Sukses

Tumit Pecah-Pecah, Atasi dengan Cara Ini

Ingin terlihat oke saat mengenakan sepatu terbuka, tapi kulit tumit pecah-pecah? Tenang, atasi saja dengan cara berikut.

Klikdokter.com, Jakarta Punya tampilan kulit yang kering dan pecah-pecah, khususnya di bagian tumit, terkadang bikin rasa percaya diri menurun. Jika memakai sepatu atau sandal yang bagian belakang dan sampingnya terbuka, tumit yang pecah dan kering rasanya kurang enak dipandang. Anda pun jadi merasa tak punya banyak pilihan, karena harus melulu memakai sepatu yang bagian belakangnya tertutup. 

Penyebab tumit pecah-pecah

Menurut dr. Alvin Nursalim dari KlikDokter, biasanya kulit yang kering dan pecah-pecah, khususnya pada bagian tangan dan kaki (termasuk tumit), disebabkan oleh iritasi dan alergi terhadap bahan tertentu. Misalnya saja, paparan terus-menerus terhadap air detergen.

Saat Anda mencuci baju secara manual, bagian yang kerap kali terpapar air detergen selain telapak tangan adalah telapak kaki. Sebab, air detergen yang berasal dari ember cucian pasti akan tersebar juga di permukaan lantai. Jika Anda tidak terbiasa mengenakan sandal saat mencuci, atau membilas serta mengeringkan dengan benar permukaan tumit yang basah, akan membuat air detergen mengiritasi dan memicu robekan pada kulit. Hal ini akan membuat kulit tumit kering dan pecah-pecah.

Parahnya lagi, dikutip dari Medical News Today, jika tumit yang pecah-pecah terus terpapar bahan kimia yang merusak kulit, makin mudah pula kulit terinfeksi penyakit lain, perih, dan berdarah. Kalau sudah begitu, aktivitas yang membutuhkan kegiatan berjalan kaki pun akan terhambat.

1 dari 2 halaman

Cara mengatasi tumit pecah-pecah

Dilansir Medical News Today, ada enam cara yang bisa Anda lakukan untuk menghilangkan kulit pecah-pecah. Cara-cara tersebut antara lain:

  • Gunakan pelembap emollient atau humectant

Pelembap emollient atau humectant akan menembus kulit dan menghidrasi kulit yang kering dan pecah-pecah. Pelembap tersebut akan mengisi celah-celah kulit, sehingga kulit tumit akan terasa lebih lembut dan elastis dari sebelumnya.

  • Aplikasikan pelembap mengandung oklusif (petroleum jelly)

Setelah Anda mengaplikasikan pelembap emollient atau humectant pada tumit, lanjutkan dengan mengoleskan pelembap yang mengandung oklusif seperti petroleum jelly pada tumit yang bermasalah. Pelembap tersebut dapat menghidrasi kulit yang rusak hingga 98 persen. Karena sifatnya yang mengunci kelembapan, petroleum jelly kerap memberikan sensasi berminyak dan lengket.

  • Manfaatkan kaus kaki katun saat tidur

Begitu selesai mengoleskan petroleum jelly pada tumit, bungkus telapak kaki Anda menggunakan kaus kaki katun supaya dapat memberikan kelembapan ekstra pada kaki dan mencegah seprai ternoda oleh pelembap. Apabila Anda melakukannya secara rutin, pasti kulit kering di bagian tumit akan melunak.

  • Gosok kulit mati dengan batu apung

Setelah kulit dilunakkan dengan pelembap, gosok permukaan tumit menggunakan batu apung hingga kulit-kulit yang mati itu berjatuhan. Hindari pisau cukur atau gunting untuk membuang kulit kering dan tebal pada tumit untuk menghindari iritasi. Khusus orang dengan diabetes atau neuropati, sebaiknya konsultasikan dulu cara ini kepada dokter sebab menggosok kulit dengan batu apung berisiko menimbulkan efek samping untuk mereka.

  • Oleskan keratolytic

Anda juga bisa menggunakan obat salep golongan keratolytic untuk mengatasi tumit pecah-pecah. Obat tersebut akan menebalkan lapisan kulit yang rusak. Apabila digunakan secara rutin, lama-kelamaan kulit yang bermasalah akan mengelupas dengan sendirinya dan berganti dengan lapisan kulit yang baru dan lebih halus.

  • Gunakan perban cair

Jika lapisan tumit yang kering dan pecah-pecah itu sudah sampai menimbulkan luka, sebaiknya gunakan liquid bandage atau perban cair yang bisa Anda dapatkan di apotek. Cairan ini dapat memberikan perlindungan pada lapisan kulit yang rusak, menghentikan kuman yang ingin masuk ke bagian luka, dan mempercepat penyembuhan. Sebaliknya jika Anda menggunakan perban biasa, saat berjalan pasti akan terasa mengganjal.

Itulah cara-cara yang bisa dilakukan jika Anda memiliki kulit tumit yang pecah-pecah. Cara rumahan tersebut bisa Anda lakukan secara rutin sampai permukaan kulit tumit membaik. Dan apabila sudah membaik, hindari faktor penyebabnya seperti terlalu lama dan sering terpapar air detergen. Dengan begitu, Anda menjadi percaya diri saat memakai sepatu yang terbuka.

[RS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar