Sukses

Kenali Bahayanya Anak Memakai Kosmetik

Demi mengunggah foto sang buah hati di media sosial, tak jarang para ibu memakaikan kosmetik ke wajah anak. Lantas, adakah bahayanya?

Klikdokter.com, Jakarta Anak perempuan kerap meniru apa yang dilakukan ibunya. Jika sang ibu hobi memakai riasan di wajah, anak perempuannya pasti penasaran. Si anak akan mencoba mengaplikasikan kosmetik ke wajahnya sendiri dengan asal-asalan. Terkadang pula, justru sang ibu yang dengan senang hati merias wajah anaknya, lalu mengunggahnya di media sosial. Lucu memang, tapi kalau terlalu sering bisa jadi berefek buruk pada kulit anak, lho.

Menurut dr. Sepriani Timurtini Limbong dari KlikDokter, sebaiknya para ibu lebih berhati-hati dalam mengaplikasikan kosmetik ke wajah buah hatinya. Sebab, banyak kandungan kimia yang terkandung dalam kosmetik dewasa tidak cocok untuk kulit tipis dan sensitif anak-anak.

Kosmetik mengandung pewangi sintetis

Kosmetik orang dewasa pada umumnya mengandung bahan pewangi sintetis yang rentan memicu alergi serta bahan kimia tambahan, seperti SPF. Menurut dr. Sepri, SPF seharusnya tidak sembarangan diaplikasikan ke kulit anak-anak.

“Meski kandungan SPF baik untuk menangkal sinar UV, tapi SPF untuk anak dan dewasa itu berbeda. Bukan masalah kadar SPF-nya, karena kadarnya itu sama, SPF 30-50, tapi lebih ke jenisnya. Kalau SPF dewasa dipakai ke anak, sangat rentan menimbulkan iritasi,” ucap ibu dua anak ini.

Meski umumnya riasan kosmetik tidak dipakai terlalu lama dan akan segera dibersihkan ibunya, dr. Sepriani tetap merekomendasikan untuk tidak mengaplikasikan kosmetik ke kulit anak di bawah usia 12 tahun. Selain itu, membersihkan bekas kosmetik di kulit anak tidak boleh menggunakan make up removal orang dewasa. Pembersih make up dewasa umumnya mengandung tingkat alkohol yang tinggi.

Selain itu, jangan pula menggunakan facial foam orang dewasa untuk menghapus riasan anak. “Untuk membersihkan kosmetik di wajah anak, sebaiknya gunakan baby oil. Bersihkan semuanya dengan baby oil terlebih dulu, barulah cuci wajah anak Anda dengan sabun khusus anak-anak,” kata dr. Sepriani. Karena itu, sangat tidak disarankan untuk memulas wajah si kecil dengan kosmetik waterproof yang cukup kuat menempel di wajah.

Usia anak boleh mulai menggunakan kosmetik

Menurut dr. Sepriani, usia dimana anak boleh mulai menggunakan kosmetik adalah 12 tahun. Pada usia tersebut, anak sudah memasuki masa praremaja. Kulit mereka sudah membutuhkan produk perawatan kulit. Hormon di usia tersebut sudah berkembang dan berubah sehingga pori-pori sudah lebih terbuka. Selain itu, kulit anak di atas usia 12 tahun sudah memproduksi minyak lebih banyak ketimbang sebelumnya.

“Kulit praremaja sudah lebih bisa menerima make up lebih tebal. Pada kulit balita atau anak-anak di bawah 12 tahun, pemakaian kosmetik hanya akan merusak fungsi pertahanan kulitnya,” dr. Sepriani menegaskan.

Ditambahkan oleh dr. Sepriani, salah satu perawatan kulit yang bisa digunakan anak di bawah 12 tahun adalah tabir surya. “Produk tabir surya salah satu yang paling penting dan tidak boleh dilewatkan,” kata dokter yang biasa dipanggil Sepri ini.

Jadi, para ibu yang ingin mendandani anak perempuan mereka disarankan untuk menggunakan bedak wajah khusus anak, yang biasanya dalam bentuk padat. Produk bedak wajah khusus anak-anak ini memiliki risiko yang lebih rendah untuk menyebabkan iritasi dan disesuaikan dengan kondisi kulit anak-anak. Hindari mengaplikasikan kosmetik pada wajah anak yang dapat berakibat buruk di kemudian hari.

[HNS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar