Sukses

Sering Makan Kacang-kacangan, Bisa Turunkan Berat Badan?

Ingin turunkan berat badan? Kacang-kacangan ternyata dapat menjadi salah satu pilihan makanan untuk Anda konsumsi.

Klikdokter.com, Jakarta Beragam manfaat kesehatan yang didapat dari kacang tidak dapat diragukan lagi. Mulai dari kesehatan jantung dan pembuluh darah, potensinya untuk menunjang kesuburan, hingga meningkatkan daya ingat dan kemampuan berpikir. Namun, apakah kacang-kacangan juga bermanfaat dalam membantu menurunkan berat badan?

Menurut penelitian yang pernah dilakukan, salah satu dari sederet manfaat yang didapat dari konsumsi kacang adalah membantu menjaga berat badan tetap stabil. Dua penelitian yang relatif baru juga mengemukakan bahwa asupan kacang harian dalam jumlah sedikit dapat bermanfaat bagi metabolisme tubuh secara keseluruhan. Selain itu, kacang juga dapat mencegah peningkatan berat badan yang umumnya dialami seiring dengan bertambahnya usia.

Penelitian pertama digagas oleh Dr. Xiaoran Liu, peneliti di bidang nutrisi dari Harvard T. H. Chan School of Public Health di Boston, Amerika Serikat. Dia menginvestigasi pengaruh jangka panjang konsumsi kacang terhadap berat badan tubuh.

Adapun penelitian kedua disupervisi oleh Dr. Mee Young Hong, seorang ahli diet dan profesor di School of Exercise and Nutritional Sciences di San Diego State University yang berlokasi di California, Amerika Serikat. Dr. Mee Young Hong  mengevaluasi efek dari kacang Brasil terhadap rasa kenyang, gula darah, dan respons hormon insulin.

Kacang hambat peningkatan berat badan

Hasil yang didapatkan dari penelitian pertama menunjukkan bahwa mengganti sajian daging merah, daging olahan, kentang goreng, atau keripik kentang dengan sajian kacang-kacangan berhubungan dengan peningkatan berat badan yang lebih sedikit pada jangka panjang.

Peneliti utama dari studi tersebut menambahkan bahwa orang sering kali melihat kacang-kacangan sebagai kelompok makanan yang kaya akan lemak dan kalori. Hal ini membuat mereka ragu-ragu untuk memilihnya sebagai camilan sehat. Namun, menurutnya, yang sebenarnya konsumsi kacang justru dapat menghambat kenaikan berat badan seseorang.

Kacang menimbulkan rasa kenyang 

Penelitian yang kedua bertujuan untuk mempelajari efek dari mengonsumsi kacang Brasil dibandingkan dengan pretzel. Dari hasil penelitian tersebut, didapatkan bahwa kacang Brasil menimbulkan rasa kenyang yang lebih tinggi. Namun, hal yang menarik dari penelitian tersebut adalah mengonsumsi pretzel juga meningkatkan kadar gula darah dan insulin, sedangkan kacang Brasil tidak.

Peneliti utama dari penelitian kedua menjelaskan bahwa kadar gula darah dan insulin secara umum lebih stabil setelah mengonsumsi kacang Brasil. Hal ini sekaligus dapat bermanfaat dalam mencegah diabetes dan peningkatan berat badan secara umum.

Selain itu, peneliti berspekulasi bahwa selenium yang ada dalam kopi merupakan salah satu komponen yang membantu menjaga kestabilan kadar gula darah dan insulin di dalam tubuh setelah makan. Namun, ini merupakan studi observasional dan belum dapat menyimpulkan adanya hubungan sebab-akibat. Masih dibutuhkan serangkaian penelitian lebih lanjut untuk mengonfirmasi kaitan antara konsumsi kacang dan penurunan berat badan.

Kacang-kacangan kaya akan asam lemak tidak jenuh, serat, protein, dan zat lainnya yang berkontribusi baik pada kesehatan. Karena itu, konsumsi kacang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, salah satunya turunkan berat badan dan menjaganya tetap stabil. Oleh karena itu, jangan ragu lagi untuk mengikutsertakan kacang-kacangan dalam menu harian Anda.

[HNS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar