Sukses

Kenali Lebih Jauh tentang Tremor dan Penyebabnya

Tangan Anda sering gemetar di luar kontrol? Bisa jadi itu adalah tremor. Mari kenali kondisi ini lebih lanjut.

Klikdokter.com, Jakarta Pernahkah tangan Anda tremor saat sedang cemas atau setelah mengonsumsi secangkir kopi? Tremor mungkin bukan hal yang asing lagi bagi Anda. Ini adalah suatu kondisi ketika kontraksi otot tidak dapat dikontrol dan teratur, sehingga menyebabkan gerakan gemetar pada satu atau lebih bagian tubuh. Umumnya tremor terjadi di tangan, tetapi dapat juga di lengan, kepala, pita suara, dan kaki. 

Tremor dapat terjadi secara berselang atau terus-menerus. Penyebab tremor beragam, ada yang muncul akibat adanya suatu penyebab atau tanpa pemicu yang jelas sama sekali. Namun umumnya, tremor bukanlah kondisi yang berbahaya dan mengancam nyawa.

Tremor yang normal biasanya terjadi saat, misalnya, Anda merentangkan tangan di depan tubuh dan biasanya akan terlihat tangan sedikit bergetar. Pada beberapa orang, tremor juga dapat muncul pada keadaan tertentu, misalnya saat bertambah tua, saat merasa lelah atau marah, setelah mengonsumsi kafein atau merokok, dan saat merasa kepanasan dan kedinginan.

Sementara itu, tremor yang tidak normal bisa menunjukkan beberapa gejala. Contohnya, gerakan gemetar pada tangan, lengan, kepala, kaki, atau badan; suara yang bergetar; kesulitan menulis atau menggambar; dan kesulitan memegang dan mengontrol peralatan. Anda perlu waspada terutama jika keluhan memburuk seiring berjalannya waktu, atau menyebabkan gangguan melakukan aktivitas sehari-hari.

Jenis tremor dan gangguan kesehatan di baliknya

Secara umum, ada dua jenis tremor. Pertama adalah resting tremor, yang muncul saat otot sedang tidak melakukan aktivitas. Tremor ini timbul terutama saat sedang beristirahat, dan sering terjadi pada jari atau tangan. Sering kali, resting tremor berkaitan dengan penyakit Parkinson.

Jenis kedua adalah action tremor, yang muncul saat seseorang melakukan aktivitas. Terdapat beberapa jenis tremor yang termasuk ke dalam kategori ini:

  • Postural tremor: muncul saat seseorang mempertahankan postur yang melawan gravitasi (seperti saat merentangkan tangan).
  • Kinetic tremor: muncul saat seseorang melakukan gerakan volunter (sukarela), misalnya menggerakkan pergelangan tangan.
  • Intention tremor: muncul saat seseorang melakukan gerakan sengaja untuk mencapai suatu tujuan, misalnya menggerakkan jari untuk menyentuh hidung. Sering kali, tremor akan semakin parah saat gerakan semakin mendekati target tujuan.
  • Task-specific tremor: muncul saat seseorang melakukan gerakan yang memerlukan keterampilan dan bertujuan tertentu, misalnya menulis atau berbicara.
  • Isometric tremor: muncul saat seseorang melakukan kontraksi otot sukarela tanpa gerakan, misalnya memegang buku yang berat dalam posisi yang sama untuk beberapa waktu.

Untuk memastikan penyebab tremor yang Anda alami, perlu dilakukan evaluasi yang menyeluruh. Penyebab tremor yang lainnya adalah:

  • Masalah pada sistem saraf, seperti sklerosis ganda, stroke, cedera pada otak, dan penyakit neurodegeneratif
  • Obat-obatan tertentu, seperti obat-obatan asma, amfetamin, kafein, steroid, obat-obatan untuk kasus psikiatri atau kelainan saraf
  • Penyalahgunaan alkohol
  • Keracunan merkuri
  • Kelenjar tiroid yang terlalu aktif
  • Gagal ginjal atau hati
  • Beberapa kondisi psikiatri, seperti depresi atau PTSD (post-traumatic stress disorder)
  • Kelainan degeneratif, seperti hereditary ataxia dan fragile X syndrome.

Apabila Anda sering mengalami tremor pada satu atau lebih bagian tubuh, jangan didiamkan. Sebaiknya Anda memeriksakan diri ke dokter agar dapat diketahui pemicu di baliknya. Nantinya dokter dapat memberikan penanganan yang sesuai dengan penyebabnya agar tepat sasaran.

[RS/ RVS]

1 Komentar