Sukses

Ini Bedanya Demam Akibat HIV/AIDS dengan Demam Biasa

Tahukah Anda bahwa demam juga bisa menjadi salah satu gejala HIV/AIDS? Lantas, apa bedanya dengan demam biasa?

HIV atau AIDS penyakit berbahaya yang mungkin sudah tak asing lagi di telinga Anda. Penyakit mematikan ini ternyata memiliki gejala yang mirip dengan keluhan pada umumnya, yaitu demam.

Perlu Anda ketahui, demam adalah bentuk pertahanan tubuh dalam melawan infeksi. Demam itu sendiri bukanlah sebuah penyakit, melainkan gejala dari penyakit yang mendasari.

Baik orang yang terkena HIV/AIDS atau demam sama-sama mengalami penurunan daya tahan tubuh. Bedanya, lama kelamaan ciri-ciri HIV terlihat dengan kondisi badan yang kurus, dan berbagai komplikasi penyakit lainnya.

Artikel Lainnya: Penggunaaan Antibiotik Menurunkan Jumlah Kematian Pasien HIV

1 dari 2 halaman

Bedanya HIV/AIDS dengan Demam Biasa

Demam pada orang dengan HIV/AIDS tidak jauh berbeda dengan demam biasa, baik dari segi ciri maupun gejalanya.

"HIV/AIDS biasanya tidak menunjukkan tanda-tanda demam yang spesifik. Artinya, demam akibat HIV/AIDS sama saja seperti demam pada umumnya. Untuk dapat membedakannya secara mutlak, perlu dilakukan pemeriksaan laboratorium," ujar dr. Dyan Mega Inderawati dari KlikDokter.

"Kalau sudah stadium lanjut, gejala AIDS atau HIV mulai banyak sariawan di mulut. Terus ada penyakit komplikasinya, misalnya infeksi paru, infeksi otak seperti meningitis, dan sebagainya. Kalau soal demam, tidak ada yang membedakan. Jadi harus ditunggu infeksi lanjutannya terlebih dahulu," tegas dr. Ega.

Mulai saat ini, selalu jaga diri Anda dan jangan pernah anggap sepele berbagai keluhan kesehatan sekalipun itu hanya demam. Ingat, HIV/AIDS adalah penyakit mematikan yang hadir diam-diam dan memiliki gejala awal yang terlihat sepele.

[NB/ RVS]

1 Komentar