Sukses

Ayah, Ini Kiat Merawat Anak yang Sakit

Selain dari ibu, peran aktif seorang ayah juga dibutuhkan saat anak sedang sakit. Ini tips dalam merawat anak sakit.

Klikdokter.com, Jakarta Mengurus anak selalu diidentikkan dengan pekerjaan ibu. Padahal, peran aktif seorang ayah juga penting dalam kehidupan anak, termasuk saat merawat anak sakit. Faktanya, menjadi ayah yang siaga akan berdampak positif terhadap kebahagiaan sang buah hati.

Sebuah penelitian di Universitas Oxford, Inggris, menunjukkan bahwa anak yang memiliki hubungan dekat dengan ayahnya akan cenderung lebih tenang serta bahagia. Dan pada saat-saat yang sulit seperti sakit, kedekatan ayah dan anaknya mampu menjadi kunci penting untuk kesembuhan.

Lebih lanjut, seorang peneliti dari University of Maryland School of Medicine menemukan bahwa ayah yang terlibat dalam proses tumbuh kembang anaknya memiliki anak dengan lebih sedikit masalah dibandingkan anak yang dalam proses tumbuh kembangnya tidak didampingi oleh sosok ayah. 

Jadi, saat anak sedang sakit, penting bagi ayah untuk menjadi sosok yang mengayomi selain ibu. Sekalipun ibunya ada, kehadiran ayah tentu akan sangat berarti bagi anak dan bahkan bisa memaksimalkan kesembuhannya.

Tips merawat anak yang sedang sakit

Ketika anak Anda sakit, ada baiknya untuk memeriksakannya ke dokter sebelum memberikan obat-obatan yang dijual bebas. Ketahuilah bahwa beberapa obat memiliki bahan yang tidak direkomendasikan untuk anak-anak. Beberapa obat memang boleh dikonsumsi, tetapi lainnya tidak. Untuk itu, pemilihan obat secara selektif penting dilakukan, apalagi jika buah hati Anda masih berumur 2 tahun ke bawah.

Dilansir Verywell Family, berikut ini perawatan sederhana yang dapat dilakukan seorang ayah untuk anaknya yang sakit:

  1. Demam

Demam tinggi sering terjadi pada anak-anak dan sering kali mencemaskan orang tua. Mengenakan pakaian berbahan katun yang nyaman, minum obat teratur, dan istirahat total adalah cara yang baik untuk mengatasi demam. Jangan berikan aspirin kepada anak-anak atau remaja karena bisa berisiko terkena sindrom Reye.

  1. Muntah

Bila anak terkena demam sekaligus muntah, obat yang diminum lewat mulut biasanya akan dikeluarkan kembali lewat muntah sehingga efeknya tidak maksimal. Ayah bisa memberikan obat demam lewat dubur dan umumnya gejala muntah anak akan ikut mereda.

  1. Dehidrasi

Dehidrasi bisa terjadi saat anak terkena diare dan muntah. Tanda dan gejala dehidrasi ringan-sedang pada anak, yaitu frekuensi buang air kecil menurun, mulut kering, terlihat sangat kehausan, mata menjadi cekung, serta tampak lesu. Simpan Pedialyte di rumah untuk berjaga-jaga jika anak diare dan muntah disertai demam. Ayah dapat meletakkan botol air di dekat jangkauan anak agar anak dapat terus minum.  

  1. Istirahat

Buatlah anak Anda nyaman dan biarkan ia tidur sebanyak mungkin saat sakit. Ciptakan kondisi rumah yang tenang agar istirahat anak bisa total. Letakkan botol air di dekat jangkauan anak agar ia tetap terhidrasi.

  1. Makanan

Selain obat dan mengondisikan istirahat, ayah juga perlu memikirkan asupan yang bernutrisi bagi anak. Jenis makanan yang dapat diberikan ketika buah hati Anda mulai pulih adalah sup ayam. Madu, air mineral, hingga lemon dapat diberikan untuk membantu meringankan sakit tenggorokan pada anak.

Demikian tips merawat anak sakit yang bisa dilakukan oleh para ayah. Jika kondisi anak tidak membaik dengan perawatan sederhana di rumah, segeralah bawa ke dokter untuk penanganan lebih lanjut.

[RS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar