Sukses

Kenali Bahaya Mabuk Pakai Gas Tawa seperti Pemain Arsenal

Pemain Arsenal tertangkap kamera mabuk memakai gas tawa. Kenali bahaya mabuk akibat gas yang memiliki nama lain dinitrogen oksida itu.

Klikdokter.com, Jakarta Para pemain Arsenal berbuat ulah. Usai memastikan kemenangan 1-0 atas Leicester City, Sabtu (8/12), para pemain Arsenal langsung merayakannya dengan berpesta yang agak 'nyeleneh'. Beberapa penggawa The Gunners terlihat mabuk dengan menggunakan gas tawa di sebuah kelab malam. Padahal, gas tawa sangat membahayakan kesehatan.

Dilansir dari The Sun, pemain-pemain yang tampak berpesta adalah Alexandre Lacazette, Matteo Guendouzi, Mesut Özil, Sead Kolasinac, dan Pierre-Emerick Aubameyang. Tak sekadar berpesta, mereka terlihat asyik mabuk menggunakan gas tawa atau dinitrogen oksida. Bahkan, Özil terlihat sangat 'fly' dan sampai terjatuh dari sofa yang dia duduki. Beberapa dari mereka bahkan tampak pingsan. Dinitrogen oksida atau nitrous oxide adalah gas yang sering dipakai untuk mobil balap atau memiliki nama lain, NOS.

Bahaya gas tawa bagi tubuh

Wajar memang beberapa pemain Arsenal yang menghirup gas tawa sampai pingsan. Pasalnya, gas itu menghasilkan efek ketenangan. Jika berlebihan dipakai, si pemakai bisa tidak sadarkan diri. Namun, sebenarnya dinitrogen oksida sering digunakan untuk mengobati rasa sakit dan berfungsi sebagai obat penenang ringan.

Menurut drg. Wienna Manggala Putri dari KlikDokter, biasanya, dinitrogen oksida digunakan dalam prosedur perawatan gigi untuk membuat seseorang lebih rileks dan mengurangi kecemasan. Gas ini biasanya digunakan saat perawatan gigi terhadap anak-anak.

Gas nitrogen oksida bekerja cepat sebagai obat penenang, tetapi tidak butuh waktu lama sampai efeknya hilang. NOS pada dasarnya aman, jika dalam jumlah yang sangat sedikit. Namun jika berlebihan, akibatnya sangat buruk bagi kesehatan.

Jika menghirup dinitrogen oksida, efek jangka pendeknya adalah keringat berlebih, gemetaran, mual, muntah, pusing, dan kelelahan. Sementara itu, beberapa orang juga mengalami halusinasi atau distorsi suara setelah menghirup gas tawa ini. Efek lainnya yang harus Anda waspada adalah jika ada tanda atau gejala reaksi alergi seperti demam, panas dingin, gatal-gatal, mengi, dan sulit bernapas. Jika sudah sampai tahap ini, Anda perlu mendapat bantuan medis.

Meskipun tidak ada efek samping jangka panjang yang diketahui, menyalahgunakan dinitrogen oksida atau paparan jangka panjang pada gas di lingkungan kerja dapat menyebabkan komplikasi.

Gejala kelebihan menghirup gas tawa

Meskipun gas tawa aman dan biasa digunakan secara medis – dalam jumlah yang terukur – tetap ada risiko overdosis. Ini dapat terjadi karena paparan jangka panjang atau karena menerima terlalu banyak gas.

Tanda-tanda kemungkinan overdosis dapat termasuk:

  • Iritasi pada hidung, mata, dan tenggorokan
  • Mengi, batuk, atau kesulitan bernapas
  • Tersedak atau sesak di dada
  • Kejang
  • Jari tangan, jari kaki, dan bibir kebiruan
  • Denyut jantung cepat
  • Halusinasi
  • Peningkatan tekanan darah juga bisa terjadi. Ini bisa meningkatkan risiko stroke atau serangan jantung.

Kerusakan otak juga merupakan hal yang mungkin terjadi ketika seseorang menerima dosis dinitrogen oksida berlebihan tanpa oksigen yang cukup. Jika tidak ditangani, overdosis dapat menyebabkan koma atau kematian.

Mabuk karena menghirup gas tawa seperti yang dilakukan pemain Arsenal bukanlah perilaku yang pantas ditiru. Itu karena gas tawa dapat berefek buruk pada kesehatan, seperti menyebabkan kehilangan kesadaran, pusing, dan muntah. Meski aman dipakai untuk perawatan gigi – dalam dosis kecil dan terukur – namun hindari penggunaan secara sengaja tanpa pengawasan dokter.

[HNS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar