Sukses

Kiat Mencegah Parkinsonisme Vaskular

Mantan Presiden Amerika Serikat, George H. W. Bush, meninggal dunia akibat parkinsonisme vaskular. Kenali penyakit ini dan cegah sejak dini.

Klikdokter.com, Jakarta Kabar duka menyelimuti dunia internasional. Mantan Presiden Amerika Serikat (AS) yang ke-41, George H.W. Bush - atau dikenal sebagai Bush Senior - meninggal dunia beberapa waktu lalu akibat penyakit parkinsonisme vaskular. Penyakit ini biasanya terjadi pada kelompok lansia, seperti halnya mendiang Bush Senior. Oleh karenanya, penting untuk mengenali parkinsonisme vaskular demi mencegah penyakit ini menyerang di kemudian hari.

Penyakit Parkinson merupakan penyakit saraf yang sering terjadi. Penyakit degeneratif ini paling banyak menyerang kelompok usia lansia di atas 60 tahun. Salah satu jenisnya adalah parkinsonisme vaskular (vascular parkinsonism), seperti yang diderita Bush Senior.

Parkinsonisme vaskular atau sering juga disebut parkinsonisme multi-infark merupakan parkinsonisme yang timbul akibat satu atau beberapa kali kejadian stroke ringan. Inilah yang membedakannya dengan penyakit Parkinson yang umumnya terjadi karena proses penuaan pada sel-sel saraf otak.

Penderita penyakit ini biasanya akan mengalami gangguan motorik, meliputi jari-jari gemetar, anggota tubuh kaku, sulit berbicara, gerakan melambat, hingga postur tubuh yang cenderung membungkuk. Selain itu, gejala-gejala khas stroke juga bisa saja terjadi seperti kelemahan anggota tubuh pada satu sisi, kesemutan, atau baal.

Karena parkinsonisme vaskular erat kaitannya dengan stroke, maka faktor risikonya pun serupa, yaitu:

  • Gangguan profil lemak (dislipidemia), meliputi kolesterol dan LDL (low-density lipoprotein atau kolesterol jahat) yang tinggi serta kadar HDL (high-density lipoprotein atau kolesterol baik) rendah
  • Kelebihan berat badan dan obesitas
  • Memiliki tekanan darah tinggi
  • Memiliki penyakit gula (diabetes mellitus)
  • Kebiasaan merokok dan minum alkohol
  • Kurang aktivitas fisik
  • Riwayat stroke dan penyakit pembuluh darah pada anggota keluarga lain

Mereka yang memiliki beberapa kondisi di atas lebih rentan mengalami stroke dan parkinsonisme vaskular dibandingkan orang-orang yang tanpa faktor risiko.

1 dari 2 halaman

Kiat mencegah parkinsonisme vaskular

Sekalipun banyak menyerang kelompok lansia, parkinsonisme vaskular sebenarnya dapat dicegah. Kabar baiknya lagi, langkah pencegahan terhadap penyakit ini juga dapat mencegah penyakit lainnya seperti stroke dan penyakit jantung. Pencegahan tersebut antara lain:

  • Pilih-pilih makanan

Makanan sehat bergizi lengkap seimbang adalah kuncinya. Kurangi, batasi, atau stop mengonsumsi makanan yang tinggi lemak jenuh dan kolesterol. Perbanyak konsumsi makanan yang tinggi serat untuk membantu mencegah angka kolesterol terus menanjak.

Membatasi konsumsi gula dan garam juga dapat mengontrol tekanan darah dan mencegah penyakit gula (diabetes). Batasi jumlah alkohol yang Anda konsumsi, lalu ganti dengan air putih. Jangan lupa selalu konsumsi buah dan sayuran setiap harinya. Dengan demikian, risiko kolesterol dan tekanan darah tinggi pun dapat ditekan, sehingga risiko parkinsonisme vaskular ikut turun.

  • Jaga berat badan

Berat badan yang ideal, berlebihan, atau obesitas ditentukan berdasarkan indeks massa tubuh (IMT). Berat badan berlebih dan obesitas merupakan faktor risiko dari parkinsonisme vaskular dan penyakit lainnya. Karenanya, sebisa mungkin jagalah berat badan tetap ideal.

Aturlah pola makan dan lakukan aktivitas fisik dengan rutin serta teratur memeriksa berat badan Anda untuk mengetahui indeks massa tubuh Anda. Bila Anda mengetahui berat badan dan tinggi badan Anda saat ini, Anda bisa memeriksa indeks massa tubuh (IMT) dengan kalkulator IMT melalui fitur Health Tools KlikDokter.

  • Aktif bergerak

Olahraga memiliki banyak manfaat, seperti membantu menurunkan berat badan, menjaga kesehatan jantung, menjaga tekanan darah tetap normal, dan menurunkan kadar kolesterol. Untuk memperoleh manfaat-manfaat tersebut, Anda perlu berolahraga setidaknya 3-5 kali setiap minggu selama 30 menit.

  • Matikan dan buang jauh-jauh rokok Anda

Rokok dapat meningkatkan risiko penyakit pembuluh darah. Hal ini membuat para perokok lebih rentan mengalami stroke, penyakit jantung, dan parkinsonisme vaskular. Celakanya, bukan hanya perokok aktif yang berisiko, perokok pasif pun memiliki risiko yang serupa. Karena itu, bila Anda masih merokok, sudah saatnya menghentikan kebiasaan ini.

Parkinsonisme vaskular seperti yang dialami oleh George H. W. Bush memang erat kaitannya dengan penuaan. Meski demikian, bukan berarti kondisi ini tak bisa dicegah. Dengan melakukan langkah-langkah pencegahan yang dipaparkan di atas, Anda tetap bisa menikmati hari tua tanpa dihantui penyakit ini.

[RN/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar