Sukses

Konsumsi Buah dan Sayuran Berwarna Bisa Perlambat ALS

Penyakit ALS yang menyerang Stephen Hillenburg ternyata bisa dicegah. Salah satunya dengan rajin menyantap buah dan sayuran berwarna.

Klikdokter.com, Jakarta Amyotrophic lateral sclerosis (ALS) kembali ramai diperbincangkan usai pencipta serial kartun SpongeBob SquarePants, Stephen Hillenburg, meninggal akibat penyakit itu pada Senin (26/11). Hillenburg akhirnya menyerah pada penyakit ALS yang sudah dideritanya setahun lebih. Sakit yang juga diderita fisikawan legendaris Stephen Hawking ini menyerang sekumpulan saraf yang berfungsi mengatur gerakan motorik dan otot-otot pada tubuh, mulai dari kepala hingga kaki.

Penyakit ALS dikenal cukup mematikan. Akan tetapi, itu semua bisa dicegah atau diperlambat dengan konsumsi buah dan sayuran berwarna terang. Temuan terbaru menyebutkan bahwa mengonsumsi makanan, terutama yang berwarna kuning, oranye, dan merah, dapat mencegah dan memperlambat timbulnya ALS.

Buah dan sayur berwarna cegah ALS

Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Annals of Neurology, menegaskan bahwa kandungan karotenoid dalam makanan berwarna-warni mencegah timbulnya ALS. Karotenoid adalah kandungan yang membuat buah dan sayur berwarna menjadi terang. Buah dan sayur yang terang merupakan sumber makanan yang biasanya kaya akan vitamin A.

Penelitian menyebutkan bahwa stres oksidatif berkontribusi terhadap pengembangan ALS pada setiap orang. Karena itulah, orang-orang yang mengonsumsi makanan yang mengandung antioksidan tinggi, seperti vitamin E, lebih kecil kesempatannya terkena ALS.

Hasil itu didapatkan usai peneliti menganalisis lebih dari 1 juta peserta dalam penelitian tersebut. Secara total, 1.093 kasus ALS ditemukan pada peserta yang jarang mengonsumsi makanan berwarna cerah. Di sisi lain, para peneliti mengungkapkan bahwa tinggi-rendahnya asupan karotenoid sangat terkait dengan penurunan risiko ALS. Orang dengan tambahan karotenoid dalam makanan mereka ditemukan cenderung suka berolahraga, serta memiliki peningkatan asupan vitamin E.

Meski buah dan sayuran berwarna terang bagus, para peneliti menyarankan untuk tidak meremehkan sayuran yang berwarna hijau gelap yang tinggi karoten dan lutein. Para peneliti menemukan bahwa lycopene, vitamin C, dan beta-cryptoxanthin yang banyak ditemukan di sayuran berwarna hijau gelap bisa mengurangi risiko ALS.

"Temuan kami menunjukkan bahwa mengonsumsi makanan yang kaya karotenoid dapat membantu mencegah atau menunda timbulnya ALS. Analisis berbasis makanan lebih lanjut diperlukan untuk memeriksa dampak dari nutrisi makanan pada ALS," ujar Dr. Alberto Ascherio, Profesor Epidemiologi dan Nutrisi di Harvard School of Public Health.

Faktor risiko penyakit ALS

Seperti disebutkan di atas, makan buah dan sayuran berwarna terang memang bisa mencegah atau memperlambat serangan ALS pada seseorang. Hanya saja, Anda harus memperhatikan faktor risiko terkait penyakit ini. Dengan memahami faktor risiko, Anda jadi bisa melakukan pencegahan lebih dini.

Berikut faktor risiko ALS menurut dr. Theresia Rina Yunita dari KlikDokter.

  • Genetik. Jika Anda memiliki anggota keluarga yang mengidap ALS, risiko Anda terkena juga meningkat.
  • Usia. Walaupun dapat menyerang segala usia, biasanya ALS terjadi pada usia 55 hingga 75 tahun.
  • Jenis kelamin. Pria sedikit lebih berisiko mengalami ALS dibandingkan perempuan.
  • Ras. Banyak menyerang orang-orang dengan ras Kaukasia dan non-Hispanik.
  • Faktor lingkungan. Infeksi, trauma fisik, diet, merokok, dan faktor pekerjaan juga dapat menjadi penyebab ALS. Untuk faktor pekerjaan, dua profesi yang rentan terkena ALS adalah tentara (militer) dan pesepak bola profesional.

Tindakan pencegahan agar tidak terkena sakit ALS dapat dilakukan dengan cara yang cukup sederhana dan murah. Perbanyak konsumsi buah dan sayur berwarna cerah adalah salah satu caranya. Selain itu, Anda harus imbangi dengan olahraga dan beristirahat yang cukup.

[HNS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar