Sukses

4 Ancaman bagi Kesehatan dari Halaman Rumah

Sejumlah ancaman kesehatan bisa mengintai Anda dan keluarga jika mengabaikan kebersihan halaman rumah.

Klikdokter.com, Jakarta Menjaga kebersihan rumah amat penting. Tak hanya bagian dalamnya, tapi juga bagian luar mulai dari kebun depan rumah hingga halaman rumah. Halaman rumah merupakan areal tanah, yang fungsinya bisa beragam. Umumnya dimanfaatkan untuk berkebun, tempat main anak, atau aktivitas keluarga lainnya. Ternyata, ada, lho, ancaman bagi kesehatan dari halaman rumah yang tidak dibersihkan dengan baik.

Rumah bisa jadi rutin dibersihkan. Namun, biasanya halaman belakang kerap diabaikan. Mungkin karena dianggap sebagai area outdoor yang tak perlu rajin-rajin dibersihkan. Padahal, debu, polusi udara, sampah, kotoran dari hewan peliharaan atau binatang liar tak diundang (misalnya tikus atau musang), atau penggunaan pestisida.

Bicara soal bersih-bersih rumah, kebanyakan orang terlalu fokus membersihkan area dalam ruangan. Ruangan yang tak boleh absen dibersihkan adalah dapur, kamar mandi, kamar tidur, ruang tamu, ataupun benda-benda dan permukaan yang sering disentuh. Ini tidak salah. Namun, jangan sampai melupakan kebersihan halaman rumah.

Berikut di bawah ini adalah beberapa alasan agar Anda lebih sering membersihkan halaman rumah.

  1. Rumput atau tanaman yang terpapar pestisida

Jika Anda menggunakan pestisida (zat pembunuh hama) atau herbisida (zat pembasmi gulma) untuk membasmi organisme pengganggu tanaman di halaman rumah, ketahuilah bahwa bahan kimia tersebut bisa menempel pada anak atau hewan yang beraktivitas di sana.

Zat-zat tersebut dapat mengalir ke sungai dan danau, mencemari pasokan air. Paparan juga dikaitkan dengan peningkatan insiden kanker dan gangguan hormon yang bisa menyebabkan gangguan tiroid atau infertilitas. Lebih baik, carilah informasi sebanyak-banyaknya berkebun dengan metode yang lebih organik sehingga keluarga jauh dari ancaman racun pestisida.

  1. Kotoran binatang peliharaan

Jika Anda mengira kotoran binatang peliharaan, dalam kasus ini adalah anjing, bisa dijadikan sebagai pupuk di halaman rumah, Anda salah. Kotoran anjing bisa mengandung virus dan cacing yang berbahaya jika menulari manusia, bahkan beberapa bisa berpindah lewat kontak langsung terhadap kulit (skin-to-skin).

“Tanpa Anda sadari, kotoran anjing bisa mengandung parasit dan dapat memasuki tubuh lewat kulit,” kata Susanne Bennett, DC, CCSP, seorang spesialis alergi dan penulis “The 7-Day Allergy Makeover” kepada Everyday Health. Bersihkan segera jika anjing peliharaan Anda buang air besar di halaman, atau di tempat lainnya, serta selalu gunakan alas kaki jika beraktivitas di halaman.

1 dari 2 halaman

Selanjutnya

  1. Membakar sampah di halaman

Nyatanya, kebiasaan ini sering dilakukan banyak penghuni rumah di halamannya agar sampah tak menumpuk. Padahal, proses membakar sampah ini bisa menimbulkan penyakit. Baik membakar sampah di dalam tong (dengan burn barrel) atau sesedehana menumpuk sampah di tanah lalu dibakar, ini bisa berbahaya.

Selain risiko api yang tak terkontrol, membakar sampah bisa melepaskan bahan kimia ke udara yang dapat menimbulkan efek samping serius termasuk asma, gangguan perkembangan, gagal ginjal, dan gagal hati. Residu abu pembakaran bisa berbahaya, khususnya jika tersebar di halaman rumah.

Buang dan kelola sampah dengan baik. Dr. Susanne juga mengatakan bahwa asap dari pembakaran tersebut juga bisa menyebabkan iritasi pada tubuh. Ia juga menyarankan untuk menyediakan kipas angin jika Anda sedang pesta barbekyu dengan pemanggang di halaman, atau tutup pemanggang tersebut selama proses memasak.

  1. Kolam renang dan kolam air panasnya

Ya, seseorang bisa saja tenggelam di kolam renang di halaman rumah. Namun, Anda juga bisa terkena racun dari bahan kimia dalam kolam renang. Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC), hampir 5.000 orang harus berakhir di ruang gawat darurat karena keracunan bahan kimia dari kolam renang.

Selain cara membersihkan kolam renang, terlalu banyak mencampurkan bahan kimia ke dalam kolam dapat  mengakibatkan ekspos kronis terhadap racun tertentu, utamanya kolam air panas (jacuzzi atau hot tub), yang mana airnya diuapkan dan dihirup. Jacuzzi juga dapat membuka pori-pori kulit, sehingga bahan kimia bisa langsung masuk ke dalam tubuh. Jika Anda menyewa jasa pembersih kolam renang, cari tahu apakah mereka benar-benar tahu cara membersihkan kolam renang dan penggunaan bahan kimia pembersihnya selalu dalam proporsi yang aman.

Setelah membaca penjelasan di atas, jangan lagi mengabaikan kebersihan halaman rumah karena ini bisa membawa ancaman tersendiri bagi Anda dan keluarga. Ciptakan kondisi rumah yang lebih sehat, lalu tularkan semua anggota rumah untuk menerapkan pola hidup sehat agar daya tahan tubuh tetap optimal.

[RN/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar