Sukses

Kenali Gejala Anda Alergi Kosmetik

Muncul ruam setelah membeli kosmetik baru? Eits, bisa jadi Anda mengalami alergi kosmetik, lho!

Ada kalanya Anda tergoda membeli kosmetik baru karena termakan iklan di media sosial. Lalu, tanpa pikir panjang lagi dan mumpung sedang diskon besar-besaran, Anda rela merogoh kocek untuk kosmetik yang belum jelas cocok atau tidaknya di kulit Anda. Hati-hati, cari tahu dulu apakah Anda alergi kosmetik tertentu.

Varian kosmetik yang semakin beragam memang menggoda untuk dimiliki. Belum lagi, menjamurnya kosmetik yang dijual secara daring tidak memungkinkan Anda untuk mengetes dulu di kulit.

Akibatnya, kulit yang tidak sesuai dengan kandungan yang terdapat di dalam kosmetik pun bisa mengalami iritasi kulit. Ketahui tanda-tanda alergi kosmetik agar Anda dapat lebih berhati-hati.

1 dari 4 halaman

Gejala Alergi Kosmetik

Rasa gatal, bengkak, atau sensasi panas seperti terbakar pada wajah saat memakai kosmetik pasti membuat Anda merasa tak nyaman. Jika Anda mengalami kondisi demikian, jangan-jangan Anda tidak cocok dengan kosmetik baru tersebut.

Nah, untuk memastikannya, berikut ini adalah kondisi yang akan muncul bila Anda memang alergi terhadap kosmetik tertentu.

1. Muncul Ruam yang Tidak Biasa

Dermatitis kontak alergi, yang merupakan istilah medis untuk reaksi kontak dengan alergen, sebenarnya terlihat sangat mirip dengan penyakit eksim.

Ciri-cirinya adalah ruam merah, gatal, kering, dan bersisik di area tempat Anda memulas riasan. Dalam kasus ekstrem, reaksi alergi bahkan dapat menyebabkan bengkak.

Artikel lainnya: Awas, Jangan Oleskan Bahan Berbahaya Ini ke Wajah Anda

2. Reaksi Muncul 24 Jam Kemudian

Terkadang, reaksi alergi tidak langsung muncul begitu saja, namun bergantung pada sistem imunitas dari masing-masing orang. Pada paparan pertama, reaksi alergi muncul beberapa minggu kemudian. Tapi umumnya, reaksi alergi kerap kali muncul 24 jam kemudian.

Nah, ketika Anda terus-terusan menggunakan kosmetik yang sama, reaksi bisa muncul jauh lebih cepat dari sebelumnya. Jadi, jika ada perubahan setelah memakai sebuah kosmetik, artinya kulit Anda tidak cocok dengan kosmetik tersebut.

3. Gejala Hilang Setelah Penggunaan Kosmetik Dihentikan

Langkah pertama untuk menghentikan ruam akibat alergi kosmetik adalah berhenti menggunakan produk yang menurut Anda menjadi penyebabnya.

Misalnya, Anda merasakan gatal atau timbul ruam pada daerah kelopak mata usai mengaplikasikan eyeshadow, hentikan penggunaannya.

4. Bibir Membengkak

Bibir yang gatal atau meradang bisa jadi adalah tanda Anda alergi terhadap kosmetik. Kosmetik seperti pelembap bibir, pasta gigi, tabir surya, obat kumur dapat menyebabkan gejala seperti ini.

Tak hanya itu, bibir yang bengkak juga dapat menimbulkan gatal dan kering. Namun jangan khawatir, kondisi ini biasanya bersifat sementara.

5. Rasa Gatal

Gejala alergi akan melibatkan pelepasan histamin pada tubuh. Sehingga selain bengkak dan merah, juga akan menyebabkan rasa gatal (dalam hal ini, pada area yang terpapar dengan kosmetik).

Artikel lainnya: Sering Pakai Kosmetik Oplosan Bisa Picu Kanker Kulit?

2 dari 4 halaman

Bahan Kimia pada Kosmetik yang Bisa Memicu Alergi

Perlu Anda ketahui, ada beberapa bahan kimia penyebab alergi kosmetik yang kerap digunakan produsen kosmetik, antara lain:

  • Pewangi

Terdapat lebih dari 500 pewangi buatan yang digunakan pada produk kosmetik. Pewangi adalah salah satu bahan yang paling sering menyebabkan alergi. Sebaiknya pilihlah kosmetik dengan keterangan bebas pewangi.

  • Pengawet

Pengawet yang terkandung di dalam produk kosmetik merupakan penyebab tersering dari alergi kosmetik. Kosmetik dengan bahan air memiliki pengawet untuk mencegah pertumbuhan bakteri atau jamur. Contoh jenis pengawet: parabens, formaldehyde, Imidazolidinyl, dan methylisothiazolinone.

  • Pewarna

Para-phenylenediamine (PPD) adalah bahan ketiga paling umum yang paling sering menyebabkan alergi. Biasanya terdapat pada pewarna rambut. Reaksi kulit terhadap pewarna rambut bisa melibatkan kelopak mata atas, kulit kepala, hingga telinga.

Satu lagi yang perlu Anda perhatikan, penggunaan bahan alami pada kosmetik tak serta-merta menandakan kosmetik tersebut aman dan tak akan menyebabkan alergi. Karena bagaimanapun juga, pembuatan kosmetik sudah pasti dicampur oleh beberapa bahan lainnya.

Artikel lainnya: Cegah Alergi Kosmetik, Lakukan 6 Tips Ini

3 dari 4 halaman

Cara Mengatasi Alergi Kosmetik

Bila sudah telanjur mengalami alergi kosmetik, cara mengatasinya tergantung berat ringannya gejala. Berikut penjelasannya:

  • Antihistamin

Ketika terjadi reaksi alergi, tubuh akan melepaskan histamin dan menimbulkan gejala seperti gatal, bengkak, dan kemerahan. Pemberian antihistamin dapat meredakan gejala tersebut.

Selain itu, antihistamin juga mengurangi gejala alergi seperti hidung tersumbat, mata berair, hingga sulit bernapas. Antihistamin tersedia dalam bentuk tablet, krim, tetes mata, dan semprot hidung.

  • Kompres Dingin

Anda dapat meredakan gatal dan mengurangi peradangan dengan mengompres kulit menggunakan kain yang sejuk. Lakukan kapan saja saat Anda merasa tidak nyaman.

  • Pelembap

Pelembap alami dapat membantu melembapkan kulit yang kering akibat reaksi alergi. Pelembap juga akan membentuk lapisan yang dapat melindungi kulit dari paparan alergen. Anda dapat menggunakan pelembap yang dijual bebas di pasaran.

Setelah mengetahui gejala yang dapat timbul akibat alergi kosmetik, mulai sekarang hindarilah membeli produk kosmetik baru sebelum Anda mencobanya sedikit. Jika setelah dicoba beberapa hari kemudian tidak timbul reaksi apa pun, barulah Anda boleh membeli produk tersebut.

Bila Anda telanjur mengalami alergi kosmetik dan telah melakukan berbagai upaya di atas, namun reaksi alergi tidak kunjung membaik, segeralah periksakan diri ke dokter. Hal ini untuk mencegah kondisi kulit semakin memburuk. Sayangi kulit Anda dengan lebih cerdas dalam memilih produk kecantikan atau kosmetik yang aman bagi kulit.

Ingin tanya lebih lanjut mengenai gejala alergi kosmetik? Tanyakan langsung kepada dokter-dokter kami dengan menggunakan layanan Live Chat di aplikasi KlikDokter.

[NWS]

0 Komentar

Belum ada komentar