Sukses

5 Penyakit Genetis Warisan Ibu

Ada beberapa penyakit yang dipengaruhi oleh faktor genetik yang diturunkan atau warisan dari pihak ibu. Apa saja?

Klikdokter.com, Jakarta Semua orang tentu ingin tetap sehat dan terbebas dari segala macam penyakit. Namun, apa mau dikata, ada beberapa penyakit yang bisa muncul karena bersifat genetik yang diturunkan atau diwariskan dari pihak ibu.

Penyakit keturunan adalah suatu penyakit kelainan genetik yang diwariskan dari orang tua kepada anaknya. Bahkan, dalam beberapa kasus bisa juga terjadi penyakit lompat satu generasi. Ada orang tua yang hanya bertindak sebagai pembawa sifat (carrier) saja dan penyakit ini baru muncul setelah dipicu oleh lingkungan dan gaya hidupnya.

Berikut di bawah ini adalah beberapa penyakit yang bisa diturunkan dari ibu.

  1. Kanker payudara

Ya, kanker payudara bisa diturunkan dari ibu. Perlu dilakukan tes apakah seorang wanita membawa mutasi gen (BRCA 1 dan 2) yang merupakan penanda (marker) tingginya risiko terkena kanker payudara (termasuk juga kanker serviks dan kanker lainnya). Spesialis obstetri dan ginekologi, dr. A. Nicky Hjort M.D, pernah menjelaskan bahwa tidak semua kasus kanker payudara atau serviks dapat diturunkan.

Mereka yang perlu melakukan tes mutasi gen adalah:

  • Memiliki gen atau terdiagnosis kanker sebelum usia 35 tahun
  • Memiliki lebih dari dua anggota keluarga dengan jenis kanker yang sama
  • Memiliki tiga anggota keluarga yang menderita kanker
  1. Kolesterol tinggi

Nutrisi buruk, kurang olahraga, dan kondisi genetik yang disebut familial hypercholesterolemia (FH) dapat menyebabkan terjadinya serangan jantung. Akibatnya bisa sebabkan kematian. Satu dari 400 orang populasi memiliki FH atau kolesterol tinggi akibat keturunan. Walaupun demikian, hanya 20 persen yang dapat terdiagnosis.

FH membuat tubuh memproduksi kolesterol lebih banyak dari yang diperlukan. Kolesterol yang berlebihan ini dapat menghambat arteri koroner, yang selanjutnya dapat menyebabkan serangan jantung dan stroke. Jika orang tua Anda memiliki gen FH, maka kemungkinan Anda mengalami kondisi yang sama adalah hingga 50 persen.

Penderita FH tidak cukup hanya dengan melakukan olahraga dan makan makanan bergizi untuk mengontrol kadar kolesterol, tetapi perlu konsumsi obat untuk menurunkan risikonya. Melakukan tes darah rutin di laboratorium juga perlu untuk memantau kadar kolesterol dalam darah.

1 dari 2 halaman

Selanjutnya

  1. Kecemasan dan depresi

Kecemasan dan depresi  adalah kelainan psikologi yang sering terjadi pada wanita. Psikolog Dr. Susan Bartell mengatakan, semua kelainan mental diturunkan secara genetik, termasuk gangguan bipolar, ADHD (attention-deficit/hyperactivity disorder), OCD (obsessive-compulsive disorder), dan skizofrenia.

Gejala dari kecemasan adalah panik, kelelahan, kecerobohan, gangguan tidur, dan khawatir berkepanjangan. Anda dapat mengidentifikasi diri sendiri dari gejala-gejala tersebut walaupun ibu Anda tidak secara langsung mendapatkan diagnosis langsung dari dokter.

  1. Buta warna

Buta warna adalah penyakit berkurangnya daya penglihatan pada warna, sehingga terjadi kesulitan melihat warna. Umumnya, mata tak bisa melihat warna merah, hijau, biru, atau kombinasi dari warna-warna tersebut.

Buta warna dapat diturunkan oleh ayah (Y-linked), tetapi kasusnya sangat jarang terjadi. Pada umumnya, buta warna diturunkan oleh ibu (X-linked). Apabila ibu merupakan carrier, maka 50 persen anak lelakinya akan mengalami buta warna.

  1. Diabetes

Penelitian menunjukkan bahwa diabetes tipe 1 dan 2 disebabkan oleh kombinasi faktor genetik dan faktor lingkungan. Pada penelitian terhadap kembar identik yang kedua memiliki kemungkinan yang sama untuk menderita diabetes, hanya satu yang menderita diabetes tipe 1.

Jika orang tua Anda mengidap diabetes, faktor lingkungan seperti iklim, virus, menyusui, nutrisi, dan kebiasaan berolahraga dapat mencetuskan penyakit diabetes di kemudian hari. Anda dapat melakukan tes genetik untuk mendeteksi diabetes tipe 1, tetapi ini kurang efektif untuk mendeteksi diabetes tipe 2.

Meski terdapat beberapa penyakit genetis yang diturunkan atau diwariskan dari pihak ibu, tapi jangan langsung pasrah. Penyakit-penyakit tersebut masih bisa dicegah menurun ke generasi selanjutnya. Caranya adalah dengan melakukan pemeriksaan lengkap, khususnya sebelum menikah. Nantinya, dari pemeriksaan ini akan diketahui apakah terdapat gen penyakit yang diturunkan ke anaknya kelak atau tidak, sehingga Anda bisa lebih waspada dan siap menghadapinya.

[RN/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar