin mendapatkan hasil.

Perlu diketahui, tidak sedikit pasangan yang berhenti dari program bayi karena stres tak kunjung mendapatkan apa yang mereka inginkan. Hati-hati, stres dipercaya berkontribusi pada kejadian infertilitas. Lebih baik fokus pada langkah yang Anda dan pasangan akan ambil selama program kehamilan dan cobalah untuk berpikir lebih positif.

Untuk mengurangi stres, Anda dapat melakukan hobi atau hal yang disukai. Anda juga bisa berekreasi bersama pasangan ke tempat yang belum pernah dikunjungi.

  • Minta dukungan orang lain

Untuk menambah energi positif, Anda dan pasangan membutuhkan dukungan orang di sekitar, terutama keluarga. Tidak harus selalu dalam bentuk fisik, dukungan dapat merupakan sesuatu yang menguatkan pikiran dan perasaan Anda. Misalnya dengan banyak mengobrol dengan orang-orang terdekat yang dirasa dapat menambah semangat juang Anda dan pasangan selama menjalani program bayi tabung.

Anda dan pasangan berniat menjalani program bayi tabung? Lakukan berbagai persiapan mental di atas untuk memperlancar usaha Anda dan pasangan. Bila perlu, Anda berdua juga bisa berkonsultasi dengan para ahli mengenai masalah perasaan dan pikiran yang dialami selama menjalani program bayi tabung. Tetap bersabar, semoga Anda dan pasangan segera mendapat momongan!

[NP/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar