Sukses

3 Zat Ini Bantu Menjaga Kesehatan Kelenjar Tiroid

Meski kecil, fungsi kelenjar tiroid sangat vital. Oleh karena itu, penting menjaga kesehatan tiroid lewat beberapa makanan ini.

Klikdokter.com, Jakarta Kelenjar tiroid yang berukuran kecil di tubuh ternyata perlu dijaga juga kesehatannya. Ini tak terlepas dari peran tiroid yang vital bagi tubuh. Untuk menjaga kesehatan kelenjar tiroid, ada beberapa makanan yang bisa membantu Anda.

Kelenjar tiroid berbentuk seperti kupu-kupu dan terletak di leher bagian depan. Menurut dr. Sepriani Timurtini Limbong dari KlikDokter, kelenjar ini menghasilkan hormon tiroid yang bertugas menjaga banyak fungsi organ tubuh, mulai dari saluran cerna, detak jantung, otot dan tulang, hingga emosi (mood). Hanya saja, kelenjar tiroid ternyata juga bisa terganggu.

Efek terganggunya kelenjar tiroid sangat berbahaya, yakni fungsinya sebagai penjaga organ tubuh tidak dapat dilakukan. Semua orang tanpa pandang bulu bisa mengalami gangguan kelenjar tiroid, meski lebih sering terjadi pada wanita.

Dua masalah yang lazim terjadi akibat gangguan tiroid adalah hipertiroid dan hipotiroid. Jika mengalami hipertiroid, Anda berarti kelebihan hormon tiroid. Ini menyebabkan penderitanya mengalami jantung berdebar-debar, mudah berkeringat, penurunan berat badan, sering buang air besar, rasa cemas berlebihan, serta kelemahan otot. Khusus untuk penyakit Graves, umumnya mata akan tampak lebih menonjol ke luar (eksoftalmus).

Sementara itu, hipotiroid adalah kebalikan dari hipertiroid. dr. Sepri menjelaskan, "Kondisi hipotiroid menyebabkan metabolisme tubuh lebih lambat dan menimbulkan gejala seperti mudah lelah, kulit kering, susah buang air besar, sulit berkonsentrasi, kenaikan berat badan, dan detak jantung menurun."

1 dari 3 halaman

Penunjang kesehatan kelenjar tiroid

Karena fungsinya sangat penting, kelenjar tiroid perlu dijaga kesehatannya. Nah, beberapa makanan di bawah ini mengandung banyak zat yang dibutuhkan kelenjar tiroid tetap berfungsi baik. Apa saja? Berikut uraiannya.

1. Selenium

Hati, ginjal, dan kelenjar tiroid mengandung paling banyak selenium dibanding organ lainnya di dalam tubuh. Selenium adalah mineral yang berasal dari tanah. Ada banyak makanan yang mengandung mineral ini dan penelitian telah menunjukkan bahwa makan makanan ini dapat meningkatkan kesehatan tiroid Anda.

"Status selenium rendah dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit tiroid. Peningkatan asupan selenium dapat mengurangi risiko (kesehatan) di bagian tubuh yang asupan seleniumnya rendah," tulis pernyataan dalam jurnal penelitian The Journal of Clinical Endocrinology & Metabolis.

Selenium bisa didapatkan dari:

  • Kacang-kacangan: kacang Brasil, kacang mete, kacang walnut hitam, dan kacang macadamia.
  • Kerang-kerangan: tiram, gurita, lobster, kerang, cumi, dan udang
  • Roti: Roti gandum utuh, roti pita besar, dan roti gulung
  • Biji-bijian: Biji bunga matahari, biji chia, biji wijen, biji rami, labu, dan biji labu.

2. Yodium

Tiroid Anda membutuhkan yodium, mineral yang biasanya ditemukan di garam. Mineral ini sangat penting untuk fungsi tiroid dan tanpa itu dapat menyebabkan ketidakseimbangan yang dapat menyebabkan gondok (pembengkakan tiroid) atau bahkan kanker tiroid.

Penting untuk mengonsumsi cukup yodium serta memastikan Anda tidak terlalu banyak. Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Annals of Pediatric Endocrinology & Metabolism menyimpulkan bahwa kekurangan atau kelebihan yodium sama-sama berisiko meningkatkan gangguan tiroid.

Rumput laut adalah makanan yang bisa membantu Anda mendapatkan yodium yang tepat. Selain itu, makanan lainnya adalah yoghurt organik, stroberi organik, dan kentang organik.

2 dari 3 halaman

Selanjutnya

3. Vitamin D

Vitamin D cukup vital untuk tiroid. Kekurangan vitamin D bisa berbahaya bagi tubuh. Anda mendapatkan sebagian besar vitamin ini melalui paparan sinar matahari yang memicu tubuh memproduksi suplai sendiri vitamin D.

Namun, kadar setiap orang terpapar matahari tidak sama, apalagi saat musim hujan ketika sinar matahari sangat sedikit. Kekurangan vitamin D dikaitkan dengan kondisi tiroid yang disebut penyakit Hashimoto (HT).

Menurut dr. Sepri, penyakit Hashimoto merupakan peradangan pada kelenjar tiroid akibat proses autoimun. Pada penyakit ini, sel-sel pertahanan tubuh menyerang sel kelenjar tiroid sehingga kelenjar tiroid mengalami radang dan gagal menghasilkan hormon tiroid. Karena kelenjar tiroid sedikit menghasilkan hormon tiroid, gejala penyakit ini serupa dengan kondisi hipotiroid, yaitu kelelahan, kenaikan berat badan, kulit kering, wajah bengkak.

Makanan yang bisa membantu Anda mendapatkan vitamin D biasanya datang dari jenis ikan. Menurut dr. Andika Widyatama dari KlikDokter, vitamin D bisa didapatkan dari ikan makarel, ikan salmon, tuna, keju, dan kuning telur.

Nah, makanan-makanan yang kerap dijumpai tersebut mampu menjaga kelenjar tiroid Anda selalu sehat. Dengan memilih makanan yang bisa menjaga kesehatan tiroid, Anda sudah mendukung kinerja kelenjar tiroid agar prima. Namun yang perlu Anda ingat, konsumsilah makanan-makanan tersebut sesuai porsi yang tepat.

[HNS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar