Sukses

Atasi Mendengkur dengan 8 Cara Ini

Suara mendengkur tentu bisa mengganggu kualitas tidur Anda dan pasangan. Sebelum makin parah, coba atasi dengan cara ini.

Klikdokter.com, Jakarta Bagaimana tidur Anda semalam? Nyenyak atau terbangun karena mendengkur? Atau untuk yang ke sekian kalinya dibangunkan pasangan karena dengkuran Anda terlalu keras? Kalau sudah begini, tentunya Anda harus waspada dan mempertimbangkan untuk mengatasinya, karena mendengkur dapat mengganggu kesehatan. Ada cara mengatasi mendengkur yang bisa Anda coba.

Mendengkur bisa disebabkan oleh berbagai hal. Dijelaskan oleh dr. Anita Amalia Sari dari KlikDokter, berikut adalah penyebabnya:

  • Sumbatan di hidung dan jaringan sekitarnya

Sumbatan di hidung dapat terjadi akibat deviasi septum, alergi, sinusitis, polip hidung, pembengkakan rongga hidung ataupun pembesaran kelenjar adenoid. Pada anak, pembesaran kelenjar adenoid merupakan penyebab mendengkur yang paling sering. Akibat sumbatan tersebut, seseorang biasanya akan bernapas melalui mulut. Hal ini turut menyebabkan dengkuran yang dikeluarkan semakin besar.

  • Penyempitan saluran napas akibat perubahan anatomi

Penyempitan saluran napas akibat perubahan anatomi tubuh yang menyebabkan terjadinya dengkuran saat tidur, di antaranya karena kondisi langit-langit lunak tebal, uvula (perpanjangan dari langit-langit lunak yang terlihat seperti segitiga, terletak di bagian belakang mulut), pembesaran amandel, lidah yang besar, serta kelebihan jaringan lemak di leher.

  • Posisi tidur

“Mendengkur lebih mudah terjadi ketika Anda tidur dengan posisi telentang. Posisi tidur ini mengakibatkan leher, tenggorok, dan lidah lebih relaks, sehingga menyebabkan terhambatnya jalan napas dan turbulensi aliran udara,” kata dr. Anita.

  • Obat-obatan dan alkohol

Beberapa jenis obat-obatan dan alkohol dapat menyebabkan relaksasi otot saat tidur. Jika otot langit-langit, lidah, leher, dan tenggorok menjadi lebih relaks dari seharusnya, saluran napas bisa kolaps dan getaran antar jaringan menjadi lebih besar. Alhasil, suara dengkuran akan terdengar ketika tidur.

  • Sleep apnea

Menurut dr. Anita, ini adalah penyebab tidur mendengkur yang berbahaya karena dapat merenggut nyawa. Sebab pada kondisi ini, terjadi sumbatan saluran napas atas dengan adanya periode henti napas selama kurang lebih 10 detik.

1 dari 2 halaman

Beberapa cara untuk mengatasi dengkuran

Kebiasaan mendengkur bisa mengancam nyawa jika tak ditangani. Berikut ini beberapa cara yang bisa Anda coba untuk mengatasi mendengkur, dilansir Medical News Today.

  1. Menurunkan berat badan

Orang yang kelebihan berat badan lebih mungkin untuk mendengkur. Jaringan lemak dan tonus otot yang buruk, terutama di sekitar tenggorokan, berkontribusi pada gangguan kesehatan tersebut. Turunkan berat badan dengan menerapkan diet sehat dan olahraga secara rutin.

  1. Tidur miring di satu sisi

Seperti yang disebut sebelumnya, Anda lebih mungkin untuk mendengkur jika tidur telentang. tidur di satu sisi memungkinkan udara mengalir lebih lancar dan mengurangi getaran. Cara ini dapat menghentikan suara mendengkur atau membuatnya lebih berkurang.

  1. Berhenti merokok

Selain merusak kesehatan tubuh, merokok mengganggu saluran udara dan bisa membuat mendengkur lebih parah.

  1. Menghindari alkohol

Kebiasaan meminum alkohol secara berlebihan dapat menyebabkan otot-otot tenggorokan melemas dan bergetar.

  1. Hindari konsumsi obat tidur

Obat penenang atau obat tidur memang mampu membuat tidur Anda lebih nyenyak. Namun, obat-obatan ini dapat menghasilkan efek relaksasi pada otot-otot tenggorokan dan menyebabkan dengkuran.

  1. Mengangkat kepala

Mengangkat kepala menggunakan bantal tambahan dapat membantu membuka saluran udara, mengurangi, atau menghilangkan dengkuran. Sudah banyak produk bantal berukuran lebih besar dan tinggi yang dapat mengurangi kondisi tersebut.

  1. Mengobati alergi

Reaksi alergi dapat menyebabkan saluran udara pada pernapasan Anda tersumbat. Faktanya, hal ini bisa membuat kebiasaan mendengkur Anda lebih buruk. Jika seseorang mendengkur akibat kondisi alergi, maka mendapatkan perawatan yang efektif bakal sangat membantu mengatasi masalah ini.

  1. Operasi

Tindakan operasi adalah pilihan terakhir yang dapat dilakukan untuk mengurangi penderita mengorok saat tidur, terutama ketika gangguan tersebut dilatarbelakangi oleh kondisi anatomi tertentu. Beberapa tindakan operasi yang dapat dilakukan adalah operasi hidung, operasi palatum (dengan atau tanpa tonsilektomi), operasi reduksi pangkal lidah, operasi maksilomandibular, atau trakeotomi.

Jika memang mendengkur dirasakan mengganggu dan memengaruhi kualitas tidur Anda (dan pasangan), segera konsultasikan hal ini dengan dokter. Bukan tak mungkin Anda mengalami kondisi medis tertentu yang harus secepatnya ditangani, agar tidak berdampak pada kesehatan Anda lebih jauh lagi.

[RN/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar